Sudah Masuk Usia Prasekolah? Ini Tips agar Anak Berani Tidur Sendiri
Masa prasekolah adalah anak berusia sekitar 3-5 tahun dan sudah waktunya anak mencapai kematangan dalam berbagai fungsi motorik diikuti perkembangan intelektual dan emosional.[1] Nah, salah satu cara untuk mendukung perkembangan intelektual dan emosional anak adalah dengan membiasakannya tidur sendiri. Namun, tak semua anak bisa melakukannya untuk pertama kali, sehingga Anda perlu mempelajari tips agar anak berani tidur sendiri.
Manfaat Tidur Sendiri untuk Anak
- Mengajarkan anak mengenal dirinya sendiri. Ini terjadi karena secara tidak sadar suasana tidur sendiri akan memberikan mereka gambaran mengenai lingkungan tidurnya. Mau tak mau, anak harus membiasakan diri merasa aman tanpa mencari sumber keamanan dari orang tua dan ini adalah proses mengenal diri sendiri.
- Mengajarkan privasi pada anak. Orang tua yang mengajarkan anaknya pentingnya privacy, cenderung membuat anak menghargai prinsip-prinsip hidup orang lain. Buah hati Anda akan belajar bahwa setiap orang memiliki quality time-nya sendiri.
- Mengenal jam tidur. Seperti yang kita ketahui, usia pra sekolah adalah usia anak kesulitan mengenal jam tidur. Dengan memberinya kamar sendiri dan membiasakan si kecil tidur sendiri, mereka akan belajar mengenal jam tidur.
- Mengajarkan anak keberanian. Anak usia 3-5 tahun memiliki imajinasi yang cukup tinggi mengenai ketakutannya, seperti ada monster di lemari. Ini hal yang wajar dan anak perlu membiasakan diri dalam ketakutannya supaya menjadi anak yang pemberani.
Meskipun memiliki banyak manfaat, tidak semua anak bisa langsung tidur sendiri. Bahkan tak jarang Anda harus menghadapi rewelnya sebelum tidur. Untuk itu, sebelum Anda melakukan apapun, pastikan Anda memahami mengapa anak Anda ingin tidur dengan Anda.
Kemungkinan besar hanya karena mereka mencintai Anda dan merasa paling aman meringkuk di samping Anda, tetapi sebelum Anda berupaya mengubah kebiasaan itu, pastikan anak Anda siap untuk dan dapat menangani perubahan itu. Jika anak Anda lebih lengket atau mudah tersinggung dari biasanya, Anda bisa mencoba tips berikut.
Tips Anak Berani Tidur Sendiri
- Buat ruang tidur yang menarik untuk anak Anda. Tentu lebih mudah membuat buah hati tinggal di kamar atau ruang mereka sendiri jika mereka suka di sana. Diskusikan dengan mereka untuk mengatur dan mendekorasi kamarnya dengan cara yang mereka sukai.
- Saat Anda membuatkan kamar tidur, ingatlah apa yang membuat anak Anda tetap terjaga. Jika terang, gunakan tirai penggelap ruangan. Jika gelap, pikirkan lampu malam dan senter. Jika berisik, pikirkan untuk mendapatkan mesin white-noise. Siapkan anak Anda untuk tertidur lelap di kamarnya.
- Miliki waktu tidur yang konsisten. Cobalah untuk tidak membiarkan anak Anda begadang atau tidur larut malam di akhir pekan. Dengan cara ini, anak Anda akan lebih mudah lelap saat Anda ingin mereka tertidur.
- Miliki rutinitas waktu tidur yang konsisten dan menenangkan. Cobalah untuk membuat anak lebih santai sebelum tidur, mungkin dengan memandikan mereka dengan air hangat dan membacakan cerita sebelum tidur.
- Jika anak Anda kesulitan tidur sendirian, tidak apa-apa untuk duduk di kamar dan menemani si kecil setelah lampu padam. Cobalah untuk secara bertahap mempersingkat waktu Anda berada di dalam ruangan.
- Jika anak Anda bangun dari tempat tidur, bawa mereka kembali ke tempat tidurnya. Ini adalah bagian yang sulit. Anak Anda tidak akan menyukainya, dan itu bisa melelahkan bagi Anda jika mereka terus merangkak keluar dari tempat tidurnya dan masuk ke tempat tidur Anda. Tetapi jika Anda menyerah dan membiarkan mereka tinggal di kamar Anda, mereka akan tetap tinggal di kamar Anda. Setiap malam.
- Pastikan anak Anda mendapat pujian besar untuk kemajuan apapun, dan mungkin mendapatkan hadiah karena bisa tidur sendiri. Cobalah untuk menghindari hal-hal yang membuat mereka khawatir, sedih, dan resah. Ini berisiko kemunduran untuk latihan tidur mereka.
Jika tips di atas tidak ada yang berhasil, atau anak Anda benar-benar kesal, bicarakan dengan dokter anak. Mungkin ada lebih banyak hal yang terjadi, dan Anda berdua dapat bekerja sama untuk mencari tahu dan membantu anak Anda.
[1] Sinarmawati. 2012. Hubungan Antara Pola Tidur dengan Pertumbuhan Anak Usia Prasekolah (3-5 Tahun) di Wilayah TK Seruni Kabupaten Gowa (Skripsi). Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Leave a comment