Manfaat Glisodin untuk Promil dan Ibu Hamil, Apakah Aman?

Glisodin (sumber: glisodin) Glisodin (sumber: glisodin)

Glisodin merupakan suplemen makanan buatan Kalbe Farma yang selama ini dikenal sebagai produk yang baik untuk promil (program kehamilan) dan ibu hamil. Suplemen antioksidan ini disebut bermanfaat untuk membantu mengatasi masalah kesuburan. Oleh sebab itu beberapa dokter meresepkan obat ini untuk menunjang promil. Sebelum membeli suplemen Glisodin, sebaiknya ketahui terlebih dahulu kandungan serta manfaat lengkap dari Glisodin.

Tentang Glisodin

Salah satu contoh antioksidan sintetik adalah glisodin. Glisodin adalah suplemen antioksidan yang terbuat dari ekstrak melon dan gliadin. Ekstrak melon yang terkandung dalam glisodin merupakan sumber yang kaya enzim antioksidan SOD (Superoxide Dismutase).

Melon mengandung gula yang tinggi dan lycopene yang berfungsi sebagai anti kanker. Melon merah dan orange juga mengandung carotenoid yang dapat melindungi sel tubuh terhadap kerusakan radikal bebas dan dapat diubah menjadi vitamin A dalam tubuh.

SOD yang terkandung di dalam buah melon merupakan antioksidan pertama yang dimobilisasi oleh sel sebagai mekanisme pertahanan tubuh. SOD diperkirakan lebih kuat dibanding vitamin antioksidan karena SOD mengaktivasi produksi antioksidan tubuh sendiri termasuk katalase dan glutation peroksidase. Selain mengandung ekstrak melon, glisodin juga mengandung gliadin yang merupakan glikoprotein yang terdapat di dalam gandum.[1]

Baca juga:  Terkenal Menyehatkan, Ternyata Makan Selada Air Ada Efek Sampingnya

Produk Glisodin tersedia di toko obat maupun apotek terdekat dengan harga sekitar Rp214.500 per botol isi 30 kapsul. Agar lebih jelas, berikut ulasan lengkap mengenai kandungan, manfaat, dan dosis Glisodin untuk membantu memelihara daya tahan tubuh.

Komposisi Glisodin

Tiap kapsul mengandung: Serbuk Glisodin setara dengan aktivitas SOD 250 IU *Glisodin = Super Oxide Dismutase ekstrak Melon dengan Gliadin.

Manfaat Glisodin

Glisodin sebagai suplemen antioksidan untuk memperoleh efek perlindungan terhadap gangguan sistem pertahanan alamiah tubuh, seperti saat fase penyembuhan, terpapar sinar matahari atau ultraviolet secara terus menerus, atau latihan fisik yang berat (setelah pertandingan olahraga atau untuk orang yang berolahraga pada saat-saat tertentu).

Glisodin juga disebut dapat membantu terapi kondisi atau penyakit terkait stres oksidatif, seperti penuaan dini, aterosklerosis(plak lemak pada pembuluh darah), diabetes melitus, osteoartritis, PPOK, katarak, infertilitas, dan masih banyak lagi. Sejauh ini, Glisodin kabarnya telah diteliti pada manusia (uji klinis) pada kasus terapi hiperbarik oksigen, sunburn, aterosklerosis, latihan fisik intensif, AIDS, dan asma pada anak dengan imunoterapi tungau debu rumah.

Baca juga:  Bagaimana Cara Mengatasi Rasa Cemas Selama Pandemi?

Dosis & Aturan Minum Glisodin

Tidak ada dosis maksimal untuk Glisodin. Studi yang ada telah menggunakan Glisodin dengan dosis hingga 1500 IU/hari selama 4 minggu atau 500 IU/hari selama 2 tahun tanpa ada efek samping yang bermakna.Glisodin sebaiknya diberikan 1 kapsul sehari saat makan pagi.

Glisodin juga dapat dibuka kapsulnya, kemudian isinya dilarutkan dalam air putih dan diberikan melalui NGT (Nasogastric Tube). Glisodindapat dikombinasi dengan obat atau suplemen lain, tetapi sebaiknya diberi jarak/jeda waktu konsumsi 1-2 jam.Glisodin juga bisa diberikan jangka panjang dengan dosis pemeliharaan 1 kapsul per hari.

Glisodin untuk Promil dan Ibu Hamil

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, pada saat promil alias program hamil, dokter memang kerap meresepkan suplemen atau produk vitamin yang mengandung zat-zat antioksidan untuk meningkatkan kesuburan, baik pada wanita maupun pria.

“Glisodin merupakan ekstrak melon yang dicampur dengan zat yang berfungsi sebagai anti oksidan. Anti oksidan ini dapat membantu mengatasi berbagai keluhan yang memang salah satunya adalah gangguan kesuburan. Namun, penting untuk diingat bahwa zat ini hanya membantu dan bukan mengobati. Penanganan utamanya tetap memerlukan terapi dari dokter,” kata dr. Andika Surya Atmadja, seperti dilansir dari Alodokter.

Baca juga:  Efek Samping Veet untuk Merontokkan Bulu

Kemudian, jika merujuk pada situs resmi Kalbemed, Glisodin disebut belum diteliti keamanannya pada ibu hamil. Oleh sebab itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter apabila Anda ingin mengonsumsi Glisodin selama masa kehamilan. Pasalnya, dalam kondisi tertentu Glisodin mungkin bisa saja menimbulkan efek samping seperti mual dan muntah, meskipun ini tergolong jarang. Untuk mengurangi rasa mual karena konsumsi Glisodin, maka suplemen ini bisa dikonsumsi setelah makan.

[1]Apriani, dkk. 2017. Efektivitas Pemberian Antioksidan Sintetik Terhadap Kadar Superoxide Dismutase (SOD) PADA Aktivitas Fisik Anaerobik. Jurnal Kesehatan: Jurnal Ilmiah Multi Sciences. VII(12): 55-65.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*