Belum Banyak Dilirik, Minyak Kedelai Ternyata Simpan Banyak Manfaat untuk Wajah & Kesehatan

Minyak kedelai (sumber: wikipedia) Minyak kedelai (sumber: wikipedia)

Minyak kedelai atau yang dalam Bahasa Inggris disebut soybean oil merupakan minyak nabati yang dihasilkan dari ekstrak biji kedelai. Minyak kedelai sering digunakan sebagai minyak goreng. Di samping itu, soybean oil juga disebut-sebut mengandung zat-zat seperti lesitin, sterolin, hingga vitamin E yang menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan hingga kecantikan kulit wajah.

Kedelai adalah tanaman semusim yang biasa diusahakan pada musim kemarau, karena tanaman kedelai tidak memerlukan air dalam jumlah besar. Secara fisik setiap biji kedelai berbeda dalam hal warna, ukuran, dan bentuk biji dan juga terdapat perbedaan pada komposisi asam lemak dalam kedelai dipengaruhi oleh varietas dan keadaan iklim tempat tumbuh.

Asam lemak dalam kedelai sebagian besar terdiri dari asam lemak esensial yang sangat penting dibutuhkan oleh tubuh. Minyak kedelai dapat digunakan untuk pembuatan minyak goreng serta untuk segala keperluan pangan. Lebih dari 50% produk pangan terbuat dari minyak kedelai, terutama margarine dan shortening. Hampir 90% dari produksi minyak kedelai digunakan di bidang pangan dalam bentuk telah dihidrogenasi, karena minyak kedelai mengandung lebih kurang 85% asam lemak tak jenuh.

Baca juga:  HADIRKAN RANGKAIAN PERAWATAN KULIT WAJAH, BERAPA HARGA PRODUK TULL JYE?

Minyak kedelai juga digunakan untuk pembuatan lilin, sabun, semir, insektisida dan lain-lain. Kadar minyak kedelai relatif rendah dibandingkan dengan jenis kacang-kacangan lainnya dan memiliki kadar protein yang tinggi. Karena hal tersebut kedelai lebih banyak digunakan sebagai sumber protein daripada sebagai sumber minyak.[1]

Menurut The Culinary Institute of America kandungan omega-6 minyak kedelai lebih tinggi dibandingkan dengan jenis minyak asal nabati yang lain seperti minyak jagung, minyak biji kapas, dan minyak kacang tanah. Selain itu menurut United Soybean Board, minyak kedelai mempunyai rasa yang natural dan hampir tidak memberikan efekaroma pada pangan yang kemudian tidak merusak rasa alami dari pangan sehingga pangan siap untuk dikonsumsi.[2]

Kandungan dalam Minyak Kedelai

Minyak kedelai (sumber: gushiciku.cn)

Minyak kedelai (sumber: gushiciku.cn)

Minyak kedelai hanya mengandung sejumlah kecil asam karboksilat lemak (sekitar 0,3% massa dalam minyak mentah, 0,03% dalam minyak sulingan). Sebaliknya, minyak kedelai mengandung ester. Per 100 g, minyak kedelai memiliki 16 g lemak jenuh, 23 g lemak tak jenuh tunggal, dan 58 g lemak tak jenuh ganda. Asam lemak tak jenuh utama dalam trigliserida minyak kedelai adalah asam alfa-linolenat tak jenuh ganda (C-18:3), 7-10%, dan asam linoleat (C-18:2), 51%; dan asam oleat tak jenuh tunggal (C-18:1), 23%. Ini juga mengandung asam lemak jenuh asam stearat (C-18:0), 4%, dan asam palmitat (C-16:0), 10%.

Baca juga:  Wajib Waspada, Ini Sederet Merk Henna yang Berbahaya & Tidak Berbahaya

Manfaat Minyak Kedelai

  • Minyak kedelai memiliki titik asap yang relatif tinggi sekitar 230°C. Hal ini membuat minyak kedelai menjadi pilihan yang baik untuk metode memasak panas tinggi seperti memanggang, baking, menggoreng, dan menumis, karena dapat menahan suhu tinggi tanpa rusak.
  • Minyak kedelai sebagian besar terdiri dari asam lemak tak jenuh ganda, yang merupakan jenis lemak sehat untuk jantung.
  • Minyak kedelai kaya akan vitamin K, yang diklaim dapat membantu menjaga kekuatan tulang dan mengurangi risiko patah tulang.
  • Minyak kedelai mengandung asam lemak omega-3 yang dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan serta memainkan peran penting dalam kesehatan jantung, perkembangan janin, fungsi otak, dan kekebalan tubuh.
  • Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minyak kedelai dapat bermanfaat bagi kesehatan kulit. Mengoleskan minyak kedelai secara topikal membantu melindungi dari peradangan kulit yang disebabkan oleh radiasi ultraviolet. Minyak kedelai juga kaya akan vitamin E, nutrisi anti inflamasi yang dapat mendukung kesehatan kulit.
  • Minyak kedelai bisa dioleskan ke rambut atau kulit sebagai pelembap alami.
  • Minyak kedelai juga dapat digunakan sebagai carrier oil untuk mengencerkan minyak esensial sebelum dioleskan ke kulit.
Baca juga:  Cara Mengecat Rambut Sendiri Tanpa Bleaching, Bisa Dilakukan di Rumah

Minyak kedelai atau soya oil menyimpan begitu banyak kegunaan. Tak heran jika kemudian minyak nabati ini dijual dengan harga yang cukup mahal di pasaran. Minyak kedelai 1 liter dijual mulai Rp36 ribuan.

[1] Pranowo, D & Muchalal. 2004. Analisis Kandungan Asam Lemak pada Minyak Kedelai dengan Kromatografi Gas-Spektroskopi Massa. Indonesian Journal of Chemistry. 4(1): 62-67.

[2] Nefasa, AN dkk. 2013. Efek Penambahan Minyak Kedelai Terhadap Karakteristik Organoleptik Dan Kandungan Omega-6 Susu Pasteurisasi. Jurnal Pangan dan Gizi. 4(8): 35-44.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*