Tampak Menyehatkan, Kebiasaan Pagi Ini Justru Bikin Stres
Stres merupakan salah satu gangguan emosional yang dapat memberikan rasa tidak nyaman dalam hidup sehari-hari.[1] Ada banyak penyebab stres yang mungkin tidak Anda sadari dan bisa jadi itu adalah kebiasaan pagi Anda. Sekilas, memang beberapa hal yang sering Anda lakukan sehari-hari tampak menyehatkan dari luar, tetapi siapa sangka ada beberapa kebiasaan pagi yang perlu Anda hindari untuk mencegah stres. Nah, apa saja itu?
Sarapan
Seperti yang kita ketahui, sarapan adalah hal yang tampak menyehatkan, apalagi jika Anda mengonsumsi salad dan buah. Namun, siapa sangka bahwa kebiasaan ini bisa menjadi salah satu penyebab stres. Sarapan bisa menjadi faktor utama gangguan mental tersebut jika dilakukan secara salah.
Sarapan yang baik adalah dengan menu kesukaan Anda dan tanpa ada paksaan. Selain itu, Anda harus memperhatikan lingkungan atau tempat Anda ketika sarapan. Lingkungan yang tenang dan nyaman akan membuat Anda menjadi lebih rileks saat sarapan, sehingga Anda tidak akan stres.
Dilansir dari HuffPost, Anda juga disarankan untuk tidak terlalu lama menatap makanan saat sarapan atau mengunyah sarapan terlalu lama. Jika Anda terlalu lama melakukan makan pagi, nutrisi pada makanan yang Anda makan akan dicerna dalam waktu yang lama dan ini yang membuat otak Anda lelah dan stres karena belum ternutrisi dengan baik setelah sarapan.
Menekan Tombol Snooze (Menunda Alarm)
Dilansir dari POPMAMA, salah satu kebiasaan pagi yang harus Anda hindari untuk mencegah stres adalah menekan tombol snooze atau menunda alarm. Bagi beberapa orang, alarm adalah salah satu hal yang penting jika ingin bangun pagi. Namun, sebagian orang memiliki kebiasaan untuk memencet tombol tunda pada alarmnya saat mereka terbangun di pagi hari karena masih mengantuk dan malas.
Selain membuang fungsi alarm yang sudah Anda atur sebelum tidur, menekan tombol snooze ternyata dapat membuat Anda stres. Diketahui, menekan tombol tunda alarm adalah salah satu cara untuk memperpanjang waktu tidur yang tidak ideal. Alih-alih mendapatkan waktu tidur tambahan, Anda justru tidak merasakan kualitas tidur yang baik. Beberapa orang juga merasa cemas dan tidak bisa nyenyak setelah menekan tombol snooze. Ini karena Anda diliputi rasa bersalah akibat tidak jadi bangun tepat waktu.
Sebaiknya Anda mengurangi kebiasaan menunda alarm dan segera cuci muka dengan air dingin untuk menghilangkan kantuk. Selain bisa membantu menyegarkan wajah, konon ini adalah cara ampuh untuk membuat otak Anda lebih fresh dan rileks di pagi hari. Sehingga, mood Anda akan baik dan tidak menjadi stres.
Terlalu Banyak Minum Kopi
Dilansir dari Womantalk, minum kopi terlalu banyak bisa membuat Anda menjadi stres. Seperti yang kita ketahui, beberapa orang memiliki kebiasaan minum kopi sebelum sarapan atau sesudah makan pagi. Namun, Anda tidak dianjurkan minum lebih dari dua gelas di pagi hari dan sebaiknya hindari kopi sachet yang bergula. Selain bisa menyebabkan diabetes, minum kopi terlalu banyak di pagi hari bisa membuat Anda menjadi lebih sensitif.
Masih dari sumber yang sama, kopi yang mengandung kafein jika dikonsumsi berlebihan bisa membuat Anda merasa cemas, gugup, dan mengalami hipertensi. Belum lagi, kafein bersifat diuretik yang mampu membuat Anda merasa ingin buang air kecil berkali-kali.
Efek minum kopi yang berlebihan tersebut akan membuat rutinitas Anda menjadi terganggu, sehingga Anda stres. Stres karena minum kopi tidak sesederhana menunggu kendaraan umum yang lewat, karena tidak bisa hilang dalam waktu sekejap. Beberapa orang merasakan efek cemas dan gugup setelah minum kopi selama seharian dan beberapa di antaranya menjadi stres karena tidak bisa menghilangkan efek samping tersebut.
Menulis Daftar Aktivitas Harian
Membuat daftar aktivitas harian memang memiliki banyak manfaat, apalagi jika Anda pelupa dan ceroboh. Namun, hal ini tidak berlaku bagi Anda yang memiliki sifat ambisius dan super perfeksionis. Kebiasaan pagi ini justru akan membuat orang dengan kriteria ini menjadi stres dan depresi.
Itu bisa terjadi akibat Anda tidak bersifat fleksibel terhadap lingkungan sekitar. Biasanya orang yang perfeksionis dan ambisius jarang memperhatikan sekitar dan tidak peduli dengan jadwal orang lain. Jika Anda mengalami jadwal harian yang bertabrakan, apalagi saat bersosialisasi secara kelompok, tentunya Anda akan stres dan bingung untuk mengubah daftar tersebut.
[1] Musradinur. 2016. Stres dan Cara Mengatasinya dalam Perspektif Psikologi. Jurnal Edukasi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Vol. 2(2): 183-200.





Leave a comment