BEDA BENTUK SUPLEMEN, BERAPA HARGA BIOTIN 7500 DAN 10000 MCG?

Ilustrasi: mengonsumsi suplemen Ilustrasi: mengonsumsi suplemen

Biotin atau dikenal juga sebagai vitamin H adalah bagian dari kelompok vitamin B kompleks. Vitamin ini menjadi populer di kalangan tertentu setelah diketahui bahwa efek dari kekurangan vitamin ini bisa menyebabkan kebotakan. Di apotek, banyak dijual suplemen Biotin berbagai merk dengan kadar 7500 mcg dan 10000 mcg. Lalu, apa perbedaannya?

Sebenarnya biotin adalah salah satu agen yang mengubah makanan kita menjadi energi. Dalam kasus ini Anda tak perlu merasa khawatir kekurangan biotin, karena untungnya biotin hampir selalu ada dalam setiap asupan makanan kita.

Manfaat Biotin untuk Tubuh

  • Biotin memiliki peran penting dalam membantu tubuh melakukan metabolisme protein, karbohidrat, dan lemak.
  • Biotin juga membantu tubuh memproses glukosa sehingga tubuh bisa menghasilkan energi dengan lebih efisien. Hal tersebut berarti membantu mengurangi rasa kelelahan pada saat melakukan proses metabolisme.
  • Dalam beberapa penelitian, biotin juga mampu menurunkan kadar gula dalam darah sehingga baik untuk penderita diabetes (baik diabetes tergantung insulin maupun diabetes tak tergantung insulin).
  • Biotin bisa digunakan sebagai penanda kesehatan rambut dan kulit. Biotin sangat bermanfaat untuk kesehatan rambut, kulit, dan kuku. Banyak orang melihat peningkatan nyata dalam kesehatan rambut, kulit, dan kuku setelah mengonsumsi suplemen biotin.
  • Biotin juga membantu membangun dan mempertahankan jaringan otot, sumsum tulang, saraf, dan sistem.

Walau jarang, kekurangan biotin bisa terjadi jika kita memakan putih telur mentah terlalu banyak karena putih telur mentah bisa menetralkan kandungan biotin. Gejala kekurangan biotin antara lain rasa lelah, kurang nafsu makan, rasa enek dan muntah-muntah, otot terasa sakit, kebotakan (khusus pada orang dewasa), kulit kering dan bersisik, dan kesemutan. Sampai saat ini, belum ada efek samping dari mengonsumsi biotin secara berlebih. Karena larut air, maka kelebihan biotin bisa ikut keluar bersama urine dan feses.[1]

Baca juga:  Upayakan Kehamilan, Simak Tips Meningkatkan Kesuburan

Biasanya defisiensi biotin disebabkan ketiadaan enzim yang memproses biotin, bukan karena kekurangan biotin. Kebutuhan harian orang dewasa pada biotin sebesar 150-300µg. Kadar biotin normal dalam urine adalah sebesar 30-50µg/hari. Defisiensi terjadi bila kadar biotin dalam urine di bawah 5µg/hari. Proses penyimpanan dan pemasakan menyebabkan kehilangan biotin sebesar 10-15%.[2]

Bahan makanan sumber biotin (sumber: stryx.com)

Bahan makanan sumber biotin (sumber: stryx.com)

Tentang Suplemen Biotin

Seperti yang Anda tahu, belakangan suplemen biotin makin populer karena disebut-sebut dapat membantu mengatasi rambut rontok sekaligus mengatasi kebotakan. Oleh sebab itu, bermunculan produk suplemen biotin dalam kadar yang beragam, mulai dari 1000 mcg, 5000 mcg, 7500 mcg, hingga 10000 mcg.

Setidaknya ada beberapa merk suplemen biotin yang beredar di pasaran, mulai dari Puritan, Natrol, 21st Century USA, Pehavral, Soluvit N, Vivena-9, dan masih banyak lagi. Lantas, apa sebenarnya perbedaan antara biotin 7500 dan 10000? Berikut ulasannya.

Baca juga:  Khasiat Singkong Rebus Yang Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

Perbedaan Biotin 7500 dan 10000

  • Perbedaan utama antara suplemen biotin 7500 dan 10000 mcg tentu saja ada pada kandungan konsentrat di dalamnya. Biotin 10000 mcg mengandung konsentrat biotin lebih tinggi dibandingkan varian 7500 mcg. Namun demikian, perlu Anda ketahui bahwa untuk sekadar menjaga kesehatan, sebenarnya konsumsi biotin dengan kadar 1000 mcg sehari sudah mencukupi. Pasalnya, tubuh kita ini kabarnya hanya mampu menyerap biotin di kisaran 700-1000 mcg.
  • Perbedaan kedua adalah wujud suplemennya. Biotin 7500 atau yang kadarnya lebih rendah umumnya hadir dalam sediaan tablet atau kapsul, sedangkan khusus biotin 10000 dikemas dalam bentuk softgel. Suplemen biotin yang dikemas dalam tablet atau kapsul kabarnya akan lebih cepat hancur saat terkena asam lambung, sehingga penyerapan pada usus kurang maksimal jika dibandingkan suplemen biotin yang dikemas dalam softgel. Biotin berbentuk softgel diklaim dapat melewati asam lambung dan tidak akan cepat hancur, sehingga dapat diserap secara maksimal oleh tubuh.

Biotin 10000 lebih disarankan untuk dikonsumsi pada orang-orang yang mengalami defisiensi atau kekurangan biotin (vitamin B7). Selain bentuk dan kandungan yang tak sama, harga biotin 7500 dan 10000 juga berbeda. Lalu, berapa harga kedua suplemen tersebut saat ini di apotek?

Biotin 7500mcg & Biotin 10000mcg

Biotin 7500mcg & Biotin 10000mcg

Harga Biotin 7500

Merk dan Varian Biotin Harga
Nutrilabs Biotin 7500 mcg 50 Tablet: Rp81.500
100 Tablet: Rp117.500
Puritan Ultra Biotin 7500 mcg 50 Tablet: Rp88.000
100 Tablet: Rp149.000
Baca juga:  Kebiasaan Sehat di Masa Kanak-Kanak Menentukan Panjangnya Usia

Sebagai perbandingan, tahun lalu, biotin 7500 dijual dengan harga mulai Rp100 ribuan isi 100 tablet. Umumnya, merk biotin 7500 yang banyak beredar di apotek adalah Nutrilabs dan Puritan.

Harga Biotin 10000

Merk dan Varian Biotin Harga
Biozinc Biotin 10000 mcg (60 tablet) Rp55.000
Nutrilabs Biotin 10000 mcg 50 Tablet: Rp91.000
100 Tablet: Rp139.500
Amazing Formulas Biotin 10000 mcg (120 tablet) Rp100.000
Puritan Ultra Mega Biotin 10000 mcg 50 Tablet: Rp138.598
100 Tablet: Rp157.000
Century Biotin 10000 mcg (120 tablet) Rp150.000
Lake Avenue Biotin 10000 mcg (120 tablet) Rp195.000
Bronson Basics Biotin 10000 mcg (360 tablet) Rp525.000

Informasi harga biotin 7500 mcg dan 10000 mcg berbagai merk di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk apotek online. Sebagai perbandingan, tahun lalu, biotin 10000 mcg dijual dengan harga mulai Rp140 ribuan per botol. Jika dibandingkan biotin 7500 mcg, biotin 10000 mcg lebih banyak dengan jumlah tablet bervariasi.

Membeli Suplemen di Apotek - (www.everydayhealth.com)

Membeli Suplemen di Apotek – (www.everydayhealth.com)

[Update: Ditta]

[1] BestBook. 2010. A-Z Multivitamin untuk Anak & Remaja. Yogyakarta: ANDI, hlm. 81-83.

[2] Handoyo, K. 2019. Amankah Makanan Anda?. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer, hlm. 22.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*