Upayakan Kehamilan, Simak Tips Meningkatkan Kesuburan
Tak sedikit wanita menghabiskan masa muda mereka untuk tidak hamil. Tetapi ketika ini saat yang tepat bagi Anda untuk memulai keluarga, barulah tersadar untuk mengupayakan kehamilan. Berbagai hal kerap dilakukan untuk dapat melindungi dan meningkatkan kesuburan.
Sejumlah persepsi terkait masalah kesuburan pun merebak. Lebih sering wanita dianggap lebih banyak memiliki masalah kesuburan. Padahal pria juga dapat menyebabkan pasangan tidak subur. Sehingga Anda perlu menghindari pemahaman yang salah soal kesuburan.
Kesalahpahaman kesuburan yang paling umum adalah bahwa hamil begitu mudah dilakukan. Seorang dokter kandungan di New York, Amos Grunebaum menjelaskan, selama pembelajaran di sekolah para pengajar menerangkan cara menghindari kehamilan tanpa memberitahu siswa terkait hal meningkatkan peluang untuk hamil. “Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa pasangan rata-rata hanya memiliki peluang 20 hingga 25 persen untuk mencapai kehamilan setiap siklus,” ungkap Amos seperti dilansir Womens Health.
Masih dari sumber yang sama, Dr Grunebaum menambahkan, kesalahpahaman kesuburan lainnya yakni sebuah gagasan terkait masalah kesuburan yang dikarenakan kesalahan wanita. Padahal, sekitar setengah penyebab infertilitas adalah karena faktor pria, seperti jumlah sperma yang rendah atau motilitas sperma yang rendah.
Tips untuk Mempertahankan Kesuburan
Hindari lemak trans
Menurut data dari Nurses’ Health Study, lemak trans dapat menghalangi ovulasi dan konsepsi. Bahkan mengonsumsinya hanya empat gram sehari dapat memiliki efek negatif pada kesuburan. Lemak trans biasa terjadi pada makanan yang digoreng dan diproses, jadi lewati drive-thru dan paket makanan ringan di toko kelontong.
Anda disarankan untuk dapat mengonsumsi makanan sehat alami yang lengkap untuk meningkatkan nutrisi terbesar. Contoh makanan yang baik untuk kesuburan yakni buah jeruk, sayuran berdaun hijau, brokoli, dan sereal yang diperkaya.
Pilih makanan yang mengandung protein nabati
Jika dibandingkan dengan makanan yang mengandung protein hewani, protein nabati justru lebih dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan kesuburan. Studi yang sama juga menemukan bahwa wanita yang paling banyak mengonsumsi protein hewani seperti daging sapi, ayam, dan babi, sebanyak 39 persen lebih mungkin memiliki masalah kesuburan.
Makan karbohidrat lambat, bukan karbohidrat cepat
Peneliti Harvard menemukan bahwa itu bukan kuantitas tetapi kualitas karbohidrat yang memengaruhi kesuburan. Misalnya, karbohidrat cepat, termasuk roti putih dan kentang, yang dicerna tubuh Anda dengan cepat. Mengonsumsinya dapat mengurangi peluang Anda untuk hamil, sementara karbohidrat lambat, seperti beras merah dan biji-bijian lainnya, dapat meningkatkan peluang kehamilan.
Jaga berat badan normal
Wanita disarankan memiliki berat badan normal agar kesuburannya meningkat. Berat badan kerap dikaitkan dengan terganggunya produksi hormon saat ovulasi. Hal ini menjadikan siklus menstruasi Anda tidak teratur, sehingga Anda akan sulit mencapai kehamilan.
Berhenti merokok
Merokok dapat mempengaruhi kesuburan pria dan wanita. Pada pria, merokok dapat mengurangi jumlah produksi sperma dan juga kerusakan DNA yang dibawa oleh sperma. Sedangkan, wanita yang merokok dapat mempengaruhi sel telur dan rahim. Sel telur yang telah dibuahi sperma cenderung sulit menempel pada rahim sebagai tempatnya berkembang.
Jaga kesehatan sperma
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan berulang terhadap panas pada testis pria dapat menurunkan kualitas sperma pria sehingga berpengaruh pada kesuburannya.
Konsultasi dengan dokter ahli
Jadwal rutin berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalankan program kehamilan menjadi langkah yang tepat dilakukan setiap pasangan. Tak hanya memahami masalah kesuburan saja, Anda akan mendapatkan pengetahuan terkait siklus menstruasi, cara terbaik untuk memprediksi ovulasi, bahkan posisi seksual apa yang disarankan untuk membantu Anda hamil.
Saat menjalankan program kehamilan, Anda disarankan untuk selalu mengecek siklus menstruasi untuk menentukan masa subur. Jika Anda memiliki siklus yang tidak teratur, pertimbangkan mengambil kit prediksi ovulasi di toko obat. Anda juga dapat menggunakan termometer khusus untuk melacak suhu tubuh basal (BBT) yang naik setelah Anda berovulasi dan kemudian tetap pada tingkat yang lebih tinggi dari normal sampai akhir siklus Anda.
Zat yang Harus Dihindari untuk Meningkatkan Kesuburan
- Tembakau
- Alkohol
- Obat-obatan yang mungkin beracun bagi bayi yang sedang berkembang
- Kafein
Kafein dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi dan meningkatkan potensi komplikasi selama kehamilan. Sehingga mengurangi meminumnya pada pagi hari dilakukan sebagai upaya mempertahankan gaya hidup sehat. Hal tersebut menjadi penting ketika Anda mencoba untuk hamil. Beberapa minggu pertama kehamilan adalah yang paling rentan dan banyak hal terjadi bahkan sebelum Anda menyadari kemungkinan kehamilan.
Pengecekan Tingkat Kesuburan
Jika Anda mencoba untuk hamil dan belum berhasil, dokter mungkin akan menganjurkan agar tingkat kesuburan dites. Grunebaum mengatakan analisis kesuburan yang paling umum disebut Tes FSH Hari ke-3. Tes ini digunakan untuk mengukur tingkat hormon perangsang folikel yang ada dalam tubuh wanita pada hari ketiga siklus menstruasinya.
“Tes ini pada dasarnya adalah cara untuk mengukur cadangan ovarium, meskipun cadangan yang rendah tidak selalu berarti seseorang tidak dapat hamil. Selanjutnya juga dilakukan tes yang mengukur hormon seperti estrogen dan progesteron, yang merupakan kunci keberhasilan kehamilan,” tambah Grunebaum.
Dokter Anda mungkin juga perlu menyingkirkan endometriosis, fibroid, penyakit radang panggul, dan masalah dengan produksi sperma atau mobilitas pasangan Anda, yang semuanya dapat menyebabkan masalah kesuburan. Memanfaatkan semua informasi dan sumber daya yang tersedia untuk program kehamilan Anda. “Jangan berkecil hati jika pada awalnya Anda tidak berhasil,” kata Grunebaum.




Leave a comment