Gejala, Penyebab, dan Cara Menghilangkan Cemas Berlebihan
Cemas adalah bentuk emosi yang ditandai dengan perasaan tidak nyaman, takut, dan gelisah. Ini adalah bentuk emosi yang wajar dan biasanya akan hilang seiring berjalannya waktu. Namun, bagi sebagian orang, cemas adalah hal yang berisiko terhadap kesehatan psikologis dan bisa menyebabkan anxiety disorder, apalagi jika rasa cemas itu terlalu berlebihan. Lalu, bagaimana cara efektif untuk menghilangkannya?
Gejala dan Penyebab Cemas Berlebihan
Reaksi kecemasan akan berbeda pada setiap individu. Pada sebagian orang, reaksinya tidak selalu diiringi reaksi fisiologis. Namun, pada orang-orang tertentu, kompleksitas respons dalam kecemasan bisa melibatkan reaksi fisiologis sesaat, di antaranya jantung berdebar, keringat dingin, sakit perut, sakit kepala, dan gatal-gatal.
Saat seseorang mulai merasa cemas, apalagi berlebihan, sistem pertahanan diri akan menilai kembali ancaman, diiringi dengan usaha untuk mengatasi, mengurangi, dan menghilangkan. Biasanya, seseorang akan menggunakan pertahanan diri (defence mechanism) dengan cara meningkatkan aktivitas kognisi atau motorik dan inilah yang membuat gejala kecemasan muncul.
Kecemasan biasanya berasal dari persepsi terhadap peristiwa yang tidak terkendali (uncontrolled), sehingga individu akan fokus kepada tindakan tak terkendali juga. Salah satu contoh peristiwa yang tak terkendali dan membuat rasa cemas muncul serta meningkat adalah kehilangan, mengalami peristiwa buruk, dan terjadi pandemi.
Dilansir dari HuffPost, saat terjadi pandemi, sebagian besar masyarakat di Amerika Serikat merasa cemas berlebihan. Hal ini diakibatkan jumlah kematian yang terus meningkat setiap harinya dan ini menimbulkan persepsi yang buruk di kalangan masyarakat. Beberapa orang juga memiliki pemikiran bahwa ini akan menjadi semakin buruk, sehingga mereka tidak bisa menahan rasa cemas berlebihan.
Jika rasa cemas yang berlebihan dibiarkan begitu saja, ini bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Dicuplik dari helloSEHAT, rasa cemas berlebihan sulit dihilangkan dan membuat penderitanya kesulitan berkonsentrasi untuk menjalankan berbagai aktivitas. Tak hanya itu, rasa cemas berlebih bisa menyebabkan insomnia atau sulit tidur, tegang otot, dan gangguan mental seperti anxiety disorder atau depresi.
Nah, bagi Anda yang merasakan gejala kecemasan berlebih seperti di atas, Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya. Berikut adalah cara mengatasi rasa cemas berlebihan.
Cara Mengatasi Cemas Berlebihan
- Lakukan berbagai hal yang membuat pikiran Anda lebih fokus dan terkontrol, seperti hobi Anda. Bagi Anda yang bingung menjalankan hobi apa untuk menghilangkan rasa cemas, Anda bisa berolahraga, meditasi, melukis, bermain musik, berkebun, memasak, membaca buku, dan menonton film. Selain terbilang ampuh untuk menghilangkan gejala cemas, kegiatan tersebut bisa meningkatkan kreativitas Anda.
- Hadapi rasa cemas Anda untuk menemukan solusi sebagai bentuk pertahanan diri, sehingga rasa cemas akan hilang dalam waktu singkat. Bisa dibilang, jika Anda mampu menghadapi penyebab rasa cemas, Anda akan kehilangan rasa takut dan panik, sehingga segala hal di hadapan Anda akan terlihat lebih mudah untuk dilakukan.
- Merasionalkan penyebab rasa cemas yang Anda hadapi tanpa bermaksud merasionalkan sesuatu yang tidak masuk akal atau membuat segala sesuatu yang bersifat imajinasi menjadi nyata.[1] Dengan kata lain, Anda melakukan rasionalisasi terhadap suatu hal supaya Anda bisa menerima keterbatasan diri sendiri dan mengetahui cara yang tepat untuk menghilangkan penyebab cemas tersebut.
- Dilansir dari CNN Indonesia, Anda juga bisa menghilangkan rasa cemas menggunakan produk aromaterapi, antara lain lilin wangi, dupa, dan minyak esensial. Beberapa penelitian menunjukkan, aromaterapi mampu membantu Anda lebih rileks, meningkatkan mood, dan menstabilkan detak jantung. Rekomendasi wewangian yang dapat menghilangkan gejala cemas berlebihan, di antaranya bergamot, lavender, dan jeruk.
- Masih dari sumber yang sama, Anda juga bisa menghilangkan gejala cemas lewat minuman dan salah satu jenis minuman yang ampuh adalah teh chamomile hangat. Ini sebenarnya adalah ramuan herbal yang diklaim mampu menenangkan saraf, memperbaiki kualitas tidur, dan sebagai bahan terapi alternatif untuk mengobati kecemasan.
- Latihan pernapasan dalam juga bisa menjadi salah satu terapi yang efektif untuk mengurangi gejala kecemasan. Napas yang terlalu cepat diketahui sebagai salah satu gejala cemas berlebihan. Dengan berlatih pernapasan dalam, Anda bisa mencegahnya. Selain itu, cara ini konon bisa mengurangi gejala jantung berdebar, sakit kepala ringan, dan menghentikan serangan panik.
Khusus untuk Anda yang memiliki pola hidup kurang sehat, seperti jarang olahraga, sering makan-makanan berlemak, dan sering minum minuman beralkohol serta berkafein, sebaiknya kurangi itu semua dan beralih ke pola hidup yang lebih sehat. Ini akan membantu membuat tubuh Anda lebih kuat dan pikiran Anda menjadi lebih positif, sehingga tidak mudah terpengaruh dengan penyebab munculnya rasa cemas berlebihan.
[1] Vibriyanti, Deshinta. 2020. Kesehatan Mental Masyarakat: Mengelola Kecemasan di Tengah Pandemi Covid-19. Jurnal Kependudukan Indonesia Edisi Khusus Demografi dan COVID-19, hal. 69-74.


Leave a comment