Cara Membuat Kuah Bening Bakso Sapi, Dijamin Gurih dan Enak!
Siapa sih yang tidak kenal dengan bakso? Makanan berkuah ini disukai oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bakso bisa dibuat dari berbagai jenis daging, mulai dari daging sapi, daging ayam, hingga daging seafood seperti udang maupun ikan. Bakso akan terasa enak ketika disajikan selagi hangat dengan semangkuk kuah yang bening dan gurih. Selain membeli dalam wujud siap santap, Anda juga bisa membuat bakso sendiri di rumah dengan cara sederhana dan bahan yang mudah ditemui di pasaran.
Bakso di Indonesia ditengarai memiliki akar dari seni kuliner Tionghoa Indonesia. Hal ini terlihat dari nama “bakso” yang berasal dari kata bakso, yang dalam bahasa Hokkien secara harfiah berarti daging babi giling. Karena kebanyakan penduduk Indonesia adalah Muslim, bakso pun biasanya terbuat dari daging halal, seperti daging sapi, ikan, atau ayam.
Bakso begitu populer dan mendunia. Bahkan, bakso sudah ditemukan dalam kumpulan resep Apicius yang konon merupakan kumpulan resep masakan Roma dari akhir abad ke-4 atau awal abad ke-5. Jadi, boleh dibilang bakso sudah dikenal sejak dulu kala. Bakso sendiri dikenal di banyak negara, meski dengan nama dan cara penyajian berbeda.
Misalnya, masyarakat Jerman mengenal bakso dengan namafrikadellen, orang Austria menyebutnya fleischlaibchen atau fleischlaberl, dan orang Yunani mengenalnya sebagai keftedes dan biasanya menyajikannya dalam campuran bawang dan daun mint. Di Belgia, di Flanders, dan Brussels orang mengenal bakso dengan nama ballekes atau bouletten dan orang Wallonia dengan nama boulettes atau boulets, biasanya menyajikannya dengan kentang goreng, kroket, atau kentang rebus, beberapa kadang menambahkan bakso kecil sebagai hiasan untuk sup tomat.
Satu hal yang patut mendapat perhatian dalam proses pengolahan bakso adalah pemilihan daging sebagai bahan utamanya. Daging yang dipilih hendaknya adalah daging sapi, ayam, atau ikan yang masih segar karena hal itu akan memengaruhi kualitas bakso. Pemakaian boraks sebagai pengenyal sekaligus pengawet makanan harus dihindari karena dapat mengganggu kesehatan.[1]
Untuk mendapatkan bakso yang berkualitas dan tahan lama, ada sejumlah hal yang harus benar-benar mendapatkan perhatian.
Tips Membuat Bakso Sapi
- Untuk membuat bakso daging sapi, pilih daging yang masih segar dan berwarna merah tua segar. Daging yang bagus untuk membuat bakso adalah daging yang bebas dari urat ataupun lemak. Daging yang cocok untuk ini adalah daging sapi bagian paha depan.
- Untuk membuat bakso urat, pilih urat sapi yang tidak membengkak ataupun mengembang. Bagian yang cocok untuk itu adalah daging bagian sengkel.
- Gunakan air es ketika menghaluskan adonan agar suhu adonan tetap rendah dan adonan tidak matang ketika digiling.
- Gunakan telur ayam untuk merekatkan adonan.
- Setelah bakso selesai dibentuk, dinginkan dahulu, baru kemudian kemas dan simpan dalam freezer dengan suhu -10°C.[2]
Nah, bagi Anda yang berencana membuat bakso sapi sendiri di rumah, Anda bisa mencoba resep kuah bening bakso sapi yang segar dan sedap berikut ini.
Resep Kuah Bening Bakso Sapi
Bahan Kuah Bening Bakso Sapi
- Tulang sengkel/dengkul 1 buah
- Air 4 liter
- Bawang putih goreng 3 sdm
- Merica bubuk 1 sdt
- Garam 1 sdm
Cara Membuat Kuah Bening Bakso Sapi
- Potong-potong tulang sengkel.
- Didihkan 1 liter air, masukkan tulang sengkel. Masak hingga tulang berubah warna, angkat, dan buang airnya.
- Masak kembali tulang bersama sisa air dan bahan lainnya. Masak di atas api kecil hingga air menjadi 1,5-2 liter. Sajikan bersama bakso.[3]
Perebusan tulang di awal dimaksudkan sebagai sarana pembersihan tulang-tulang. Untuk menghasilkan kuah bakso yang bening, angkat lemak-lemak perlahan saat proses perebusan, dan saring bila perlu saat kuah sudah matang. Untuk variasi rasa, beberapa penjaja suka menambahkan ebi sangrai yang dihaluskan maupun daun jeruk. Untuk menghasilkan kuah yang gurih memang diperlukan waktu perebusan yang cukup lama. Biasanya beberapa penjaja menyisihkan sedikit kuah hari ini untuk digunakan sebagai babon pembuatan kuah di hari berikutnya.[4] Jika ingin menambah aroma dalam kuah bakso, Anda juga dapat menambahkan beberapa batang daun bawang atau daun seledri.
[1] Dapur Aliza. 2011. Kreasi Bakso. Intarina H, editor. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm 4.
[2]Ibid., hlm 5.
[3] Elisa. 2013. Bakso Istimewa: Alami dan Praktis. Surabaya: Linguakata, hlm 10.
[4]Ibid., hlm 11.


Leave a comment