Manfaat & Umur yang Tepat untuk Steril pada Kucing Jantan
Agar kucing menjadi binatang peliharaan yang baik, salah satu trik yang bisa dilakukan adalah dengan cara mengebiri/mensteril. Steril untuk kucing betina disebut spay, sedangkan kastrasi/kebiri untuk jantan. Kucing betina direkomendasikan dikebiri pada usia 24-30 minggu, sebelum mencapai masa subur. Sementara pada jantan, waktu untuk mengebiri dilakukan pada usia 16 minggu. Beberapa dokter hewan juga mengebiri kucing jantan pada umur 6 bulan. Tujuannya agar perkembangan saluran kencingnya sempurna. Waktu maksimal pengebirian pada kucing jantan yaitu pada usia 9 bulan.[1]
Manfaat Steril Kucing Jantan
Mencegah Kelahiran Anak Kucing yang Tidak Diinginkan
Salah satu keuntungan mengebiri kucing adalah mencegah kelahiran anak kucing yang tidak diinginkan. Selain menjaga populasi kucing tetap terkendali, tindakan ini juga memungkinkan pemilik kucing bisa merawat kucing-kucingnya dengan maksimal.
Kurang Agresif terhadap Kucing Lain
Testosteron adalah hormon kelamin jantan. Hormon ini mempengaruhi banyak pola perilaku pada kucing jantan. Salah satu perilaku yang banyak dipengaruhi hormon testosteron adalah perilaku agresif. Setelah kebiri, perilaku ini cenderung berkurang banyak.
Spraying/Urine Marking
Spraying/urine marking adalah salah satu perilaku alami kucing jantan yang tidak dikebiri. Sebagian besar perilaku ini hilang setelah kucing dikebiri.
Tidak Suka Berkeliaran
Kucing betina yang sedang berahi mengeluarkan feromon yang dapat menyebar melalui udara. Feromon ini dapat mencapai daerah yang cukup jauh. Kucing jantan dapat mengetahui letak kucing betina yang sedang berahi melalui feromon ini. Selanjutnya, kucing jantan mencari dan mendatangi sang betina meskipun jaraknya cukup jauh. Kucing jantan yang telah dikebiri cenderung tidak bereaksi terhadap feromon ini dan lebih suka diam di dalam rumah.
Lebih Jarang Terluka
Keuntungan medis lain dari kebiri adalah jarangnya kucing terluka akibat berkelahi dengan kucing lain. Semakin jarang terluka, semakin kecil juga kemungkinan terkena penyakit yang dapat menular melalui luka/kontak.[2]
Mengurangi Risiko Berbagai Kanker dan Tumor
Jika kucing dikebiri terutama di usia yang masih muda, maka kucing akan lebih aman dari serangan kanker dan tumor. Terutama kanker dan tumor yang dapat menyerang sel atau hormon reproduksi kucing. Pada kucing jantan, kebiri akan mengurangi risiko kucing menderita kanker testis.
Kucing Berumur Lebih Panjang
Kebiri kabarnya dapat meningkatkan harapan hidup pada kucing. Menurut sebuah studi, rata-rata kucing jantan yang disterilisasiakan hidup 2 kali lebih panjang dibanding kucing jantan yang tidak dikebiri.
Mencegah Kerontokan Bulu
Kucing yang sedang birahi berpotensi mengalami berbagai gejala kurang sehat, mulai dari rontoknya bulu, malnutrisi, dan masih banyak lagi. Fungsi steril pada kucing jantan dapat menghilangkan segala gejala kurang sehat tersebut.
Sterilisasi tak membuat semua kucing menjadi gemuk. Faktor utama yang mengakibatkan kucing jadi gemuk adalah jenis dan jumlah makanan, serta kurangnya exercise yang dilakukan. Supaya tidak mengalami kegemukan, kucing yang telah disteril sebaiknya rajin-rajin diajak berolahraga dan diperhatikan pola makannya.
Biaya Kebiri Kucing Jantan
Proses kebiri kucing jantan di puskeswan(pusat kesehatan hewan) atau dalam event tertentu yang diselenggarakan komunitas pecinta hewan biasanya tidak mematok biaya sama sekali, alias gratis. Namun, jika Anda ingin melakukan sterilisasi kucing jantan di petshop, maka biayanya berkisar antara Rp150 ribuan hingga Rp750 ribuan di sekitar kawasan Tangerang Selatan sampai Jakarta. Tarif tersebut biasanya sudah termasuk harga tindakan dan juga obat pemulihan setelahnya. Akan tetapi, biaya kebiri kucing jantan bisa sangat bervariasi, tergantung di pet shop mana Anda melakukannya.
Setelah menjalani kebiri, kebutuhan anak kucing Anda kemungkinan akan berubah. Kebutuhan energinya biasanya turun sekitar 30%, namun nafsu makannya akan meningkat sekitar 20-25%. Karena anak kucing Anda masih tumbuh dan membutuhkan energi untuk mengembangkan otot dan massa tubuh yang sehat, penting untuk memberinya makanan yang mencukupi kebutuhan nutrisi yang disesuaikan. Anda mungkin dapat mempertimbangkan memberi makanan yang dirancang untuk kucing yang disterilkan. Tetapi untuk lebih baiknya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter hewan mengenai rekomendasi nutrisi yang tepat untuk kucing peliharaan setelah dikebiri.
[1] Tim Penulis PS. 2009. 242 Tips Merawat Binatang Kesayangan. Jakarta: Penebar Swadaya.
[2]Suwed, MA dkk. 2011. Panduan Lengkap Kucing. Jakarta: Penebar Swadaya.



Leave a comment