Resep & Cara Membuat Getuk Pisang Khas Kediri
Anda pernah mencicipi kue getuk pisang? Kue satu ini kerap dibungkus atau dikemas menggunakan daun pisang sehingga bentuknya menyerupai lontong. Jajanan tradisional khas Kediri tersebut memiliki cita rasa yang manis dan legit, sehingga cocok untuk dijadikan camilan ketika santai maupun untuk teman minum kopi atau teh di rumah. Cara membuat getuk pisang khas Kediri sebenarnya tidak terlalu sulit. Bahan-bahan yang digunakan pun relatif mudah ditemukan di pasaran.
Apa Itu Getuk Pisang?
Getuk pisang adalah salah satu makanan tradisional yang sudah mulai berkembang menjadi produk perdagangan. Getuk pisang berasal dari Kota Kediri, kemudian berkembang ke daerah sekitarnya seperti Kertosono, Nganjuk, Blitar, dan Tulungagung.
Getuk pisang yang diperdagangkan terbuat dari bahan baku jenis pisang “plantain” yaitu pisang raja nangka yang mempunyai nilai ekonomi lebih rendah dari pisang meja. Di samping itu pisang raja nangka mempunyai aroma yang lebih kuat daripada pisang plantain lainnya seperti pisang kepok, pisang alam, dan lain-lain.
Getuk pisang dalam perdagangan berbentuk silinder, yang dibungkus/dikemas dengan daun pisang. Panjangnya antara 15-17 cm dengan diameter antara 4-4,5 c, pada kedua ujungnya diikat dengan tusukan lidi.[1]
Sama halnya dengan tahu kuning (takwa), getuk pisang telah menjadi makanan khas Kota Kediri sejak bertahun-tahun silam. Beberapa orang bahkan menyandingkan getuk pisang dengan kurma karena cita rasanya yang manis dan sehat.
Sebelumnya getuk pisang dibuat dalam ukuran besar atau genggaman tangan orang dewasa, kali ini hadir dalam porsi kecil. Tak tanggung-tanggung, ukuran makanan ini bisa diperkecil hingga seukuran ibu jari saja. Makanan ini dibuat hanya dari pisang raja pilihan. Bahkan, saking pentingnya bahan baku ini, pisang tersebut harus benar-benar masak agar tidak sepat atau asam.
Pembuatan getuk pisang sangat sederhana. Pisang yang dipilih dikukus hingga masak, kemudian dihaluskan. Masih dalam keadaan panas, bahan itu dicampur dengan santan kelapa, tepung sapu, dan gula bubuk. Setelah adonan siap, diletakkan dalam daun pisang yang masih muda dan dibungkus menyerupai lontong. Selanjutnya dikukus kembali selama setengah jam dan diangkat lagi untuk didinginkan.[2]
Nah, jika masih belum bisa bepergian ke Kediri untuk mencicipi langsung kelezatan getuk pisang, Anda juga bisa membuat getuk pisang khas Kediri di rumah. Berikut salah satu resep getuk pisang yang bisa Anda coba.
Resep Getuk Pisang Khas Kediri
Bahan Getuk Pisang
- 1 sisir pisang kepok setengah matang
- 25 gram tepung beras
- 40 gram tepung tapioka
- 1 sdt (sendok teh) vanili
- Sejumput garam
- Daun pisang secukupnya
- 6 sdm (sendok makan) gula
Cara Membuat Getuk Pisang Khas Kediri
- Kukus pisang menggunakan kukusan yang sudah dipanaskan terlebih dahulu sampai pisang matang. Kukus pisang setidaknya selama 20 menit.
- Jika pisang sudah matang, keluarkan dan kupas kulit pisang. Lalu, haluskan menggunakan tumbuk atau garpu.
- Masukkan pisang yang sudah dihaluskan ke sebuah wadah. Kemudian, campurkan dengan tepung tapioka, tepung beras, gula pasir, vanili, dan garam. Campur adonan sampai merata.
- Bungkus adonan menyerupai lontong. Tusuk kedua ujung dengan lidi atau tusuk gigi. Lakukan hingga adonan pisang habis.
- Tata adonan yang sudah dibungkus dalam panci kukusan yang sudah dipanaskan terlebih dahulu. Kukus sekitar 25-30 menit dengan menggunakan api sedang.
- Angkat gethuk pisang, biarkan dingin. Setelah dingin, Anda bisa memotong-motong getuk dan sajikan.
Bagaimana? Cukup mudah kan cara membuatnya? Jika kesulitan menemukan daun pisang, Anda juga bisa langsung mencetaknya di sebuah loyang kotak atau bulat, kemudian tutup bagian atas loyang dengan aluminium foil supaya air dari tutup kukusan tidak menetes ke adonan. Jika sudah matang, getuk pisang bisa dipotong-potong sesuai selera. Selain membuat sendiri, Anda juga bisa membeli getuk pisang khas Kediri yang sudah jadi. Harga getuk pisang khas Kediri berkisar mulai ribuan rupiah saja.
[1]Sastrahidayat, IR &Syamsuddin D. 2014. Studi Introduksi Pisang Cevendish dan Hama Penyakitnya. Malang: UB Press.
[2]Yuliastuti, D. 2013. Kuliner Ramadan: 12 Menu Maknyuss Buka Puasa dan Sahur. Jakarta: Tempo Publishing.

Leave a comment