Apakah Salep Inerson Desoximetasone Dapat Digunakan untuk Jerawat?
Orang-orang yang menderita gangguan kulit seperti jerawat terkadang merasa resah dan berupaya untuk mencari berbagai macam cara atau pengobatan yang bisa dilakukan untuk menghilangkan jerawat. Bahkan beberapa waktu lalu juga beredar review-review yang menyebutkan bahwa obat keras seperti salep Inerson dapat digunakan untuk mengatasi jerawat. Tapi, apakah benar demikian?
Jerawat merupakan keadaan pori-pori kulit yang tersumbat kotoran sehingga menyebabkan peradangan dan bahkan bisa sampai infeksi.[1] Jerawat yang timbul sebenarnya merupakan kombinasi dari akibat perubahan hormonal dan kebersihan kulit yang kurang terjaga.[2]
Salep Inerson untuk Jerawat
Salep Inersonadalah obat topikal yang mengandung zat Desoximetasone. Salep satu ini tergolong obat keras yang dapat dibeli hanya dengan resep dokter. Di apotik harga salep Inerson 0,25% dipatok sekitar Rp97 ribuan per tube isi 15 gram.
Obat tersebut merupakan obat golongan kortikosteroid yang berfungsi untuk menekan peradangan. “Untuk pengobatan jerawat obat tersebut dapat mengatasi inflamasi/peradangan yang terjadi namun tidak menghilangkan penyebab jerawat. Pada usia remaja keluhan jerawat seringkali timbul akibat perubahan hormonal yang terjadi,” kata dr. MulianiSukiman dari Alodokter.
Agar lebih paham, berikut ulasan lengkap mengenai salep Inerson yang perlu Anda ketahui.
Indikasi Salep Inerson

Salep Inerson Desoximetasone (sumber: shopee)
Inerson Desoximetasone adalah salep kortikosteroid yang bisa digunakan pada kondisi medis psoriasis dan kelainan kulit seperti alergi dan eksim. Pasien atau konsumen dengan keluhan berupa radang akut yang berat pada kulit juga bisa diberikan salep Inerson. Di samping itu, salep Inerson juga dapat digunakan pada pasien yang mengalami rasa gatal pembengkakan pada kulit hingga kemerahan. Kandungan desoksimetason pada salep inersonakan mengaktifkan bahan alami di kulit sehingga bisa mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan rasa gatal, demikian seperti dilansir Doktersehat.
Inerson berfungsi untuk mengatasi peradangan pada kulit. Selain itu, juga bisa mengurangi pembengkakan, gatal, kemerahan, ruam, dan rasa tidak nyaman pada kulit, hingga mengobati peradangan kulit (dermatitis), gangguan sistem imun yang menyebabkan gatal (psoriasis), dan eksim pada kulit.
Dosis Salep Inerson
Salep Inerson merupakan obat keras yang dosis penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter. Dosis umum yang dianjurkan biasanya dioleskan pada kulit secara tipis-tipis sebanyak 2 kali sehari. Pengobatan menggunakan salep Inerson sebaiknya tidak boleh melebih 4 minggu serta permukaan kulit tidak boleh diperban atau ditutup.
Kontraindikasi Salep Inerson
- Jangan digunakan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif dengan Desoximetasone atau obat golongan kortikosteroid lainnya.
- Inerson bukan untuk mengobati luka pada kulit karena infeksi bakteri, jamur, atau virus.
- Tidak boleh digunakan untuk mengobati pasien yang mengalami cacar, gangguan kulit yang menyebabkan kulit kemerahan dan timbul bintik pada wajah (rosacea), jerawat (acne vulgaris), infeksi kulit yang disebabkan bakteri (impetigo), infeksi yang disebabkan virus herpes simpleks, dan infeksi yang disebabkan jamur (candida atau dermatofit).

Ilustrasi: memakai salep (sumber: silverson.com)
Efek Samping Inerson
Seperti halnya obat-obatan pada umumnya, penggunaan salep kortikosteroidseperti Inerson Desoximetason ekemungkinan dapat menimbulkan beberapa efek samping, seperti perubahan warna kulit menjadi lebih terang (hipopigmentasi), kerusakan jaringan kulit (atropi kulit), stretch marks (striae), hingga iritasi kulit, seperti gatal dan rasa panas. Efek samping tersebut biasanya bersifat ringan dan akan segera berlalu. Namun, bila efek samping terus berlanjut atau bahkan memburuk, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
Peringatan & Perhatian Pemakaian Salep Inerson
Jangan menggunakan salep Inerson Desoximetasone pada wajah untuk jangka waktu yang lama karena dapat menimbulkan bekas tertentu yang tidak mudah untuk dihilangkan. Penggunaan salep Inerson pada anak-anak sebaiknya dilakukan setelah mendapatkan anjuran dan dosis dari dokter spesialis. Hal ini pun berlaku pada bayi yang mengalami keluhan seperti ruam popok. Pemberian salep Inerson tidak diperbolehkan untuk bayi berusia di bawah 1 tahun. Selain itu, hindari penggunaan salep Inersondi sekitar mata serta pada wanita hamil dan juga ibu yang sedang menyusui.
[1]Indriasari, D. 2009. 100% Sembuh Tanpa Dokter: A-Z Deteksi, Obati, dan Cegah Penyakit. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Grhatama, hlm 178.
[2]Ibid., hlm 179.

Leave a comment