Minyak Mustard Terbuat dari Apa?
Apakah Anda pernah mencoba minyak mustard? Minyak satu ini sebenarnya sudah cukup familier untuk dikonsumsi atau bahkan digunakan secara topikaldi luar negeri. Namun, di Indonesia tampaknya keberadaan minyak mustard baru populer beberapa waktu belakangan. Sebenarnya minyak mustard itu terbuat dari apa? Apa saja manfaatnya untuk tubuh?
Tentang Minyak Mustard
Minyak mustard atau dalam bahasa Inggris disebut mustard oil adalah hasil olahan dari biji tanaman mustard (sesawi). Minyak satu ini mempunyai rasa kuat dan aroma tajam yang dapat memberi ciri khas pada suatu hadangan. Tak hanya menambah cita rasa, sejumlah zat dalam minyak mustard pun dipercaya bisa memberi manfaat untuk kesehatan.
Dilansir dari Hellosehat, terdapat 2 jenis minyak mustard yang dijual di pasaran. Pertama adalah minyak yang dibuat langsung dari biji tanaman mustard, biasa disebut minyak mustard murni. Minyak satu ini tidak boleh digunakan untuk memasak, lantaran di dalamnya mengandung asam erucic yang berbahaya bagi jantung.
Nah, yang kedua adalah minyak esensial mustard. Minyak esensial dibuat dengan cara menyuling uap biji mustard sehingga produk akhirnya tak lagi mengandung asam erucic. Produk ini relatif aman untuk dikonsumsi, sehingga dapat menjadi minyak alternatif untuk memasak. Walaupun berbeda, baik minyak mustard murni dan minyak esensial dari mustard sama-sama dapat dipakai untuk minyak pijat. Berikut ulasan manfaat minyak mustard.
Manfaat Minyak Mustard
- Tabir surya alami. Vitamin E yang terkandung dalam minyak tersebut dipercaya mampu melindungi kulit dari sinar matahari. Minyak mustard juga dikenal mencegah keriput dan penuaan dini. Jika Anda ingin menggunakan minyak ini, disarankan Anda memijat wajah dengan baik, sehingga tidak ada minyak berlebih yang nanti tertinggal di wajah.
- Pelindung bibir pecah-pecah. Minyak mustard dikenal mampu melembapkan bibir yang kering dan pecah-pecah.
- Pembersih alami. Pemakaian minyak dari biji sawi tersebut dipercaya dapat merangsang kelenjar keringat dan membuka pori-pori kulit. Hal ini akan membantu suhu tubuh dan menghilangkan racun yang ada dalam tubuh Anda.
- Mengurangi kerontokan rambut. Minyak mustard dapat berfungsi sebagai vitalizer rambut dan membantu mencegah kerontokan rambut.
- Pemutih gigi. Anda dapat menggunakannya dengan melapisi minyak mustard yang dicampur dengan beberapa tetes jus lemon dan sedikit garam, lalu diamkan selama lima menit, kemudian bilas mulut Anda dengan air. Penggunaan teratur dianggap dapat membuat gigi terlihat lebih putih.
- Meningkatkan kesehatan kulit kepala. Minyak biji sawi dapat berfungsi sebagai anti bakteri dan anti jamur. Sifat ini membantu untuk memerangi infeksi jamur di kulit kepala ketika dipijat secara teratur. Hal tersebut dapat membuat kulit kepala Anda menjadi lebih bersih dan mengurangi ketombe.
- Mencegah beruban secara dini. Minyak mustard dikenal mengandung nutrisi penting, vitamin dan mineral yang menjadi pilihan ideal untuk perawatan rambut.
- Mencerahkan kulit lutut dan siku yang gelap. Caranya, campur minyak mustard dengan sedikit garam. Gosokkan pada lutut dan sikut yang gelap selama lima hingga delapan menit.[1]
Selain digunakan minyak dari bijinya, mustard juga dapat digunakan sebagai salah satu bumbu khas Eropa. Warnanya kuning dan ada pula yang kecokelatan. Dibuat dari biji mustard yang dihaluskan, biasanya dijual dalam kemasan botol berbentuk kental seperti selai. Rasanya sedikit pedas dengan campuran asam. Setelah dipakai, sebaiknya disimpan di dalam lemari es agar tahan lebih lama.
Mustard sering dipadukan dengan daging dan keju, misalnya dalam sandwich dan hotdog. Selain dapat dicolek ke makanan, ‘condiment’ kuning ini biasa dipakai sebagai ‘dressing’, ‘glaze’, sup dan bumbu perendam. Mustard juga dimanfaatkan untuk bahan baku mayones, ‘vinaigrette’, dan saus barbeque.
Menurut USDA National Nutrient Database, per 1 sendok teh mustard, mengandung 5 kkal kalori. Biji mustard kaya akan selenium, magnesium, dan asam lemak omega 3. Ketiga kandungan tersebut dipercaya berguna untuk menjaga kesehatan seksual. Mustard juga merupakan sumber mangan, zinc, dan serat.
Walaupun banyak manfaat, minyak mustard sebagai minyak esensial aromaterapi juga dapat menimbulkan efek samping bagi sebagian orang. Oleh sebab itu, sebaiknya jangan mengonsumsi atau menggunakan minyak mustard secara berlebihan.
[1] Fu, Rita L. 2017. 365 Tip For Women. Jakarta: Elex Media Komputindo, hlm 256.

Leave a comment