Manfaat Minum Sangobion Sirup untuk Ibu Hamil

Obat Sirup untuk Ibu Hamil - freepik: @chatchawan39 Obat Sirup untuk Ibu Hamil - freepik: @chatchawan39

Sangobion merupakan salah satu obat atau suplemen penambah darah yang cukup populer di Indonesia untuk mengatasi kurang darah atau anemia (defisiensi zat besi). Sangobion hadir dalam wujud kapsul dan juga sirup yang bisa dikonsumsi oleh anak-anak, dewasa, maupun ibu yang sedang hamil. Produk Sangobion bisa ditemukan dengan mudah di berbagai minimarket seperti Indomaret dan Alfamart, toko obat, hingga apotek terdekat dengan harga yang relatif terjangkau.

Sebelum membahas lebih lanjut seputar Sangobion, perlu Anda ketahui bahwa kaum wanita khususnya ibu yang sedang hamil sangat rentan mengalami anemia atau kekurangan sel darah merah. Berikut penjelasan mengenai anemia pada ibu yang sedang mengandung.

Anemia dalam Kehamilan

Anemia dalam kehamilan dapat diartikan ibu hamil yang mengalami defisiensi zat besi dalam darah. Selain itu anemia dalam kehamilan dapat dikatakan juga sebagai suatu kondisi ibu dengan kadar hemoglobin (Hb) <11 gr% pada trimester I dan III sedangkan pada trimester II kadar hemoglobin <10,5 gr%. Anemia kehamilan disebut “potential danger to mother and child” (potensi membahayakan ibu dan anak), karena itulah anemia memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan.

Ilustrasi: Ibu Hamil Anemia

Ilustrasi: Ibu Hamil Anemia

Anemia dalam kehamilan sebagian besar disebabkan oleh kekurangan besi (anemia defisiensi besi) yang dikarenakan kurangnya masukan unsur besi dalam makanan, gangguan reabsorbsi, gangguan penggunaan, atau karena terlampau banyaknya besi keluar dari badan, misalnya pada perdarahan.[1]

Baca juga:  Macam-macam Suplemen Curcuma Plus & Aturan Pakainya

Gejala Anemia pada Ibu Hamil

  • Cepat lelah
  • Sering pusing
  • Mata berkunang-kunang
  • Lidah luka
  • Nafsu makan turun
  • Konsentrasi hilang
  • Napas pendek
  • Keluhan mual muntah lebih hebat pada kehamilan muda[2]

Penanganan Anemia Defisiensi Besi

Meningkatnya kebutuhan zat besi dalam kehamilan untuk pertumbuhan plasenta, janin, dan penambahan massa sel darah merah, maka diperlukan suatu tindakan agar kebutuhan zat besi dapat terpenuhi dan ibu hamil tidak mengalami anemia defisiensi besi. Penatalaksanaan yang dapat dilakukan meliputi:

  • Diet makanan yang mengandung zat besi dan nutrisi yang adekuat. Ibu hamil yang mengalami anemia defisiensi besi sangat disarankan melakukan diet makanan yang mengandung zat besi dan pemenuhan nutrisi yang adekuat. Zat besi yang berasal dari makanan dapat berupa zat besi heme, terdapat pada hati, daging, ikan, dan zat besi non heme misalnya pada padi-padian, buncis, kacang polong yang dikeringkan, buah-buahan dan sayuran berwarna hijau seperti bayam, daun ubi, serta kangkung. Teh dan kopi sebaiknya dihindari karena dapat mengganggu penyerapan zat besi, dan lebih banyak mengonsumsi vitamin C seperti buah-buahan karena membantu peningkatan penyerapan zat besi.
  • Pemberian tablet Fe. Penanganan anemia defisiensi besi dilakukan dengan memberikan preparat besi. Pemberian preparat besi untuk kasus anemia ada dua macam jalur pemberian, yaitu dengan diminum (oral) atau secara suntikan (parenteral).[3]
Baca juga:  HARGANYA TERJANGKAU, AMANKAH KONSUMSI YOU C 1000 UNTUK IBU HAMIL?

Sangobion Sirup untuk Ibu Hamil

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Sangobion juga hadir dalam sediaan syrup yang dinamakan Sangobion Vita-Tonik. Sangobion Vita-Tonik dengan rasa cranberry mengandung ferrazone (sodium feredetate) 113 mg, elemental zat besi 15 mg, copper sulphate , copper 45 mcg, manganese sulphate, mangan 65 mcg, vitamin B1 3.5 mg, vit B2 2 mg, vit B3 15 mg, vit B5 4.5 mg, vit B6 2.2 mg, vit B12 7.5 mcg untuk tiap 15 ml.

Manfaat Sangobion Sirup - www.lazada.co.id

Manfaat Sangobion Sirup – www.lazada.co.id

Produk Sangobion Vita-Tonik untuk ibu hamil sebaiknya diminum sesuai anjuran dokter. Umumnya, Sangobion Vita-Tonik disarankan untuk diminum dengan dosis sebanyak 1 x 2 sendok makan (30 ml) per hari serta dapat diberikan bersama atau tanpa makan.

Menurut dr. Aldo Ferly dari Alodokter, ibu hamil dapat mengonsumsi obat-obat penambah darah untuk mencegah masalah anemia. “Biasanya, ibu hamil direkomendasikan untuk mengkonsumsi 60 mg zat besi untuk mengurangi kurang darah. Tablet besi ini juga diberikan bersama asam folat. Tablet besi ini sebaiknya tidak diberikan bersama teh atau kopi karena dapat mengganggu penyerapan,” kata dr Aldo.

Baca juga:  Rekomendasi Skincare untuk Hilangkan Lingkar Hitam di Mata

[1]Astutik, RY, Dwi E. 2018. Anemia dalam Kehamilan (hlm 11). Fonitri OP, editor. Jember: Pustaka Abadi.

[2]Ibid., hlm 12.

[3]Ibid., hlm 26.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*