Semakin Tua, Mengapa Waktu Berlalu Lebih Cepat?

Ilustrasi: memeriksa waktu (sumber: news19.com) Ilustrasi: memeriksa waktu (sumber: news19.com)

Setiap manusia pasti bertumbuh dan menua atau menjadi lansia, yakni seseorang yang memasuki usia 60 tahun serta mengalami berbagai perubahan, termasuk penurunan kekuatan fisik, stamina, dan penampilan.[1] Selain itu, seiring bertambahnya usia, maka waktu terasa berlalu lebih cepat.

Penyebab Waktu Berlalu Lebih Cepat

Bagi banyak orang, tahun 2022 berlalu dalam sekejap. Namun bagi orang lain, terutama anak-anak, itu justru terasa sangat lambat. Ada alasan mengapa Anda mungkin merasa waktu berjalan lambat ketika Anda masih kecil, tetapi semakin cepat saat ini. Dilansir dari HuffPost, para ahli mengatakan, persepsi kita tentang waktu sangat berubah seiring bertambahnya usia, yang membuat periode-periode tertentu terasa seperti berlalu dengan cepat.

“Perasaan kita tentang hari, minggu, tahun, dan waktu semacam itu tampaknya sangat dipengaruhi oleh perspektif kita,” kata Cindy Lustig, seorang profesor psikologi di University of Michigan. “Apakah kita sedang mengalaminya saat ini, atau apakah kita melihat ke belakang tepat waktu?”

Lustig menambahkan, persepsi waktu juga dipengaruhi ingatan dan seberapa banyak yang Anda alami. Untuk anak berusia 8 tahun, seminggu adalah bagian besar dari hidup mereka. Bagi orang berusia 80 tahun, satu minggu adalah bagian yang jauh lebih kecil dari hidup mereka, yang menambah perasaan bahwa waktu berlalu dengan cepat.

Baca juga:  Penyebab Tato Bisa Pudar dan Cara Merawatnya

Mengenang Masa Lalu Membuat Waktu Terasa Cepat

Sehari dalam kehidupan seorang pensiunan berusia 80 tahun mungkin terasa lebih lambat dibandingkan dengan seorang berusia 8 tahun yang sibuk di sekolah. Namun, ketika kedua orang tersebut melihat kembali satu bulan atau satu tahun, periode waktu tersebut akan terasa lebih cepat bagi orang yang lebih tua.

“Ini karena sejumlah alasan. Untuk orang berusia 80 tahun, hidup mereka mungkin tidak terlihat terlalu berbeda dari saat mereka berusia 78 atau 79 tahun, jadi, dalam hal ini, mereka melihat lebih sedikit peristiwa,” kata Lustig. “Ketika Anda melihat ke belakang, semakin kurang kaya representasi Anda, semakin terasa waktu berlalu dengan cepat.”

Dengan kata lain, otak kita menyatukan waktu ketika hari atau minggunya mirip. Jadi untuk orang berusia 80 tahun yang sebagian besar melakukan hal yang sama setiap hari, tahun akan menyatu dalam pikiran mereka dan terasa seperti berlalu dengan cepat.

Ilustrasi: para lansia (sumber: sixtyandme.com)

Ilustrasi: para lansia (sumber: sixtyandme.com)

Perubahan Rutinitas Mempercepat Waktu

Hal-hal baru dan menarik dalam satu hari juga yang membuat hari dan bulan terasa berbeda dalam pikiran kita. Perubahan pada rutinitas Anda juga dapat memengaruhi seberapa cepat tahun-tahun berlalu.

Baca juga:  Beberapa Wanita Enggan Mengaku Alami Depresi Pasca Melahirkan, Mengapa?

“Otak kita dirancang untuk merekam perubahan,” kata Adrian Bejan, seorang profesor teknik mesin di Universitas Duke. “Banyaknya pengalaman yang dimiliki anak kecil dalam sehari (seperti belajar hal baru di sekolah, pergi ke kelas balet, atau mengunjungi rumah teman baru) berkontribusi pada anggapan bahwa waktu lebih banyak dan lebih banyak aktivitas dapat disesuaikan dengan waktu tersebut. Oleh karena itu, saat melihat ke belakang, waktu mungkin terasa lebih lambat.”

Ini juga bisa berlaku untuk orang dewasa. Saat kita melihat ke belakang pada periode waktu yang dipenuhi dengan banyak pengalaman baru, kita melihat banyak peristiwa dan kenangan, dan itu membuatnya tampak seperti waktu terasa sangat lama. Jika Anda tidak memperkenalkan pola rutinitas baru dalam hidup Anda, waktu terasa seperti berjalan jauh lebih cepat secara keseluruhan.

Cara Otak Menyerap Informasi Memengaruhi Waktu

“Bagaimana kita memproses apa yang kita lihat juga dapat mempengaruhi bagaimana kita melihat waktu,” kata Bejan. “Otak kita dilatih untuk menerima banyak gambar ketika kita masih bayi. Kita menyerap begitu banyak gambar baru sebagai anak-anak, mungkin terasa seperti berbulan-bulan dan bertahun-tahun lebih lama.”

Baca juga:  Gejala, Penyebab, dan Cara Menghilangkan Cemas Berlebihan

Sebagai orang dewasa, otak menerima lebih sedikit gambar daripada yang dilatih untuk diterima saat muda. Oleh karena itu, kita merasa waktu berlalu lebih cepat. Dengan kata lain, ada faktor fisiologis yang memengaruhi persepsi kita tentang waktu, semakin tua usia kita, semakin cepat rasanya.

Tips Memperlambat Waktu

Bejan berkata, banyak orang tua bertanya kepadanya bagaimana mereka dapat memperlambat waktu, karena semua orang ingin hidup lebih lama dan memiliki keinginan untuk melakukan lebih banyak hal. Nah, salah satu cara untuk melakukan ini adalah dengan mengalami hal-hal yang baru yang di luar rutinitas Anda.

Ini bisa berarti melakukan hobi masa kecil (seperti menari atau bermain biola), melakukan perjalanan semalam ke kota yang belum pernah Anda kunjungi, atau mendaftar ke kelas memasak. Mempelajari hal-hal baru adalah cara lain yang baik untuk membuat waktu Anda terasa lebih lama ketika Anda melihat kembali kehidupan Anda saat ini.

[1] Putri, Dian Eka. 2021. Hubungan Fungsi Kognitif Dengan Kualitas Hidup Lansia. Jurnal Inovasi Penelitian Universitas Dharmas Indonesia, Vol. 2(4): 1147-1152.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*