Penuhi Kebutuhan Nutrisi Bayi dengan Minum Vitamin Prenatal Harian
Semua calon orang tua pastinya ingin memiliki anak yang sehat. Untuk itu, Anda perlu menjaga nutrisi si kecil sejak dalam kandungan dengan mengonsumsi vitamin prenatal. Kebutuhan vitamin prenatal harian tiap ibu hamil memiliki dosis yang berbeda, tetapi tidak dengan jenisnya.
Tidak hanya penting untuk ibu hamil, vitamin prenatal juga sangat baik dikonsumsi Anda yang sedang menjalani masa program hamil/promil dan menyusui. Ini tidak hanya untuk menjaga kesehatan wanita, tetapi juga meningkatkan kesehatan, menutrisi, dan mendukung tumbuh kembang bayi.
Dilansir dari WebMD, ada tiga komponen utama dalam vitamin prenatal yang harus Anda konsumsi setiap hari sebelum, saat, dan sesudah hamil, yakni asam folat, kalsium, dan zat besi. Semua ini tentunya memiliki manfaatnya masing-masing seperti berikut.
Jenis Vitamin Prenatal Harian Wajib
Asam Folat
Asam folat berperan dalam metabolisme asam amino yang diperlukan dalam pembentukan sel darah merah, sehingga dapat mencegah anemia pada ibu hamil.[1] Selain itu, asam folat diketahui sangat baik untuk membantu otak dan sumsum tulang belakang bayi Anda berkembang dengan baik. Nutrisi ini juga sangat penting, karena bisa mengurangi risiko cacat lahir serius yang disebut spina bifida dan anencephaly.
Kalsium
Kalsium diketahui sangat baik untuk melindungi tulang Anda saat janin Anda berkembang. Bayi di dalam kandungan akan mengambil sebagian mineral penting seperti kalsium dari tulang dan gigi Anda. Anda bisa kehilangan kepadatan tulang jika Anda tidak mengonsumsi kalsium ekstra saat janin mulai tumbuh.
Zat Besi
Zat Besi mampu membantu meningkatkan sel darah merah sekaligus kadar oksigen dalam darah. Ini membuat Anda dan si kecil mendapatkan oksigen dalam jumlah cukup. Selain itu, zat besi sangat penting untuk ibu hamil, karena dapat mencegah bayi Anda lahir lebih awal atau terlalu kecil.
Omega-3
Konsumsi juga suplemen yang mengandung asam lemak omega-3 karena dapat membantu perkembangan otak bayi Anda. Jika Anda tidak makan ikan tinggi omega-3 (teri, ikan herring, salmon, sarden), dokter Anda mungkin merekomendasikan suplemen omega-3.
Supaya Anda mendapatkan semua manfaatnya, pastikan Anda mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsi vitamin prenatal. Berikut ulasannya.
Kapan Harus Mengonsumsi Vitamin Prenatal?
Vitamin prenatal sangat penting, terutama saat Anda sedang hamil dan menyusui. Bahkan, jika Anda sudah diet sehat dan mengonsumsi semua produk khusus ibu hamil dan menyusui, Anda masih membutuhkan vitamin prenatal untuk mendukung tumbuh kembang si kecil dan meningkatkan kesehatan Anda.
Khusus untuk Anda yang sedang menjalani program hamil, Anda wajib minum suplemen asam folat. Waktu yang paling tepat untuk minum asam folat adalah setidaknya satu bulan sebelum masa pembuahan. Minum suplemen tersebut hingga Anda hamil dan menyusui.
Untuk wanita yang sedang promil, asam folat akan membantu meningkatkan kesuburan alat reproduksi dan memperkuat dinding rahim. Selain itu, asam folat diklaim mampu mempercepat proses kehamilan. Sementara untuk wanita hamil, asam folat baik untuk mencegah cacat lahir dan untuk wanita yang menyusui membantu melancarkan ASI.
Minumlah zat besi dan kalsium jika Anda sudah memasuki usia kehamilan pertama. Biasanya, dokter akan meresepkan berbagai macam vitamin prenatal hingga bayi dilahirkan. Lalu, lanjutkan hingga Anda berhenti menyusui.
Namun, tidak semua orang bisa minum vitamin prenatal tanpa gangguan kesehatan. Sebagian besar wanita akan merasa mual dan sembelit di awal masa minum vitamin prenatal. Ini adalah hal yang biasa dan bisa Anda atasi dengan tips berikut.
Tips Minum Vitamin Prenatal
- Cobalah mengonsumsi vitamin dengan makanan atau sebelum
- Konsultasi dengan dokter kandungan jika rasa mual terlalu berlebihan dan beralih ke vitamin lain.
- Tanyakan tentang vitamin kunyah, yang rendah risiko mual.
- Makan lebih banyak buah dan sayuran saat mengonsumsi vitamin.
- Minum air supaya vitamin mudah diserap tubuh.
- Jika Anda mengonsumsi suplemen khusus terkait terapi penyakit tertentu sebelum hamil, jangan meminumnya saat hamil kecuali jika disetujui oleh dokter Anda.
Vitamin prenatal sudah mencakup semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan wanita hamil. Jangan terlalu banyak mengkonsumsi vitamin prenatal, karena bisa membahayakan bayi Anda. Misalnya, dosis besar vitamin A dapat menyebabkan cacat lahir.
[1] Astriningrum, Eka Puspita, Hardinsyah, Naufal Muharam Nurdin. 2017. Asupan Asam Folat, Vitamin B12 dan Vitamin C pada Ibu Hamil di Indonesia Berdasarkan Studi Diet Total. J. Gizi Pangan IPB, Vol. 12(1): 31-40.


Leave a comment