Resep & Cara Membuat Cuanki Basah Mirip Jualan Abang-abang
Sajian khas Bandung memang sangat beragam. Sebagian besar menggunakan bahan dasar dari aci atau tepung tapioka. Dari sekian makanan tersebut, cuanki bisa dibilang cukup banyak penggemarnya. Sepintas, kuliner satu ini mirip dengan bakso biasa, namun kuahnya terasa lebih segar dan sedap berkat tambahan sambal dan terkadang ada juga yang membubuhkan perasan jeruk nipis. Cara membuat cuanki basah pun tidak terlalu sulit.
Arti kata “Cuanki” itu sendiri dapat diartikan sebagai kependekan dari “Cari Uang Jalan Kaki”. Hal itu muncul karena di waktu yang terdahulu, Cuanki dijajakan dengan cara dipikul berjalan kaki. Cuanki itu sendiri merupakan sebutan makanan yang isinya terdiri dari mie, siomay goreng, siomay kukus, tahu rebus, tahu goreng dan bakso. Kuahnya berwarna bening terbuat dari kaldu ayam/daging sapi dan diberi bumbu, dengan bahan pelengkap daun bawang seledri, dan sukrokriuk. Penyajian cuanki terbilang unik, karena isian dari Cuanki tersebut direbus terlebih dahulu dalam kuah hingga siomay goreng mengembang.[1]
Untuk membuat cuanki basah, Anda setidaknya perlu menyiapkan beberapa bahan yang dibutuhkan. Berikut ini cara membuat cuanki basah, seperti yang dilansir dari Cookpad.
Resep Cuanki Basah Bandung
Bahan Bakso Cuanki Basah Bandung
- 10 butir bakso
- 25 pcs kulit pangsit, bentuk bulat
- 10 pcs tahu kulit, belah bagian tengahnya
Bahan Adonan Aci Cuanki
- 250 gr udang, kupas kulitnya (sisakan kepalanya untuk kuah)
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 7 sdm (sendok makan) tepung tapioka
- 1 butir telur
- 2 sdm bawang goreng
- Secukupnya garam, kaldu bubuk
- 2 blok es batu
Bahan Kuah Cuanki Basah
- Sisa kepala udang
- 6 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 3 cm jahe, geprek
- 1 sdm kecap ikan
- 1 sdt saus tiram
- 1 sdm kecap asin
- 1/4 sdt (sendok teh) lada bubuk
- Secukupnya garam, kaldu bubuk
- 700 ml air matang
- 2 batang daun bawang, iris tipis
- Secukupnya minyak untuk menumis
Bahan Pelengkap Cuanki
- Mi kering/mi instan
- Daun seledri, iris tipis
- Bawang goreng
- Sambal rawit
Cara Membuat Cuanki Basah
- Kupas kulit udang, kemudian sisihkan kepalanya untuk kaldu kuah. Cuci bersih udang, kemudian tiriskan.
- Haluskan udang dan es batu dengan blender/food processor. Lalu siapkan wadah, campurkan udang dan bawang putih yang sudah dihaluskan, telur, tepung tapioka, garam, kaldu bubuk, dan bawang goreng. Tes rasa, jika sudah pas, sisihkan.
- Bagi adonan aci tersebut menjadi 2 bagian, sebagian untuk isian kulit pangsit dan sebagian untuk isian tahu.
- Isi tahu yang sudah dibelah dengan adonan aci. Lalu, kukus sekitar 20 menit sampai matang. Sisihkan.
- Ambil kulit pangsit, isi bagian tengah dengan adonan aci. Lipat dengan bentuk sesuai selera sampai adonan habis.
- Panaskan minyak goreng, goreng kulit pangsit yang sudah diisi aci tadi sampai matang dan kecokelatan. Angkat dan tirisan.
- Untuk kuahnya, didihkan air dan masukkan kepala udang. Rebus sampai kepala udang berubah warna jadi kemerahan. Saring dan buang kepala udangnya. Kemudian, haluskan bawang merah dan bawang putih. Panaskan wajan, tumis bawang tersebut sampai harum, masukkan jahe geprek, tambahkan kecap asin, kecap ikan, dan saus tiram, aduk rata sampai bumbu tercampur. Matikan api.
- Masukkan tumisan bumbu tadi dalam rebusan air kuah, aduk sampai rata. Tambahkan garam, kaldu bubuk, dan lada bubuk. Koreksi rasa. Bila sudah pas, masukkan bakso dan daun bawang. Masak sampai bakso mekar dan matang.
- Untuk penyajian, sediakan mangkuk dan tata bakso, siomay goreng, dan tahu aci. Boleh juga ditambahkan mie. Lalu taburi seledri dan bawang goreng, siram dengan kuah bakso. Sajikan bersama sambal jika suka.
Bagaimana? Cukup mudah kan cara membuatnya? Jika tidak ada udang, Anda bisa menggantinya dengan daging ayam atau bahkan daging sapi. Cita rasanya tentu akan sedikit berbeda meski sama-sama nikmat.
[1]Dialysa, F. 2021. Optimalisasi Omzet Melalui Perencanaan Pemasaran Digital Dan Pelatihan Pencatatan Keuangan Cuanki Kang Raffie Bandung. Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas. 5(2): 523-528


Leave a comment