Mengapa Vitamin C Topikal Penting untuk Kesehatan Kulit?
Vitamin C merupakan zat gizi yang berperan sebagai antioksidan dan efektif menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel atau jaringan tubuh.[1] Selain itu, vitamin C juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan kulit. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Anda tidak harus mengonsumsi suplemen atau multivitamin, karena saat ini sudah ada vitamin C topikal yang bisa langsung diaplikasikan ke kulit dengan cara dioles.
Dilansir dari Harvard Health Publishing, vitamin C topikal termasuk salah satu bahan favorit dokter kulit. Berdasarkan ilmu pengetahuan umum, produk ini diklaim mampu membantu memperlambat penuaan dini, mencegah kerusakan akibat sinar matahari, memperbaiki tampilan keriput, menghilangkan bintik hitam, dan mengatasi jerawat di kulit. Untuk lebih jelas mengenai manfaat vitamin C topikal, Anda bisa melihat rincian berikut.
Manfaat Vitamin C untuk Kulit
- Bersifat sebagai antioksidan alami, vitamin C juga terbilang ampuh melawan toksin yang bisa bersentuhan langsung dengan kulit melalui sumber eksternal, seperti polusi udara. Tak hanya itu, vitamin tersebut mampu melindungi kulit tubuh dari kerusakan yang mungkin terjadi akibat proses metabolisme tubuh.
- Beberapa studi klinis telah menunjukkan bahwa vitamin C dapat menyamarkan dan mencegah kerutan di kulit. Penggunaan produk dengan formulasi vitamin C setiap hari selama setidaknya tiga bulan, konon dapat menyamarkan kerutan halus dan kasar (khususnya pada wajah dan leher) dan memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan.
- Vitamin C topikal/oles juga dapat membantu melindungi kulit dari sinar ultraviolet yang berbahaya untuk kulit. Studi klinis telah menunjukkan bahwa menggabungkan vitamin C dengan bahan topikal lainnya seperti asam ferulat dan vitamin E, dapat mengurangi kemerahan dan membantu melindungi kulit dari kerusakan jangka panjang yang disebabkan paparan sinar matahari.
- Selanjutnya, vitamin C dapat mengurangi munculnya bintik hitam dengan menghalangi produksi pigmen (melamin) di kulit kita. Dalam sebuah uji klinis, sebagian besar peserta yang menerapkan vitamin C topikal mengalami perbaikan pada bintik hitam mereka dengan sedikit iritasi atau efek samping, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi efek mencerahkan dari vitamin C.
- Selain itu, vitamin C topikal dapat membantu mengatasi jerawat melalui sifat anti-inflamasi yang membantu mengontrol produksi sebum (minyak) di dalam kulit. Konon, mengaplikasikan vitamin C topikal di kulit dua kali sehari mampu mengurangi lesi jerawat.
Vitamin C topical tentunya berbeda dengan vitamin C oral. Anda bisa mendapatkan vitamin C topical dalam serum atau produk perawatan kulit lainnya. Perlu dicatat, formulasi vitamin C yang berbeda dapat memengaruhi efektivitas dan efek sampingnya terhadap kulit. Untuk itu, sebelum Anda memakai produk vitamin C topical, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter kulit atau ahlinya.
Tips Aman Menggunakan Vitamin C Topical
- Supaya aman, pilihlah skincare bervitamin C yang sudah berlabel resmi BPOM dan sudah ada klaim tentang pengujian secara klinis. Diketahui, produk perawatan kulit yang aman adalah produk yang mengandung vitamin C berbentuk aktif seperti asam L-askorbat, memiliki kadar vitamin C 10% hingga 20%, dan pH lebih rendah dari 3,5. Diklaim aman untuk dipakai karena skincare dengan kriteria ini umumnya sudah teruji secara klinis oleh dermatologis maupun dokter kulit.
- Selain itu, perhatikan aturan pakai produk skincare yang Anda pakai. Umumnya, pengujian pemakaian vitamin C topical hanya dilakukan pada orang dewasa, sehingga tidak dianjurkan untuk anak-anak. Penggunaan vitamin C topikal pada kulit anak konon bisa menyebabkan gejala efek samping alergi, seperti kulit kemerahan, sensasi panas dan terbakar, serta gatal-gatal.
- Selalu baca daftar bahan sebelum membeli produk vitamin C. Jika Anda memiliki masalah kulit tertentu atau alergi terhadap salah satu bahan yang umumnya dikombinasikan dengan vitamin C topikal, lakukan tes kecocokan produk sebelum membelinya dalam jumlah banyak. Untuk melakukan uji kecocokan seperti ini, Anda bisa membeli produk skincare share in jar.
- Jika Anda memiliki kulit yang rentan jerawat atau berminyak, pertimbangkan untuk menggunakan skincare bervitamin C yang juga diformulasikan dengan bahan yang mampu melawan minyak. Anda juga bisa memakai produk perawatan kulit bervitamin C yang dikombinasikan asam salisilat untuk mengatasi jerawat.
Meskipun tidak ada efek samping serius yang dilaporkan terkait penggunaan vitamin C topical, penting untuk dicatat bahwa hanya ada beberapa uji klinis yang telah mempelajari efek vitamin C. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi temuan yang disajikan.
[1] Rosmainar, Lilis. 2018. Penentuan Kadar Vitamin C Beberapa Jenis Cabai (Capsicum sp.) dengan Spektrofotometri UV-VIS. Jurnal Kimia Riset Politeknik Meta Industri Cikarang, Vol. 3(1): 1-5.


Leave a comment