CARA MELELEHKAN MUDAH, SEGINI HARGA GULA BATU CAIR SIAP PAKAI

Gula batu (sumber: cooksinfo.com) Gula batu (sumber: cooksinfo.com)

 

Gula batu adalah gula yang dibuat dari gula pasir yang dikristalkan, melalui bantuan air yang dipanaskan. Biasanya ditambahkan ke dalam teh, dengan aroma yang harum, meski rasa manisnya tidak seperti gula pasir biasa. Cara mencairkan gula batu terbilang mudah karena tinggal melelehkannya dengan teknik double boiling. Sementara itu, ada pula gula batu cair siap pakai yang tersedia di pasaran dengan harga murah.

Dalam bahasa Inggris sering disebut dengan rock sugar, gula batu diperoleh dari kristal bening berukuran besar berwarna putih atau kuning kecokelatan. Kristal bening dan putih dibuat dari larutan gula jenuh yang mengalami kristalisasi secara lambat. Lalu, bagaimana proses pembuatan gula batu?

Proses Pembuatan Gula Batu

Dilansir dari Wikipedia, gula batu pertama kali dibuat di Iran pada abad ke-9 Masehi. Kristal gula ketika itu dibuat dengan melarutkan gula dengan air, lalu dipanaskan hingga menjadi jenuh dan lalu kristalisasi terjadi seiring penurunan temperatur. Kristalisasi menjadi lebih cepat ketika setangkai ranting pohon dimasukkan ke dalam larutan dan kristal gula tersusun di sekitar ranting, membentuk batu.

Secara umum dan sederhana, pembuatan gula batu dapat dilakukan dengan cara air dipanaskan dalam panci hingga mendidih. Sedikit demi sedikit gula pasir dimasukkan dan diaduk perlahan-lahan. Api dimatikan sambil terus diaduk, dan tambahkan lagi gula sampai terlihat butiran-butiran gula yang tidak dapat larut (jenuh). Biarkan hingga dingin. Siapkan wadah kaca yang telah diberi benang yang digantung, lalu tuang larutan gula tadi ke dalam wadah, dan tunggu beberapa jam hingga mengkristal mengerumuni benang. Terbentuklah gula batu.

Baca juga:  Efek Samping & Bahaya Cream of Tartar yang Perlu Diwaspadai

Gula batu putih memiliki rekahan-rekahan kecil yang memantulkan cahaya. Kristal berwarna kuning kecokelatan mengandung karamel. Gula ini kurang manis karena adanya air dalam kristal. Daya larutnya lebih lama dibandingkan gula pasir karena volumenya yang besar sehingga luas permukaannya lebih kecil dibandingkan gula pasir. Meski demikian, gula batu juga sering digunakan untuk minuman teh, wedang jahe, wedang uwuh, dan minuman lainnya.[1]

Kabarnya, kelebihan gula batu dari gula pasir adalah gula batu lebih mudah diubah menjadi energi oleh pankreas. Jika pankreas disebut hanya mampu mengubah sekitar 1/2 sendok gula pasir menjadi energi dalam waktu 140 menit, sedangkan untuk gula batu, pankreas dapat mengubah sekitar 6 sendok makan untuk menjadi energi dalam kurun 140 menit.

Gula batu kerap digunakan untuk mengobati beberapa jenis penyakit. Kandungan vitamin, mineral, dan asam amino dalam gula batu dipercaya dapat mengobati asma, anemia, sulit bernapas, batuk, dan pilek, serta dapat menurunkan tekanan darah, bahkan dapat meringankan kerja ginjal.

Bagi yang sering terserang batuk, pilek, atau demam karena perubahan cuaca, konsumsi campuran gula batu dengan kacang badam dan lada hitam dua kali seminggu. Gula batu juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit batu ginjal dengan cara mencampurkan dua sendok teh sari bawang merah dengan satu sendok teh gula batu yang sudah dihaluskan, dan onsumsi secara rutin selama satu minggu berturut-turut.[2]

Gula batu (sumber: pipanews.com)

Gula batu (sumber: pipanews.com)

Cara Mencairkan Gula Batu

Cara mencairkan atau pemakaian gula batu di aneka minuman menurut sebagian besar orang cukup mudah. Sebaiknya gula batu dibiarkan meleleh sendiri di minuman panas, jangan dimasak bersama. Jadi, apabila ingin membuat teh atau minuman hangat lainnya, Anda tinggal menambahkan gula batu saat minuman sudah siap, yaitu dengan cara dimasukkan di akhir pembuatan.

Baca juga:  Cara Mengkonsumsi Bekatul & Manfaatnya untuk Kesehatan

Ada juga budaya teh di Frisia Timur yang menggunakan satu bongkah kecil gula batu yang diletakkan di dasar cangkir sebelum teh dituang ke cangkir. Anda bisa memilih metode mana saja yang Anda rasa paling pas dengan selera. Setiap bongkah gula batu setara dengan 1 sendok makan (sdm) gula putih atau gula merah (brown sugar) dalam resep.

Cara melelehkan gula batu lainnya adalah dengan teknik double boiling. Teknik double boiling untuk mencairkan gula batu sama seperti saat Anda hendak melelehkan cokelat. Anda tinggal meletakkan gula batu di dalam sebuah mangkuk logam atau bahan kaca tebal yang tahan panas, kemudian diletakkan di atas sepanci air mendidih. Pastikan tidak ada setetes air yang masuk ke gula supaya tidak merusak semua isinya. Jika Anda tidak melakukannya menggunakan double boiler, maka akan berubah menjadi cokelat atau terkaramelisasi layaknya gula pasir yang berubah jadi karamel jika dipanaskan.

Baca juga:  Wajah Tampak Lebih Tirus, Ini Tips Tantouring Pakai Self-Tanning

Apabila Anda tidak ingin repot, di pasaran saat ini sudah tersedia gula batu cair siap pakai berbagai merk dan kemasan. Sebagai gambaran, berikut kisaran harga gula batu cair saat ini.

Harga Gula Batu Cair

Merk Gula Batu Cair Harga
Gula Batu Cair Jala Madu Emas 250 ml Rp10.000
Gula Batu Cair Nagamas 450 gr Rp16.000
Gula Batu Cair Tetes Wangi Cirebon 500 ml Rp21.500

Informasi harga gula batu cair di atas telah kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs jual beli online. Perlu diingat, harga tersebut tidak terikat karena dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pihak penjual. Untuk info lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi toko bahan kue atau supermarket terdekat.

[Update: Ditta]

[1] Gardjito, M. 2013. Bumbu, Penyedap, dan Penyerta Masakan Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

[2] Suryaningsum, S., dkk. 2018. Wedang Uwuh. Klaten: Nugra Media.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*