Tips Atasi Susah Tidur Akibat Bermain Smartphone
Insomnia merupakan kondisi ketika kualitas dan kuantitas tidur Anda terganggu, sehingga menyebabkan gejala gangguan tidur seperti tidak bisa tidur dengan nyenyak atau susah tidur.[1] Ada beberapa faktor seseorang bisa mengalami insomnia dan salah satunya adalah kebiasaan menatap layar smartphone di malam hari. Untuk mengatasi gangguan tidur seperti ini, ada beberapa tips khusus untuk mengembalikan kualitas dan kuantitas tidur Anda.
Hindari Konten yang Membuat Anda Sulit Tidur
Dilansir dari Huffpost, sebagian besar orang menggunakan smartphone di waktu tidur hingga mereka benar-benar tertidur. Menurut sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan Common Sense Media, 61% orang tua menggunakan HP mereka dalam waktu setengah jam sebelum tidur dan sekitar 70% anak-anak memeriksa ponsel mereka dalam rentang waktu tersebut.
Masih dari sumber yang sama, sebenarnya kebiasaan menatap layar smartphone sebelum tidur tidak akan membuat Anda insomnia. Gejala susah tidur bisa saja terjadi akibat konten yang Anda konsumsi sebelum tidur. Hal ini dibuktikan dengan banyak orang yang bisa tertidur pulas meskipun memiliki kebiasaan bermain gadget sebelum tidur.
Selain itu, mencari sesuatu atau memeriksa sebuah aplikasi di smartphone bisa menyebabkan stres dan mengakibatkan gelisah di malam hari. Hal ini biasanya dialami oleh mereka yang menunggu hasil ujian atau tes. Selain itu, ini kerap dialami oleh wanita yang sedang memeriksa pesan di ponsel suaminya.
Sebagai tips untuk menghindari rasa gelisah dan sulit tidur, sebaiknya Anda mengalihkan konten yang ingin Anda nikmati di layar ponsel. Ganti kebiasaan Anda mengecek sesuatu di HP dengan menonton film komedi dan matikan notifikasi di HP Anda. Selain itu, hindari konten yang membuat Anda terlalu sibuk, seperti melihat email.
Ubah Pencahayaan dan Warna Layar Smartphone
Pencahayaan dan warna layar gadget sangat penting untuk dipertimbangkan jika Anda ingin cepat tidur. Ubahlah warna layar HP Anda menjadi lebih soft dan tidak terlalu terang. Beberapa orang menggantinya menjadi warna kuning atau biru. Dipercaya, warna seperti ini mampu membuat pandangan Anda menjadi lebih dingin dan secara tidak sadar Anda cepat mengantuk.
Selain itu, jangan mengubah pencahayaan ponsel menjadi lebih terang. Redupkan pencahayaan pada layar HP supaya pandangan Anda menjadi lebih teduh. Hal ini tidak membuat otot dan pupil mata bekerja keras untuk menangkap cahaya di ponsel Anda, sehingga Anda bisa lebih rileks menatap layar smartphone.
Jika saturasi cahaya di smartphone Anda tidak bisa diredupkan, tidak ada salahnya untuk mengunduh aplikasi pengatur pencahayaan layar HP. Anda juga bisa mengubah pencahayaan layar ponsel dengan melihat konten atau tulisan berlatar gelap.
Hindari Konten yang Terlalu Menarik
Mencari konten yang menarik di HP sebelum tidur adalah sebuah hal yang menyenangkan, tetapi tidak untuk beberapa orang. Konten yang terlalu menarik dan membahagiakan malah bisa membuat Anda susah tidur, karena pikiran Anda masih berusaha untuk mencerna konten tersebut.
Sebagian orang juga merasa sulit tidur saat melihat drama atau membaca komik di layar smartphone. Ini karena dua konten tersebut memiliki episode yang dibumbui dengan konflik dan plot twist, dan hampir semua orang menyukai dua hal ini. Sebisa mungkin, tonton konten yang menarik seperti ini saat Anda sedang tidak ingin tidur atau di siang hari.
Selain itu, Anda juga perlu menghindari berita hoax atau konten klik bait. Hal seperti ini hanya akan membuat Anda merasa tertarik di awal, terutama saat Anda membaca judul kontennya. Setelah membaca berita seperti ini, biasanya Anda akan kecewa karena tidak menemukan apa yang Anda cari.
Unduh Aplikasi Meditasi
Bagi Anda yang mengalami insomnia parah akibat kebiasaan menatap layar ponsel, sebaiknya mengunduh aplikasi meditasi. Sudah banyak aplikasi seperti ini yang memanfaatkan teknologi audio visual. Anda bisa membukanya menjelang tidur atau dua jam sebelum tidur.
Pastikan Anda memilih aplikasi yang tepat dan sesuai dengan kondisi atau gejala insomnia yang Anda alami. Supaya lebih optimal, gunakan earphone dan kondisikan kamar tidur Anda dalam keadaan sepi dan dengan lampu yang remang. Beberapa orang lebih suka ketika lampu kamarnya dimatikan saat mendengarkan suara dari aplikasi meditasi, karena bisa membuat mereka cepat tidur.
[1] Susanti, Lydia. 2015. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Insomnia di Poliklinik Saraf RS DR. M. Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, Vol. 4(3): 951-956.




Leave a comment