Efek Samping & Bahaya Sakatonik Liver (Activ)

Ilustrasi: konsumsi sirup suplemen (sumber: rachaelrayshow.com) Ilustrasi: konsumsi sirup suplemen (sumber: rachaelrayshow.com)

Kekurangan sel darah merah atau anemia bisa dialami oleh siapa saja. Orang-orang yang mengalami anemia biasanya cenderung loyo, kelelahan, dan rentan terhadap infeksi. Nah, untuk mencukupi sel darah merah biasanya dokter menyarankan konsumsi makanan yang tinggi zat besi atau suplemen penambah darah. Salah satu obat tambah darah yang bisa dijadikan pilihan adalah Sakatonik Liver (Activ). Lantas, adakah efek samping atau bahaya dari Sakatonik Liver?

Apa Itu Anemia?

Anemia adalah suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah tidak mencukupi kebutuhan fisiologis tubuh yang ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin (Hb). Hemoglobin (Hb) merupakan senyawa pembawa oksigen pada sel darah merah. Kandungan hemoglobin yang rendah dapat beresiko terjadinya anemia.

Anemia erat kaitannya dengan kelelahan, di mana kelelahan dapat mengganggu aktivitas fisik. Hal tersebut disebabkan karena penurunan kadar hemoglobin akan menurunkan transport oksigen dan menurunnya kemampuan otot untuk menangkap oksigen sehingga akan menyebabkan akumulasi asam laktat.

Penanganan anemia dapat diberikan suplemen besi atau tablet tambah darah. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengadakan program pencegahan anemia dengan subsidi pemberian TTD (Tablet Tambah Darah) yang diperuntukkan bagi remaja putri usia 11-18 tahun yang disalurkan melalui sekolah.[1]

Baca juga:  Cara Menyembuhkan Stres dan Depresi Pasca Keguguran

Tentang Sakatonik Liver (Activ)

Untuk mencegah anemia, rutinlah mengonsumsi makanan dan minuman penambah sel darah merah yang mengandung zat besi tinggi seperti daging merah, hati, sayur-sayuran, serta makanan tinggi asam folat seperti kuning telur, ikan teri, susu, dan kacang-kacangan. Nah, selain rajin mengonsumsi makanan sehat, disarankan pula untuk rajin mengonsumsi suplemen penambah darah, dan salah satu suplemen yang populer adalah Sakatonik Liver.

Sakatonik Liver atau yang kini sudah berganti nama jadi Sakatonik Activ adalah multivitamin yang mengandung Vitamin B1, Vitamin B12, Vitamin B6, Vitamin C, Nicotinamide, Ca-pantotenat, Na-hipofosfit, Mn-Sulfat, dan Ferro-Sulfat. Sakatonik Activ digunakan untuk membantu menambah darah, nafsu makan, menguatkan tubuh selama kehamilan, serta penambah multivitamin dan mineral.

Dalam satu kapsul Sakatonik Liver (Activ), diklaim terkandung segala macam vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam proses pembentukan sel darah merah, seperti zat besi, vitamin B12, dan asam folat. Sakatonik Liver juga aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang karena terbuat dari bahan-bahan yang alami.

Baca juga:  Tidak Wajib Minum Multivitamin, Hanya yang Butuh yang Dapat Manfaatnya

Selain kapsul, Sakatonik Liver juga tersedia dalam bentuk sirup yang kaya vitamin C untuk memaksimalkan penyerapan zat besi dan asam folat dalam tubuh.SakatonikLiver (Activ) diklaim dibuat dari bahan alami jadi cocok digunakan oleh ibu hamil maupun anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Sakatonik Liver/Activ (sumber: lazada)

Sakatonik Liver/Activ (sumber: lazada)

Komposisi Sakatonik Liver (Activ)

  • Ferro gluconate
  • Asam folat
  • Vitamin B12
  • Vitamin B1
  • Vitamin B2
  • Vitamin B3
  • Vitamin B5
  • Vitamin B6
  • Kalsium fosfat
  • Mangan sulfat

Manfaat Sakatonik Liver (Activ)

  • Memenuhi kebutuhan multivitamin dan mineral saat mengalami anemia karena kekurangan zat besi.
  • Memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral pada masa penyembuhan dan kehamilan.
  • Bermanfaat untuk memelihara kesehatan tubuh.

Dosis Sakatonik Liver (Activ)

  • Dosis Sakatonik Liver kaplet untuk orang dewasa: 1 kaplet sehari.
  • Dosis Sakatonik Liver sirup untuk anak-anak: 1-2 kali sebanyak 1-2 sdt (sendok teh) sehari.
  • Dosis Sakatonik Liver sirup untuk orang dewasa: 1-2 kali 1 sdm (sendok makan) sehari.
Baca juga:  Manfaat Light Therapy, Tidak Hanya Menyembuhkan SAD

Sakatonik Liver sirup atau kaplet sebaiknya diminum sesudah makan. Sakatonik Liver sirup dapat diminum bersamaan dengan segelas air putih.

Efek Samping & Bahaya Sakatonik Liver (Activ)

Sakatonik Liver (Activ) pada dasarnya aman untuk dikonsumsi dan umumnya dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh. Tetapi, pada beberapa orang konsumsi Sakatonik Liver (Activ) mungkin dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti kram perut, sembelit, diare, mual atau muntah, hingga feses berwarna hitam.

Apabila terjadi reaksi alergi seperti muncul ruam kulit, pembengkakan, hingga kesulitan bernapas, sebaiknya segera hentikan pemakaian dan periksakan diri ke dokter.

[1]Zaddana, C., dkk. 2019. Pengaruh Edukasi Gizi Dan Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Remaja Putri. Fitofarmaka Jurnal Ilmiah Farmasi. 9(2): 131-137.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*