Kegunaan Kapur Gamping dalam Kehidupan Sehari-hari
Mayoritas dari Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan kapur gamping. Material satu ini memang sungguh multifungsi, karena menyimpan banyak kegunaan untuk kehidupan sehari-hari kita. Beberapa orang memanfaatkan kapur gamping untuk pekerjaan konstruksi, beberapa lainnya memanfaatkan kapur gamping untuk keperluan pertanian, dan bahkan ada juga yang menggunakan kapur gamping untuk membantu proses pemurnian air dan semacamnya.
Batu kapur merupakan sumber daya mineral yang melimpah di Indonesia, jumlahnya diperkirakan sekitar 2.160 miliar ton. Endapannya tersebar di berbagai pulau seperti Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Irian Jaya,serta pulau-pulau lainnya. Bagi sebagian orang, batukapur mungkin bukan merupakan barang aneh dandianggap tidak terlalu bernilai karena mudahmemperolehnya serta harganya relatif murah. Namunbagi sebagian orang lainnya, batu kapur tetapmerupakan sumber daya mineral yang sangatmenarik.
Batu kapur (limestone) adalah jenis batuan karbonat yang terjadi di alam, disebut juga batu gamping. Mineral utama batu kapur adalah kalsit (CaCO3), mineral lainnya merupakan mineral pengotor, biasanya terdiri dari kuarsa (SiO2), karbonat yang berasosiasi dengan mineral besi dan mineral lempung, serta bahan organik sisa tumbuhan.
Mineral kalsit terbentuk melalui proses sedimentasi sehingga batu kapur disebut pula batuan sedimen. Mineral kalsit berstruktur kristal sistem heksagonal. Selain kalsit di alam ditemukan pula mineral karbonat lainnya yaitu aragonit (CaCO3) yang mempunyai komposisi kimia sama dengan kalsit namun struktur kristalnya berbeda yaitu sistem ortorombik.
Aragonit ditemukan pada kulit kerang (oyster shells) dan keong (oolites). Aragonit bersifat metastabil, dalam waktu lama akan berubah menjadi kalsit. Mineral karbonat lain yang berasosiasi dengan kalsit adalah siderit (FeCO3), ankerit (Ca2MgFe(CO3)4), dan magnesit (MgCO3), mineral-mineral tersebut umumnya ditemukan dalam jumlah kecil.
Kegunaan Kapur Gamping
Batu kapur dan produktanya telah banyak digunakan dalam berbagai industri, sebagai bahan imbuh dalamindustri peleburan logam baik besi maupun bukan besi dan industri kaca (glass); bahan pengisi padapembuatan barang-barang dari karet, plastik, karton,cat, pasta gigi, dan lain-lain; bahan pengisi dan pelapis kertas; pengondisi tanah (soil conditioners); pengatur pH dalam sejumlah proses kimia, koagulan dalam pengolahan air; pengendap ion-ionlogam dalam pengolahan limbah cair, penetral gas sulfur oksida (SOx) dan nitrogen oksida (NOx), danlain-lain.[1]
Sebagian besar batu gamping bisa dibuat menjadi batu pecah yang kerap dimanfaatkan untuk material konstruksi, seperti landasan jalan dan kereta api serta agregat dalam beton. Selain itu, kapur gamping juga banyak digunakan untuk bahan perekat semen, mortar, dan plesteran. Yang lebih menarik lagi, kapur gamping bermanfaat untuk keperluan netralisasi atau pemurnian air, stabilisasi tanah, disinfektan kandang unggas, pembuatan kompos, dan masih banyak lagi.
Namun, saat hendak membeli kapur gamping sebaiknya perlu waspada. Pasalnya, kapur berupa bubuk yang telah dikemas oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab terkadang bisa saja dicampur dengan pemutih atau bahan tertentu sebagai penambah berat, sehingga kualitas kapur gamping Anda menjadi kurang baik.
Apabila Anda membutuhkan kapur sebagai bahan bangunan yang baik, maka Anda bisa menggunakan kapur tohor. Dari beberapa jenis kapur yang beredar di pasaran, para petani umumnya memakai jenis dolomit dan kalist karena keduanya dikenal luas sebagai kapur pertanian atau kaptan. Kedua bahan tersebut mempunyai kelebihan daripada kapur tohor atau kapur tembok, yakni dari segi pengaruhnya yang lama dan reaksinya lambat.
Harga Kapur Gamping
Berdasarkan penelusuran di marketplace, harga kapur sirih/batu gamping 1 kg hanya Rp15 ribu. Sedangkan untuk kapur gamping bubuk premium 50 gram harganya antara Rp4 ribu sampai Rp6 ribuan. Harga kapur gamping dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya dan harga kapur gamping di setiap tempat bisa saja berbeda-beda.
Jika Anda membutuhkan kapur gamping, Anda bisa membelinya di toko-toko bahan bangunan, toko bahan kimia, atau bahkan di toko pertanian terdekat yang ada di sekitar Anda. Biasanya kapur gamping tersedia dalam bentuk batuan utuh atau bahkan berbentuk serbuk.
[1] Aziz, M. 2010. Batu Kapur Dan Peningkatan Nilai Tambah Serta Spesifikasi Untuk Industri. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara. 6(3): 116-131.


Leave a comment