Review Sariayu Acne Care Facial Foam
Jerawat. Mungkin masalah kulit ini termasuk yang paling sering dialami oleh sebagian orang. Penyebab timbulnya dipercaya karena adanya bakteri yang bereaksi terhadap kotoran dan debu yang menempel pada wajah.
Sebenarnya, sudah terdapat bakteri pada wajah Anda. Akan tetapi, bakteri itu tidak akan bereaksi jika tidak diberi ‘makanan’. Makanan yang dimaksud adalah debu, kotoran, minyak wajah, dan lain-lain. Intinya adalah pada saat wajah Anda kotor, kemungkinan muncul jerawat lebih besar.
Namun jerawat tidak hanya muncul akibat reaksi antara bakteri yang bertemu dengan debu dan kotoran di wajah semata. Perubahan hormon yang fluktuatif, juga kondisi mental, seperti stres, juga bisa memicu timbulnya jerawat. .
Walaupun mungkin mencuci muka bukan menjadi satu-satunya pencegah timbulnya jerawat, tetap saja Anda tetap harus melakukannya secara rutin. Tidak perlu terlalu sering, misalnya 5 kali sehari karena Anda ingin wajah senantiasa bersih. 2 Kali sehari saja sudah cukup apabila dilakukan secara teratur dan disiplin pada setiap pagi hari dan menjelang tidur. Terlalu sering mencuci wajah juga memiliki efek negatif pada permukaan kulit, bisa jadi malah mengakibatkan jerawat muncul.
Saat ini, sudah banyak produk perawatan kulit yang menambahkan klaim anti-acne atau anti jerawat. Anda hanya perlu memilah mana produk yang cocok untuk kulit, yaitu dengan melihat kandungan di dalamnya.
Salah satu produk pembersih wajah lokal yang bisa Anda pilih yaitu Sariayu Acne Facial Foam. Dilihat dari namanya, sabun pembersih wajah itu memiliki tekstur foam. Harganya cukup murah yaitu sekitar Rp 18 ribuan (berat produk 75 gram), dan dapat dibeli baik secara online maupun offline.
Dikarenakan jerawat masih merupakan masalah kulit yang sering dialami oleh sebagian besar orang, mungkin itu alasan produk-produk anti acne diburu konsumen. Tidak terkecuali dengan Sariayu Acne Facial Foam. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya review yang diberikan untuk produk itu.
Review yang diberikan tidak hanya dilihat dari hasil pemakaian, tetapi juga dari kemasan, harga, tekstur, adanya aroma atau wewangian atau tidak, dan lainnya. Dari segi kemasan, pembersih wajah dari Sariayu itu berbentuk tube dengan flip cap atau pembuka produk berbentuk flip. Pada bagian depan kemasan terdapat gambar tumbuhan dengan tulisan Busa Pembersih Jerawat Acne Care Facial Foam.
Dari kemasan depan saja, Anda sudah bisa melihat setidaknya dua kandungan yang mungkin ada di dalamnya yaitu minyak pegagan dan kenanga yang dinilai bisa membantu mengurangi jerawat. Desain kemasannya dinilai simpel dan membuat kesan fresh. Flip cap-nya juga kuat.
Pada bagian belakang produk terdapat cara pemakaian (dalam Bahasa Indonesia dan Inggris), bahan yang terkandung di dalam produk, dan nama produsen (PT Martha Berto Tbk). Terdapat pula informasi mengenai tanggal kedaluwarsa, klaim produk, dan hal yang perlu diperhatikan. Produk itu diklaim ‘no animal testing’ atau diuji cobakan pada binatang, dan telah diuji oleh ahli dermatologi.
Ketika isi produk dikeluarkan, warnanya seperti susu putih. Tekstur produk dinilai tidak begitu kental, namun tidak begitu cair juga. Dan, Sariayu Acne Facial Foam itu memiliki wewangian floral seperti bunga, namun masih wajar, tidak menyengat, sehingga tidak mengganggu. Bagi Anda yang sensitif terhadap wewangian, hal ini bisa saja mengganggu.
Jika mematuhi aturan cara pakai pada kemasan, disebutkan bahwa Anda bisa mengeluarkan produk secukupnya ke telapak tangan, kemudian basahi dengan air hingga berbusa. Setelah itu, usapkan sambil lakukan pemijatan secara perlahan pada area wajah. Kemudian, bilas hingga bersih. Produk ini bisa digunakan pada pagi dan malam hari.
Sesuai dengan klaim produk, konsumen yang sudah mencoba mencuci wajah menggunakan Sariayu Acne Facial Foam, mendapati busa dari produk itu cukup banyak. Namun, hal itu bisa menjadi salah satu kekurangan yaitu dapat membuat kulit wajah menjadi kering. Dan, review itu juga ada pada beberapa orang (bisa Anda baca di sumber online, salah satunya di forum review Female Daily tentang produk terkait). Dikarenakan busa yang dihasilkan cukup banyak, Anda hanya perlu mengeluarkan produk kira-kira sebesar biji kacang.
Hasil pemakaian pada setiap orang mungkin berbeda. Ada yang merasakan perbedaan seperti jerawat menjadi jarang muncul, tetapi ada pula yang merasa bahwa hasil yang didapatkan setelah pemakaian tidak sesuai dengan klaim pada produk. Beberapa orang merasa kulit mereka malah muncul jerawat. Hal itu mungkin saja, ada kandungan produk yang tidak cocok di kulit dan malah memicu timbulnya jerawat. Mungkin salah satunya adalah oil atau minyak.
Jika ternyata Anda tidak cocok menggunakan facial foam dari Sariayu, sebaiknya dihentikan. Tanda ketidakcocokan terhadap produk bisa berupa timbulnya jerawat dalam jumlah cukup banyak, kulit menjadi merah, gatal, atau bahkan panas. Tetapi, bagi Anda yang tidak mengalami tanda-tanda seperti itu, mungkin bisa melanjutkan pemakaian.
Mencuci wajah memang penting dan tidak boleh dihindari. Hal ini tidak hanya berlaku bagi pemilik kulit berjerawat saja, tetapi juga jenis kulit lainnya. Supaya mencuci wajah bisa memberikan hasil optimal, Anda perlu mengetahui hal-hal mendasar mengenai kegiatan mencuci wajah.
Salah satunya adalah mengaplikasikan sabun cuci muka pada saat wajah dalam kondisi kering. Mungkin hal ini tidak dilakukan oleh semua orang. Ada beberapa orang yang membasahi wajahnya terlebih dahulu. Pada saat Anda mengaplikasikan sabun wajah dalam kondisi wajah basah, maka produk pembersih hanya akan sekadar ‘numpang lewat’ karena efek licin dari air. Berbeda jika Anda mengaplikasikan sabun ketika kulit dalam kondisi kering, kotoran akan lebih efektif terangkat dan pori-pori menjadi lebih bersih.



Leave a comment