Cara Membuat Gelato Sendiri Tanpa Mesin, Kuncinya Harus Sabar!
Anda pernah mencicipi gelato? Ya, resep es krim khas Italia ini beberapa waktu belakangan menjadi dessert favorit di berbagai kota yang ada di Indonesia. Gelato memiliki banyak varian rasa dan teksturnya pun lebih lembut dibandingkan es krim biasa. Untuk membuat gelato yang sempurna, biasanya dibutuhkan mesin pembuat gelato. Alhasil, beberapa orang penasaran untuk mencari tahu cara membuat gelato tanpa mesin di rumah.
Gelato berasal dari kata “gelare” yang artinya beku. Es krim asal Italia ini terbuat dari susu, gula, telur, dan perasa makanan. Bisa juga ditambahkan dengan buah dan cokelat. Adonan gelato lebih kental daripada adonan es krim yang berasal dari kandungan kuning telur atau putih telur.[1]
Perbedaan antara es krim biasa dengan gelato adalah komposisi dari susu dan krim. Dalam gelato komposisi susu segar yang digunakan lebih banyak dari krim, sehingga tekstur gelato lebih halus dan lembut.[2]
Gelato lebih padat teksturnya dibandingkan dengan es krim susu, tapi lebih cepat meleleh jika dikulum dalam mulut. Cita rasanya juga jauh lebih tajam dan kandungan lemaknya lebih rendah dibandingkan es krim. Jika es krim dapat bertahan hingga satu tahun, maka gelato hanya dapat bertahan satu minggu saja.[3]
Gelato biasanya banyak dijual di mall-mall besar atau gelateria (tempat menjual gelato). Harga gelato memang umumnya relatif lebih mahal dibandingkan es krim yang biasa kita makan. Tapi tak usah kecewa, sebab Anda juga bisa mencoba membuat sendiri gelato di rumah tanpa mesin khusus. Berikut langkah-langkahnya seperti dilansir dari thespuceeats.
Resep Gelato Tanpa Mesin
Bahan Gelato
- 2 1/2 cangkir (20 ons) susu murni
- 1 sdm (sendok makan) ekstrak vanilla
- 1/3 cangkir (3 ons) gula halus
- 1/4 cangkir (2 ons) susu bubuk skim
- 4 kuning telur berukuran besar
Untuk membuat gelato, langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuat adonan custard-nya terlebih dahulu. Berikut caranya.
Cara Membuat Custard untuk Gelato
- Hangatkan susu dalam sebuah panci besar. Lalu, campurkan ekstrak vanila, gula halus, dan susu bubuk. Aduk perlahan hingga merata.
- Kecilkan api dan didihkan selama 5 menit. Angkat dari atas kompor dan biarkan meresap sembari mempersiapkan bahan berikutnya.
- Siapkan kuning telur dalam mangkuk mixer. Masukkan sisa ekstrak vanilla dan gula. Kocok menggunakan mixer selama 10 menit hingga telur jadi lebih ringan, mengembang, dan volumenya meningkat.
- Letakkan mangkok pencampur yang berukuran cukup besar untuk menampung custard di dalam freezer. Bisa juga dengan cara mendinginkan mangkuk menggunakan es batu.
- Panaskan lagi campuran susu sampai hangat, namun jangan terlalu panas untuk mencegah custard mengental.
- Tuangkan cairan tersebut perlahan di atas telur sembari dikocok dengan mixer kecepatan sedang. Lakukan secara perlahan.
- Kembalikan lagi adonan tersebut ke dalam panci dan masak di atas api kecil. Aduk terus dan masak perlahan sampai adonan cukup kental untuk melapisi bagian belakang sendok logam.
- Tuangkan custard dalam mangkuk dingin dan terus aduk hingga custard dingin.
Cara Membuat Gelato
- Tuangkan adonan gelato dalam wadah plastik dengan penutup yang pas. Masukkan freezer selama 30 menit.
- Keluarkan custard dan kocok menggunakan garpu atau hand mixer untuk memecah custard menjadi konsistensi yang halus. Lakukan ini sebanyak 3 atau 4 kali setiap 30 menit.
- Simpan gelato dalam wadah plastik dengan penutup yang pas.
- Jika ingin menyajikan gelato, keluarkan dulu gelato dari kulkas sekitar 10 menit sebelum disajikan.
Bagaimana? Cukup mudah kan cara membuat gelato sendiri tanpa menggunakan mesin? Anda bisa mengombinasikan gelato Anda dengan berbagai buah-buahan, entah itu potongan mangga, strawberry, pisang, kiwi, jeruk, peach, atau bahkan aneka kacang-kacangan seperti kacang mede, almond, kenari, hingga pistachio. Temukan sendiri kombinasi rasa gelato favorit Anda!
[1]Chan, LA. 2008. Membuat Es Krim. Astuti, editor. Jakarta: AgroMedia Pustaka, hlm 4.
[2] Tian, H. 2014. The Power of Action. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm 177.
[3]Indivara, N. 2008. Untung Besar 80 Jt-an Duduk Doang. Yuni D, editor. Yogyakarta: Penerbit Indonesia Cerdas, hlm 95.


Leave a comment