Ingin Turunkan Risiko Penyakit Jantung? Ubah Gaya Hidup Anda

Sakit Jantung - freepik: @wayhomestudio Sakit Jantung - freepik: @wayhomestudio

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit kronis yang disebabkan banyak hal dan salah satunya adalah gaya hidup yang tidak sehat, termasuk pola makan yang buruk. Jadi, jika Anda ingin menurunkan risiko penyakit jantung, segera ubah gaya hidup Anda menjadi yang lebih sehat.

Gaya Hidup Sehat Cegah Penyakit Jantung

WHO memperkirakan sekitar 17 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular pada 2005 dan sekitar 7,6 juta di antaranya adalah penderita penyakit jantung koroner (PJK).[1] Namun, perubahan gaya hidup tampaknya membawa dampak terhadap perkembangan penyakit degeneratif, salah satunya penyakit jantung.

Dilansir dari Harvard Health Publishing, terdapat sebuah penelitian mengenai intervensi gaya hidup dengan kriteria peserta pasien yang memiliki arteri koroner. Lebih dari 800 orang peserta penelitian diacak untuk dirujuk melakukan perawatan program gaya hidup berbasis intervensi dan terkontrol.

Khusus untuk program gaya hidup berbasis intervensi, menargetkan penurunan berat badan, peningkatan fisik, dan berhenti merokok. Peserta pada kelompok intervensi dan kontrol terus menerima perawatan dari ahli jantung masing-masing, berpartisipasi dalam program rehabilitasi jantung, menghadiri sesi konseling umum tentang gaya hidup sehat, dan mengonsumsi obat secara rutin.

Baca juga:  Apa Manfaat dan Berapa Dosis Asam Linoleat untuk Wanita?

Hasil penelitian menunjukkan, proporsi pasien yang berhasil mengubah gaya hidup pada kelompok intervensi adalah 37% dan pada kelompok terkontrol 26%. Ini menunjukkan bahwa kelompok intervensi memiliki jumlah keberhasilan lebih banyak dibandingkan kelompok terkontrol. Tak hanya itu, peserta pada kelompok intervensi berhasil menurunkan berat badan sebanyak 5% dari berat awal.

Olahraga Pagi - www.the42.ie

Olahraga Pagi – www.the42.ie

Berat badan sangat penting, tidak hanya dalam masalah keberhasilan menjalankan hidup sehat, tetapi juga untuk menurunkan risiko penyakit jantung. Diketahui bahwa obesitas mampu menempatkan orang pada risiko kolesterol tinggi, darah tinggi, dan diabetes tipe 2 yang merupakan faktor untuk meningkatkan penyakit jantung. Dengan mengelola berat badan melalui gaya hidup sehat, Anda dapat mengurangi faktor-faktor risiko ini.

Gaya hidup sehat harus selalu dilakukan jika Anda ingin memiliki jantung yang sehat. Dalam melakukan gaya hidup sehat, ada banyak hal yang harus diperhatikan, seperti olahraga secara teratur, tidur yang berkualitas, dan pola makan. Khusus untuk pola makan, beberapa orang memang merasa kesulitan dalam hal ini.

Baca juga:  Info Terbaru Tips Diet Turunkan Berat Badan dalam 3 Hari dengan Yogurt Cimory

Diet Sehat Bagian Gaya Hidup Sehat

Diet sehat memang sangat penting dan ini termasuk bagian dari gaya hidup sehat. Bahan makanan menjadi sebuah penentu kondisi kesehatan tubuh, khususnya jantung. Ada beberapa jenis makanan yang dapat dikonsumsi jika ingin menurunkan risiko penyakit jantung, antara lain sayur, buah, protein tanpa lemak, lemak sehat, produk susu rendah lemak, dan biji-bijian.

Tentunya semua ini harus dikonsumsi dengan jumlah yang tepat dan disesuaikan dengan kebutuhan gizi harian masing-masing. Mengonsumsi makanan sehat secara berlebihan juga tidak dianjurkan, karena berisiko obesitas atau kenaikan berat badan. Sementara itu, terlalu sedikit makan makanan yang sehat tidak baik untuk tubuh, karena membuat tubuh kekurangan nutrisi. Dalam menyiapkan diet sehat, Anda bisa menggunakan pedoman piring seimbang, yakni 1/2 piring sayuran rendah kalori, 1/4 piring protein tanpa lemak, dan 1/4 piring biji-bijian atau pati sehat.

Makanan Sehat - www.eatthis.com

Makanan Sehat – www.eatthis.com

Selain itu, untuk mendukung gaya hidup sehat, sebaiknya Anda memasak sendiri. Proses mengolah bahan makanan juga harus diperhatikan supaya tidak mengubah kadar nutrisi makanan. Dengan kata lain, tidak semua makanan yang dibeli di restoran dengan embel-embel ‘sehat’ itu benar-benar sehat, terutama untuk sayur dan buah. Sayur dan buah merupakan jenis makanan yang cepat basi dan harus segera diolah sekali masak. Terlalu banyak cara pengolahan bisa membuat nutrisi bahan makanan ini rusak dan hilang.

Baca juga:  Apakah Kebiasaan Menggemeretakkan Bagian Tubuh Baik Bagi Anda?

Bumbu pada makanan juga harus diperhatikan jika Anda ingin menjaga kondisi jantung Anda. Sebagai saran, ganti bahan makanan dengan kadar natrium tinggi menjadi bahan makanan dengan kadar natrium rendah. Mengonsumsi natrium berlebihan seperti makanan dengan cita rasa asin tinggi diketahui bisa meningkatkan tekanan darah yang berakibat penyakit kardiovaskular. Beberapa orang mulai mengganti garam dapurnya dengan himalayan salt yang konon lebih sehat dan mengandung natrium rendah dibanding garam dapur biasa.

[1] Karyatin. 2019. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner. Jurnal Ilmiah Kesehatan Akademi Keperawatan Sumber Waras, Vol. 11(1): 37-43.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*