Ingin Mencoba Veganisme? Lakukan Tips dan Trik Berikut!

Ilustrasi: gaya hidup veganisme (sumber: sanitarium.co.nz) Ilustrasi: gaya hidup veganisme (sumber: sanitarium.co.nz)

Menu vegan menjadi pola makan sehat yang populer dan direkomendasikan ADA (American Dietetic Association) untuk diterapkan pada semua kondisi maupun tahap perkembangan individu.[1] Saking populernya diet vegan, muncullah veganisme, yakni aliran yang menganut aturan untuk membatasi diri dari makanan hewani dan turunannya. Sementara banyak yang ingin mencoba veganisme, pastikan Anda mengetahui tips dan triknya supaya pola makan vegan efektif untuk kesehatan Anda.

Menjadi Veganisme Tidak Mudah

Veganisme telah menjadi tren karena memiliki manfaat kesehatan, seperti peningkatan kesehatan jantung dan penurunan berat badan. Itu bisa terjadi karena Anda menghindari produk hewani dan memperbanyak sayuran sebagai asupan . Namun, ini adalah perubahan pola makan yang tak biasa, apalagi bagi karnivora sejati. Tak heran, banyak orang kesulitan menjalani veganisme.

“Ini bukan sihir. Ini hal yang sulit untuk dilakukan,” kata Eric Rimm, profesor epidemiologi dan nutrisi di Harvard T.H. Chan School of Public Health kepada jurnalis Harvard Health Publishing.

Pola makan vegan tidak secara otomatis sama nilainya dengan makanan sehat. Sebagai contoh, kentang goreng bisa menjadi makanan vegan tetapi belum tentu sehat jika tidak diolah dengan baik.

Baca juga:  Fakta Unik, Manusia Bisa Bersahabat Karena Aroma Tubuh yang Sama

“Menjadi vegan tidak membebaskan Anda dari tanggung jawab untuk membuat pilihan nutrisi yang baik,” kata Meir Stampfer, profesor epidemiologi dan nutrisi Harvard T.H. Chan School of Public Health. Ada banyak hal yang harus Anda perhatikan jika ingin menjalani veganisme dan berikut tipsnya.

Tips Menjalani Veganisme

Memahami Alasan dan Motivasi Menjadi Vegan

Dengan segala jenis perubahan, semakin kuat alasan Anda, semakin besar kemungkinan Anda akan menjadi vegan sejati. Ketika memutuskan untuk menjadi vegan, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan dan carilah alasan serta motivasi yang membuat Anda semakin yakin untuk menjalani veganisme.

Anda bisa menjadikan kesehatan sebagai alasan utama. Ini berarti, Anda bisa menghapus produk hewani dan susu untuk mengurangi lemak jenuh dan natrium, yang dapat membantu menurunkan berat badan, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, kolesterol darah, dan diabetes.

Dengan gaya hidup dan tujuan yang berorientasi pada kesehatan, Anda bisa mengendalikan bagaimana dan kapan Anda melakukan veganisme. Tidak ada tenggat waktu yang harus dipenuhi untuk menjadi vegan. Ini hanya tentang cara makan dan memilih jenis makanan.

Ilustrasi: gaya hidup veganisme (sumber: salon.com)

Ilustrasi: gaya hidup veganisme (sumber: salon.com)

Cari Resep Vegan yang Disukai

Persiapan adalah kunci menjadi vegan sejati dan untuk itu, Anda harus memikirkan makanan apa yang bisa Anda makan. Jangan memikirkan bahwa Anda akan menyesal karena tidak bisa makan daging dan turunannya. Buka pikiran Anda, karena ada banyak bahan makanan vegan yang lebih lezat daripada daging dan turunannya.

Baca juga:  Gejala Anda Memasuki Masa Menopause dan Cara Mengatasinya

Jika berbicara mengenai makanan vegan yang lezat, Anda harus tahu cara mengolahnya dan ini bisa Anda dapatkan dengan mudah di internet. Carilah resep makanan vegan yang membuat nafsu makan Anda tergugah. Sebagai pemula, khususnya untuk Anda karnivora sejati yang ingin menjalani veganisme, cobalah resep stik vegan.

Setelah Anda cukup puas menikmati rasa daging nabati, secara bertahap, tingkatkan pola makanan Anda dengan rasa yang benar-benar bersayur, seperti tumis kangkung dan sayur sup. Dengan begini, Anda tidak akan berpikir untuk memilih makanan berbau hewani lagi.

Perhatikan Kandungan Nutrisi Makanan Vegan

Bukan berarti banyak sayur akan membuat Anda sehat dan ini adalah salah satu hal yang riskan pada diet vegan. Jika Anda ingin menjalani veganisme, tentukan jenis dan bahan makanan dengan kandungan nutrisi seimbang, sama seperti ketika Anda mengonsumsi makanan empat sehat lima sempurna.

Baca juga:  Benarkah Gel Manicure Bisa Picu Kanker?

Bisa dibilang, mengatur pola makanan vegan sangat tricky dan membutuhkan ketelitian ekstra. Resep diet vegan juga tidak jauh berbeda dengan diet sehat, sehingga Anda yang masih awam perlu berkonsultasi dengan ahli gizi untuk menentukan jenis makanan harian. Sesekali, Anda juga perlu bereksperimen, seperti mengganti lemak hewani tidak sehat dengan produk lemak nabati yang lebih sehat.

Tak hanya itu, salah satu fokus makanan vegan adalah mendapatkan asupan vitamin B12 cukup. Sayangnya, sebagian besar sumber vitamin B12 adalah produk hewani. Namun, jangan khawatir, karena Anda bisa mendapatkannya dari makanan tinggi protein, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, dan turunannya. Anda juga bisa mendapatkan vitamin tersebut dari suplemen atau multivitamin.

[1] Febriyanto, Bagus Nuswantoro. 2011. Konsep Diri Pelaku Vegetarian (Studi Kasus pada Pelaku Vegetarian di Wilayah Kota Semarang Tahun 2011) (Skripsi). Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*