Stay Safe, Tips Hadiri Pernikahan Saat Pandemi
Pandemi menjadi salah satu faktor penghambat aktivitas manusia dan membuat pemerintah menghimbau warganya untuk tidak berkerumun di satu tempat sebagai cara memutus rantai persebaran wabah.[1] Meskipun begitu, beberapa orang ada yang masih mengadakan pesta pernikahan dan mengundang sanak saudara dari berbagai daerah. Nah, jika Anda adalah salah satu orang yang mendapat undangan pernikahan di tengah pandemi, Anda perlu memperhatikan beberapa tips supaya tidak terjangkit wabah atau virus.
Dilansir dari HuffPost, Anda bisa menghadiri acara pernikahan saat pandemi jika tidak berisiko tinggi. Namun, urungkan niat Anda jika acara pernikahan yang akan Anda hadiri memiliki risiko tinggi terhadap wabah atau virus. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan jika mendapat undangan pernikahan di tengah pandemi.
Tips Hadiri Pernikahan Saat Pandemi
- Anda perlu mengetahui konsep acara pernikahan, apakah acaranya ada dalam ruangan atau di luar ruangan. Acara resepsi yang diadakan di dalam ruangan dengan tamu yang berjubel, memungkinkan Anda tidak bisa menjaga jarak dengan baik dengan tamu-tamu lain, sehingga memiliki risiko penyebaran virus tinggi. Sementara itu, acara yang diadakan di luar ruangan yang luas dengan konsep pesta kebun, biasanya mampu membuat Anda leluasa bergerak dan menjaga jarak dengan tamu lain, sehingga memiliki risiko penyebaran virus rendah.
- Sebelum memasuki lokasi pesta pernikahan, sebaiknya Anda melihat jumlah tamu yang datang. Jumlah tamu bisa Anda lihat dari luar pintu masuk gedung atau area pesta. Semakin banyak tamu yang datang, bisa membuat area sekitar menjadi sesak dan ini diklaim menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko penyebaran virus. Sebaiknya Anda menunggu acara agak sepi untuk datang ke pesta pernikahan guna menghindari penyebaran virus.
- Dilansir dari HaiBunda, sebaiknya Anda tidak hadir dalam acara pernikahan saat kondisi tubuh Anda sakit. Menghadiri acara perkawinan memang menjadi momen berharga, apalagi jika yang menikah adalah saudara atau sahabat. Namun, jika kondisi tubuh Anda sedang tidak sehat, maka daya imun Anda sedang lemah dan ini menjadi salah satu faktor yang membuat Anda rentan tertular penyakit.
- Saat Anda mendapatkan undangan pernikahan, sebaiknya Anda juga menanyakan protokol kesehatan yang diselenggarakan pada pesta perkawinan tersebut. Jika semua tamu undangan harus memakai masker, cuci tangan, dan melakukan tes kesehatan sebelum datang, maka Anda tidak perlu khawatir untuk menghadirinya. Namun, jika tidak ada protokol kesehatan yang dianjurkan selama prosesi pernikahan, sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk tidak datang, karena terlalu berisiko terhadap kesehatan Anda.
- Meskipun Anda harus berdandan dan tampil paripurna di acara pernikahan, Anda juga harus memertimbangkan protokol kesehatan. Gunakan masker yang tebal untuk mengurangi risiko penyebaran virus. Pastikan juga masker yang Anda pakai sesuai dengan standar kesehatan.
- Dilansir dari CNN Indonesia, selain memperhatikan protokol kesehatan, Anda juga harus membawa beberapa barang antivirus, antara lain tisu basah, hand sanitizer, masker cadangan, tisu kering, dan peralatan makan pribadi. Selain itu, bawa juga camilan sehat seperti buah-buahan segar sebagai sumber vitamin untuk meningkatkan daya imun tubuh.
- Bagi Anda yang memilih untuk datang ke acara pernikahan, sebaiknya tidak melakukan kontak fisik dengan tamu lainnya, termasuk pengantin. Jika Anda terpaksa harus melakukannya, Anda bisa menggunakan sarung tangan sebagai pelindung.
Supaya Anda benar-benar terhindar dari penyakit, setelah ‘memberanikan’ diri menghadiri acara pernikahan, sebaiknya Anda segera membersihkan diri. Segera ganti pakaian Anda dengan baju yang bersih dan jangan lupa untuk cuci tangan, cuci kaki, dan bila perlu Anda mandi dengan air hingga bersih.
Sebagai tamu yang mendapatkan undangan pernikahan, memang menjadi hal yang lumrah untuk datang ke acara tersebut, tetapi tidak di saat pandemi. Anda bisa menolak undangan pernikahan jika risiko penyebaran virus pada acara pernikahan tinggi dengan berbagai alasan. Sebagai ganti dari ketidakhadiran Anda pada acara perkawinan, Anda bisa mengirimkan ucapan selamat beserta foto Anda. Beberapa orang lebih memilih untuk mengantarkan hadiah perkawinan, uang, dan parcel kepada mempelai daripada harus datang ke acara tersebut.
[1] Putri, Ririn Noviyanti. 2020. Indonesia dalam Menghadapi Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, Vol. 20(2): 705-709.



Leave a comment