Asal Tiongkok, Apa Saja Manfaat Bawang Putih Kating?

Bawang putih Bawang putih

Bagi Anda yang hobi masak, pasti sudah tidak asing dengan rempah bawang putih. Memang, bawang putih adalah salah satu jenis bumbu dapur pokok yang harus ada di setiap hidangan. Sementara ada banyak varietas bawang putih di pasaran, banyak orang menyukai bawang putih kating, karena bawang tersebut memiliki banyak manfaat. Apa saja manfaatnya?

Bumbu Masak

Bawang kating merupakan salah satu jenis bawang putih yang berasal dari Tiongkok. Berbeda dengan jenis bawang putih lainnya, bawang kating memiliki ukuran yang kecil dengan ukuran siung yang besar. Secara ilmiah, bawang putih kating yang memiliki aroma dan rasa lebih tajam, bisa membuat masakan menjadi lebih sedap.

Efek penggunaan bawang putih kating bisa dibilang dua kali efek penggunaan bawang putih biasa atau lokal. Ini bisa menjadi solusi hemat bagi Anda yang suka memasak dengan tambahan bawang. Anda hanya perlu menggunakan setengah takaran bawang putih kating untuk menggantikan satu takaran bawang putih lokal.

Selain memiliki aroma dan rasa yang cenderung tajam, bawang putih kating memiliki tekstur daging umbi yang cenderung basah. Ini karena kadar air dalam bawang putih kating lebih banyak dibanding jenis bawang putih lainnya. Untuk itu, setelah Anda membeli bawang tersebut, sebaiknya segera diolah. Ini karena bawang putih kating yang berkadar air tinggi tidak mampu bertahan lebih lama daripada bawang putih lokal.[1]

Baca juga:  Bisnis Biji Plastik, Mengolah Sampah Jadi Omzet Ratusan Juta Rupiah
Bawang putih

Bawang putih

Menurunkan Risiko Kanker

Bawang putih kating diperkaya zat antioksidan tinggi yang mampu melindungi tubuh dari serangan zat radikal bebas serta zat karsinogen. Dua zat tersebut adalah penyebab tingginya risiko kanker dan tumor dalam tubuh. Bawang putih akan membantu memerangi dua zat tersebut, sehingga Anda akan terhindar dari kanker dan tumor.

Selain itu, jika Anda mengonsumsi bawang putih kating secara rutin, dikatakan dapat menurunkan risiko terjadinya kerusakan sel yang dapat menyebabkan kanker dan tumor. Cara mengonsumsi bawang putih kating untuk mencegah dan menurunkan risiko penyakit kronis tersebut tidaklah sulit.

Anda bisa mengonsumsi bawang putih kating secara utuh atau memasaknya dengan cara direbus dan dikukus. Namun, sebaiknya hindari mengonsumsi bawang putih kating dengan cara digoreng atau dibakar. Ini dapat mempercepat proses oksidasi zat antioksidan serta menambah kadar zat karsinogen pada bawang.

Baca juga:  Biaya & Cara Mengurus BPOM Kosmetik

Obat Batuk dan Pilek

Dikutip dari doktersehat, bawang putih dapat dijadikan sebagai obat tradisional untuk mengatasi batuk dan pilek. Tidak hanya bawang putih biasa atau lokal, bawang putih kating juga memiliki kemampuan yang sama. Hal ini karena bawang putih kating mengandung senyawa allicin yang berperan sebagai antimikroba, antijamur, antiinflamasi, dan antiinfeksi.

Senyawa allicin pada bawang putih kating diklaim mampu mengobati batuk dan pilek yang disebabkan oleh virus, bakteri, alergi, dan infeksi. Cara menyembuhkan batuk dan pilek menggunakan bawang putih kating tidaklah sulit. Anda hanya perlu memakan bawang putih kating mentah secara utuh maupun dikunyah.

Bawang putih

Bawang putih

Selain dapat menyembuhkan batuk dan pilek, menurut penelitian, mengonsumsi bawang putih kating mentah juga dapat menaikkan daya imun tubuh. Sehingga, Anda tidak akan mudah tertular penyakit atau terinfeksi virus.

Mengatasi Diabetes

Dilansir dari merdeka.com, bawang putih kating yang dikonsumsi sebanyak 2 hingga 3 siung didampingi vitamin B dan thiamine, dikatakan dapat menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes. Hal ini karena senyawa allicin pada bawang putih kating yang dikombinasikan vitamin B dan thiamine bisa merangsang pankreas untuk mengirimkan insulin ke seluruh tubuh.

Baca juga:  Cara Membuat Bean Bag Lengkap, Hasilnya Enggak Kalah dengan Buatan Pabrik!

Cara di atas bisa Anda coba dengan rekomendasi dokter. Seperti yang kita ketahui, setiap pasien diabetes memiliki tingkat kekronisan yang berbeda. Selain itu, vitamin B dan thiamine untuk penderita diabetes tidak bisa didapatkan secara sembarangan. Anda hanya bisa mendapatkannya jika dokter merekomendasikan. Sebagai pasien penyakit diabetes, Anda juga tidak bisa membeli vitamin B sembarangan di apotek. Ini karena vitamin B yang dimaksud adalah vitamin B untuk terapi diabetes.

Selain sejumlah manfaat, bawang putih kating juga bisa dipakai untuk mengobati demam, masuk angin, perut kembung, ambeien, menjaga kesehatan jantung, dan mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh. Semua manfaat bawang putih kating bisa Anda dapatkan jika Anda mengonsumsinya secara teratur dan rutin.

[1] Hapsari, Lina Wahyu & Darmawan Saptadi. 2018. Respon Beberapa Varietas Bawang Putih (Allium sativum L.) dalam Pertumbuhan dan Potensi Pembentukan Umbi Mikro terhadap Pemberian Berbagai Konsentrasi Sukrosa. Jurnal Produksi Tanaman, Vol. 6(9): 2166-2174.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*