Manfaat Bercerita untuk Anak dan Orang Dewasa
Mendengarkan cerita atau dongeng merupakan salah satu hiburan yang menarik untuk anak-anak. Sementara itu, mendongeng atau bercerita adalah sebuah kegiatan yang bermanfaat bagi orang dewasa. Manfaatnya tidak hanya untuk kesehatan otak, tetapi juga psikologis seperti menghilangkan stres atau sebagai terapi pada kasus tertentu.
Dilansir dari Harvard Health Publishing, sebuah penelitian bertajuk psikologi naratif menunjukkan bahwa dengan mendongeng atau menceritakan sedikit kisah hidup pribadi dan mengeditnya menjadi cerita yang menarik, dapat membuat hidup seseorang berkembang. Efek positif dari bercerita tidak hanya dirasakan oleh pendongeng, tetapi juga pendengar.
Manfaat Bercerita
- Ketika bercerita atau sekadar menyampaikan perasaan, tentunya Anda membutuhkan pendengar atau biasa disebut dengan audience. Tidak perlu ada banyak telinga yang menjadi pendengar, cukup sepasang atau dua pasang sudah mampu membuat Anda merasa semangat bercerita. Dengan bercerita, Anda akan mampu merasakan semangat yang tinggi dalam hidup. Tak hanya itu, Anda juga akan mendapatkan motivasi atas masalah yang Anda hadapi.
- Mendongeng juga merupakan salah satu praktik sosial yang inheren dan mampu mendorong hubungan serta keterkaitan sesama manusia. Selain itu, dengan bercerita, Anda juga bisa mengembalikan fungsi kognitif dan fisik yang menurun bersama para audience.[1]
- Dalam hal penyakit, bercerita secara berkelompok diketahui mampu meningkatkan kesehatan mental, gejala fisik, dan kualitas hidup. Ketika pasien memiliki riwayat penyakit tertentu dan menceritakan keluhannya kepada orang lain, secara tidak sadar dirinya telah membagi sedikit beban hidupnya dan ini yang membuatnya kuat untuk bertahan dan merasa termotivasi untuk berobat.
- Bagi anak-anak dengan penyakit kronis, bercerita juga mampu membuat mereka merasa lebih tenang menghadapi penyakitnya. Selain itu, bercerita mampu menurunkan hormon kortisol penyebab stres, sehingga anak-anak tidak akan merasa minder ketika melihat teman-temannya yang sehat.
- Dilansir dari SehatQ, bercerita mampu memberikan ruang agar ingatan tetap tertata rapi. Dengan ini, pendongeng mampu mengingat informasi dengan cara menghubungkan beberapa bagian ingatan di saat bersamaan. Selain itu, emosi juga akan ikut tergugah dan membuatnya semakin peka.
- Ketika bercerita, otak akan memproduksi oksitosin yang mampu mengasah rasa empati terhadap sesama karena bisa memiliki sudut pandang baru. Ini bisa diperoleh jika metode bercerita Anda seperti diskusi. Harus ada timbal balik yang positif antara pendongeng dan pendengar.
- Bercerita adalah salah satu cara yang tepat untuk membangun relasi, khususnya bagi Anda yang ingin memiliki banyak teman. Tentunya, Anda harus memilih topik yang tepat dengan memperhatikan siapa yang akan mendengarkan cerita Anda. Tak hanya itu, dengan bercerita, Anda bisa mengenal lebih jauh bagaimana sifat teman-teman Anda saat menanggapi dongeng yang mereka dengarkan.
- Mendongeng adalah salah satu cara yang dilakukan untuk memupuk kecerdasan sosial. Melalui bercerita, Anda berupaya untuk menyampaikan sesuatu, membuat orang paham, dan mencari cara menyampaikan pesan yang baik. Ini adalah hal-hal yang perlu dilakukan jika Anda ingin memiliki citra sosial baik.
Tak hanya berdampak positif bagi pendongeng, para pendengarnya juga akan merasakan efek tersebut. Berikut adalah manfaat mendengarkan cerita atau dongeng.
Manfaat Mendengarkan Cerita
- Dikutip dari Bobo.id, mendengarkan cerita mampu meningkatkan kualitas imajinasi anak. Saat si kecil mendengar dongeng, seluruh bagian otaknya akan aktif dan ini adalah respon umum menjadi seorang pendengar. Bagian-bagian otak yang aktif akan membantu dalam proses pembentukan imajinasi yang menarik dan bisa dituangkan dalam berbagai macam bentuk, mulai dari kata, gambar, hingga gerakan.
- Saat mendengarkan cerita, otak juga akan bereaksi dengan mengeluarkan hormon dopamin dan oksitosin yang berperan sebagai pengatur emosi, empati, dan rasa bahagia. Otak juga akan melepaskan hormon kortisol yang konon berhubungan dengan kewaspadaan. Dengan mendengarkan dongeng, Anda akan menjadi orang yang lebih peka.
- Bagi anak-anak yang berada di bangku sekolah dasar, cerita adalah hal yang penting, karena bisa meningkatkan kemampuan literasinya. Hal ini juga salah satu alasan mengapa ada soal matematika dalam bentuk cerita. Tak hanya itu, dengan mendengarkan dongeng tertentu, anak-anak akan memiliki banyak kosakata baru dan bisa memahami bacaan dengan baik.
Dengan mengetahui manfaat menjadi pendongeng dan mendengarkan cerita di atas, Anda bisa menjadikan konsep bercerita dan mendengarkan cerita sebagai cara untuk mendidik anak supaya menjadi generasi yang tumbuh dengan baik. Selain itu, Anda bisa mencobanya untuk mengubah hidup Anda supaya menjadi lebih menyenangkan.
[1] Ardini, Pupung Puspa. 2012. Pengaruh Dongeng dan Komunikasi Terhadap Perkembangan Moral Anak Usia 7-8 Tahun. Jurnal Pendidikan Anak Universitas Negeri Gorontalo, Vol. 1(1): 44-58.


Leave a comment