Terkenal Menyehatkan, Ternyata Makan Selada Air Ada Efek Sampingnya

Selada air segar (sumber: nutritionfacts.org) Selada air segar (sumber: nutritionfacts.org)

Selada air menjadi salah satu sayur lalapan yang diminati banyak orang. Permintaan pasar dan jumlah pemasok yang seimbang, membuat konsumen mudah menemukannya di pasaran. Bahkan, tak sedikit swalayan atau minimarket yang menjualnya. Sementara ada banyak manfaat selada air, tahukah Anda bahwa ada efek samping yang mengejutkan jika terlalu banyak mengonsumsinya?

Kandungan dan Manfaat Makan Selada Air

Secara ilmiah, selada air dikenal dengan nama Nasturtium officinale R. Br. Ini adalah tumbuhan yang tergolong famili Brassicaceae dari Eropa dan Asia. Selada air dapat tumbuh dengan subur di daerah yang beriklim dingin di aliran air yang bersih dengan aliran yang pelan. Secara umum, selada air biasanya dikonsumsi sebagai sayur dengan cara diolah atau mentah sebagai bahan campuran salad.

Salad selada air (sumber: food52.com)

Salad selada air (sumber: food52.com)

Banyak orang menyukai selada air bukan hanya karena rasanya yang segar dan renyah, tetapi juga karena kandungan nutrisinya. Selada air diperkaya dengan vitamin A dan C, niasin, asam askorbat, tiamin, riboflavin, dan zat besi. Dengan komposisi vitamin dan zat lainnya, tanaman ini juga dikenal sebagai obat herbal. Bahkan, sudah sejak lama selada air dikenal sebagai obat sakit perut oleh bangsa Turki.

Baca juga:  Pentingnya Kalium untuk Ibu Hamil, Mulai dari Mengurangi Kaki Kram Hingga untuk Saraf Janin

Selain bermanfaat untuk obat sakit perut, selada air konon bisa dimanfaatkan sebagai obat diabetes, bronkitis, diuresis, sebagai anti ulserogenik, mengobati kudis, tuberkulosis, influenza, asma, suplemen nutrisi dan melancarkan pencernaan, antimikroba, serta antikarsinogenik. Sebagai antikarsinogen, selada air memiliki khasiat untuk mengurangi risiko kanker payudara, pengobatan kanker paru-paru, dan kanker lainnya. Berdasarkan sebuah studi, selada air juga dapat melancarkan fungsi pankreas.[1]

Banyaknya manfaat pada selada air, membuat tanaman tersebut dijadikan sebagai bahan pangan harian. Bahkan, tak jarang orang mengonsumsinya secara berlebih untuk mendapatkan khasiatnya. Padahal, mengonsumsi tanaman ini secara berlebihan ternyata tidak baik untuk kesehatan Anda.

Efek Samping Makan Selada Air

Sajian makanan olahan dari selada air (sumber: eatingwell.com)

Sajian makanan olahan dari selada air (sumber: eatingwell.com)

Mengonsumsi selada air dengan dosis yang cukup akan sangat membantu meningkatkan kesehatan dan mengatasi masalah kesehatan Anda. Namun, Anda tidak dianjurkan untuk mengonsumsi selada air secara berlebihan. Sebaiknya Anda juga tidak mengonsumsi selada air setiap hari dengan jumlah lebih dari satu ikat.

Dosis yang cukup untuk mengonsumsi selada air paling maksimal adalah satu ikat setiap hari atau tidak lebih dari satu lingkar ukuran jari telunjuk dan jempol orang dewasa. Mengonsumsi selada air secara berlebihan dapat menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi dalam tubuh.

Baca juga:  Rutin Memantau Tekanan Darah Turunkan Risiko Kematian Ibu Hamil

Seperti yang kita ketahui, selada air tidak memiliki kadar gizi yang lengkap, termasuk kandungan karbohidrat, lemak, dan kalori yang sangat minim. Jika Anda memaksakan mengonsumsi selada air setiap hari dan tidak memperhatikan kadar gizi yang harus Anda terima, maka Anda akan mengalami malnutrisi.

Malnutrisi seperti ini juga sering dialami oleh orang yang diet. Jika Anda ingin memulai program diet, Anda harus mengetahui kadar kalori yang dibuang dan diterima jika Anda menjalankan program diet tersebut. Orang yang tidak memperhatikan dua hal ini, biasanya lebih mementingkan kadar kalori yang dibuang.

Ilustrasi: wanita akan memakan sandwich selada air (sumber: fasdapsicanalise.com)

Ilustrasi: wanita akan memakan sandwich selada air (sumber: fasdapsicanalise.com)

Selada air yang dipercaya bisa membantu proses metabolisme dengan cepat, membantu menurunkan kadar kolesterol, dan mengikis lemak dengan cara detox, sering dikonsumsi orang yang secara berlebihan. Kebanyakan orang berpikir, semakin banyak mengonsumsi selada air sebagai makanan diet, maka tubuh akan cepat langsing dan berat badan dapat berkurang dengan cepat. Padahal, ini berisiko tinggi untuk malnutrisi selama diet.

Baca juga:  Lagi Hits di Dunia Kecantikan, Seperti Ini Cara Menanam Pegagan yang Benar

Selain itu, mengonsumsi selada air secara berlebihan dapat menyebabkan beberapa macam penyakit akibat kontaminasi. Dilansir dari Tribun Manado, sayuran yang dikonsumsi secara mentah memiliki risiko tinggi terkena kontaminasi virus dan bakteri. Selain itu, ditemukan juga kasus orang cacingan akibat mengonsumsi selada air berlebihan.

Untuk menghindari kasus tersebut, selain tidak mengonsumsi secara berlebihan, Anda juga perlu memperhatikan proses memasak dan membersihkan sayur. Agar selada air bebas dari virus, bakteri, dan cacing, Anda harus mencucinya dengan bersih menggunakan air mengalir. Bila perlu, Anda bisa merendam selada air dalam air garam selama 3 menit. Cara ini terbilang ampuh untuk menghilangkan cacing atau ulat yang bersarang pada batang selada air.

Agar terhindar dari penyakit akibat kontaminasi yang terjadi, sebaiknya Anda mengurangi atau tidak mengonsumsi selada air secara mentah. Selada air yang bebas kontaminasi dan aman konsumsi secara umum adalah selada air yang sudah matang dan diolah dengan baik menggunakan suhu tinggi.

[1] Sa’adah, Lilis. 2016. Analisis Antioksidan pada Selada Air (Nasturtium officinale R. Br.) Sebagai Antikanker (Prosiding Seminar Nasional Sains dan Entrepreneurship III). Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo Semarang.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*