Tips Mengatasi Kurang Tidur Supaya Hari Terasa Lebih Menyenangkan

Ilustrasi: susah tidur (sumber: okoa.org) Ilustrasi: susah tidur (sumber: okoa.org)

Setiap orang tidak dapat terlepas dari tidur dan kondisi tubuh, pikiran, serta emosi seseorang tergantung dari kualitas dan kuantitas tidurnya.[1] Sayangnya, masih banyak orang yang mengalami kurang tidur dan menyebabkan kualitas hidup jadi menurun. Untuk itu, Anda perlu mengetahui tips mengatasi kurang tidur supaya hari Anda terasa lebih menyenangkan.

Akibat Kurang Tidur

Ketika kurang tidur, mungkin Anda akan merasa lelah, sulit fokus atau berpikir, dan mengalami mood yang buruk. Ini karena tidur terkait dengan hampir setiap fungsi tubuh yang penting. Dikutip dari HuffPost, tidur memengaruhi sistem kekebalan tubuh, nafsu makan, hormon stres, metabolisme, tekanan darah, dan sistem kardiovaskular. Bahkan kurang tidur dalam satu malam dapat memicu berbagai efek kesehatan.

Sebagian besar dari kita membutuhkan antara 7 jam hingga 8 jam tidur setiap malam, sehingga badan terasa segar dan sehat saat bangun tidur. Namun faktanya, sebuah penelitian yang baru-baru ini diterbitkan di JAMA (Journal of the American Medical Association) Network Open menemukan bahwa hampir separuh orang Amerika kurang tidur secara teratur.

Cara terbaik untuk memerangi kurang tidur adalah tidur. Namun, ini tidak berlaku bagi mereka yang memiliki jadwal aktivitas harian padat. Untuk itu, beberapa spesialis tidur berbagi tips mengatasi kurang tidur supaya hari Anda tidak terasa melelahkan, tetapi justru terasa lebih menyenangkan.

Baca juga:  Cara Membuat Minyak Ketumbar, Mudah & Manfaatnya Segudang

Tips Mengatasi Kurang Tidur

Jangan Terlalu Memikirkan Kurang Tidur

Ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tetapi akan sangat membantu jika Anda tidak terpaku pada fakta bahwa Anda kurang tidur. Ketika Fiona Barwick, direktur program tidur dan kesehatan sirkadian di Stanford Health Care merasa kurang tidur, dia mengingatkan dirinya untuk tidak mengkhawatirkannya, karena dia tahu tubuhnya akan melakukan apa yang diperlukan untuk kembali normal.

“Jika kita tidak tidur nyenyak pada suatu malam, kita akan tidur lebih nyenyak di malam berikutnya,” kata Barwick. “Namun, jika kita mengkhawatirkannya, tidur kita akan menjadi lebih buruk.”

Berjemur di Pagi Hari

Barwick juga memastikan untuk berjemur di pagi hari. Siklus tidur-bangun kita sangat bergantung pada cahaya. Cahaya matahari yang kita rasakan menjadi pemicu sinyal ke otak kita bahwa sudah waktunya untuk bangun dan aktif, sementara kegelapan mengirimkan isyarat bahwa sudah hampir waktunya tidur.

Ilustrasi: susah tidur (sumber: parade.com)

Ilustrasi: susah tidur (sumber: parade.com)

“Berjemur di pagi hari bisa menekan melatonin, yang meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan suasana hati,” kata Barwick. “Ini juga akan membantu menjaga ritme sirkadian Anda, yang akan membantu Anda tidur lebih nyenyak di malam hari.”

Baca juga:  Cara Menjaga Kaki Tetap Sehat Untuk Mobilitas yang Lebih Baik

Konsumsi Kafein

Anda bisa mendapatkan asupan kafein dari permen kafein atau minuman seperti kopi dan teh. Kafein dipercaya efektif mengatasi kurang tidur karena menghalangi adenosin, zat kimia dalam tubuh yang meningkatkan kebutuhan tidur.

“Kafein membuat kita merasa kurang mengantuk,” menurut Dr. Andrey Zinchuk, seorang dokter obat tidur di Yale Medicine. “Zat ini juga meningkatkan daya fokus jika Anda kurang tidur.”

Meskipun tergoda untuk terus mengisi ulang cangkir Anda, penting untuk memperhatikan berapa banyak kafein yang Anda konsumsi. Wissam Chatila, seorang ahli paru di Temple Lung Center, menyarankan untuk tidak minum kopi sore karena bisa mengganggu kualitas tidur.

Tidur Sebentar

Jika Anda dapat tidur siang selama 30 hingga 60 menit, lakukanlah. Tidur siang singkat dapat meningkatkan kewaspadaan, daya ingat, dan kapasitas olahraga. Di sisi lain, tidur siang yang lebih lama sebenarnya dapat merusak fungsi kognitif, dan berpotensi mempersulit fokus. Pastikan untuk menyetel alarm agar tidak berlebihan.

Baca juga:  Sayur Kale, Sayuran Berwarna Hijau Yang Kaya Manfaat Bagi Kesehatan

“Saya membuat tidur siang relatif singkat, sehingga saya tidak menggunakan terlalu banyak waktu tidur,” kata Barwick. “Saya ingin menyimpan sebagian besar waktu tidur untuk malam yang akan datang.”

Jalan-Jalan

Saat Barwick tidak bisa tidur siang, dia mencoba berjalan-jalan di luar. Bahkan berjalan kaki 10 menit dapat secara signifikan mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, dan meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, dapat meningkatkan rasa kantuk yang akan membantu Anda tertidur di malam hari.

Selain tips di atas, jangan menyalahkan diri sendiri jika Anda kurang tidur. Tubuh kita sangat tangguh, itulah sebabnya kita masih bisa beraktivitas meski kurang tidur. Pikirkan tentang semua yang dapat Anda capai pada hari-hari ketika Anda tidak cukup tidur. Jangan menganggap hari Anda akan menjadi sia-sia hanya karena tidak mendapatkan tidur yang Anda butuhkan.

[1] Sulistiyani, Cicik. 2012. Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat UNDIP, VOl. 1(2): 280-292.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*