Tips Perawatan Wajah Cryotherapy di Rumah
Cryotherapy adalah terapi dingin menggunakan es batu di atas kulit.[1] Umumnya ini dilakukan untuk mempersiapkan kulit wajah sebelum dirias. Selain bisa dilakukan di salon atau klinik kecantikan, metode perawatan kulit ini ternyata juga bisa Anda lakukan di rumah dengan atau tanpa bantuan orang lain. Lalu, bagaimana caranya?
Manfaat Cryotherapy
Dilansir dari allure, cryotherapy merupakan trik lama para penata rias dengan menyapukan es batu ke kulit bagian bawah mata yang bengkak supaya kembali normal sebelum dirias. Cara tradisional ini kemudian berkembang dengan diciptakannya alat cryptography berbentuk bola es yang diklaim mampu mencerahkan dan menghaluskan kulit.
Sebelum menjadi alternatif perawatan kulit, cryotherapy dikenal sebagai obat untuk penyakit rematik arthritis yang berasal dari Jepang. Seiring berjalannya waktu, metode pengobatan ini menyebar luas hingga ke Eropa dan AS untuk membantu pemulihan otot para atlet yang cedera dan mengalami peradangan. Seorang dokter kulit di Connecticut, Mona Gohara, mengatakan, metode pengobatan ini mampu meredakan nyeri di bagian sendi dan migrain akibat cedera.
Metode yang awalnya dijadikan sebagai alternatif pengobatan akhirnya terkenal di dunia kecantikan. Gohara menambahkan, cryotherapy yang dilakukan di atas kulit wajah memiliki manfaat utama efek sculpting langsung yang membuat kulit menjadi lebih halus dan kencang. Sensasi dingin dari es batu yang diletakkan di atas kulit wajah mampu menyebabkan pembuluh darah menyempit dan membuat tampilan kulit menjadi lebih mulus seperti tak berpori-pori.
Namun, memulaskan es batu ke kulit wajah dengan metode ini tidak bisa sembarangan. Arah atau pola pijatan es batu yang tepat akan membuat sirkulasi darah di wajah menjadi lebih lancar. Ini akan membantu kulit mendapatkan banyak nutrisi dan antioksidan saat Anda menggunakan skincare setelah melakukan cryotherapy.
Seorang dokter kulit di New York, Joshua Zeichner, menjelaskan, meskipun tidak jelas apakah penggunaan bola es cryotherapy secara teratur bisa membantu mencegah penuaan kulit, ada beberapa fakta yang menyebutkan teknik ini sangat bagus untuk kecantikan dan kesehatan kulit wajah. Suhu dingin mampu membantu mengurangi peradangan, pembengkakan, kelebihan cairan, dan kemerahan pada kulit.
Cara Melakukan Cryotherapy
- Sebelumnya, pilih alat cryotherapy yang tidak mengandung besi atau bahan berbahaya untuk kulit. Sebaiknya Anda memilih bola es yang terbuat dari gel dan kaca. Karena, suhu dingin yang akan dihasilkan dipercaya lebih tahan lama daripada bola es yang berbahan dasar air dan plastik.
- Salah satu ahli estetika di Kota New York, Georgia Louise, menjelaskan, sebaiknya Anda mencucinya atau mensterilkan bola es sebelum memakainya dan menyimpannya dalam freezer bersuhu sangat rendah. Biarkan gel atau air di dalam bola benar-benar membeku.
- Untuk pengaplikasian alat cryotherapy, Louise merekomendasikan Anda memakainya secara terus-menerus di atas permukaan kulit wajah selama 5-10 menit dari bagian kening hingga leher. Jangan lebih dari 10 menit, karena bisa menyebabkan kerusakan lemak dan sensasi nyeri di kulit wajah.
- Selain bisa langsung digunakan, Anda bisa mengoleskan serum, pelembap, atau face oil sebelum memijat kulit menggunakan bola es. Ini adalah cara yang umum supaya skincare dapat terserap kulit dengan baik.
- Untuk mengencangkan otot wajah, gunakan bola es di bagian dagu dan geser ke kulit bagian atas telinga atau kening. Ikuti bentuk tulang pipi Anda dengan menggeser bola es secara perlahan. Selain itu, gunakan alat di sudut hidung dan tarik ke arah telinga. Ini juga akan membuat garis-garis halus di sekitar hidung tersamarkan.
- Khusus untuk bola es yang terbuat dari logam seperti stainless steel, juga bisa digunakan untuk merangsang drainase limfatik. Untuk itu, Anda perlu merendamnya dalam air panas selama beberapa menit. Jangan mencoba cara ini dengan bola es kaca atau plastik karena bisa pecah. Setelah alat menjadi hangat, tekankan ujungnya pada kedua sisi klavikula, lalu geser ke belakang leher dan depan telinga.
Setelah Anda melakukan perawatan wajah cryotherapy, disarankan untuk menggunakan pelembap atau moisturizer. Ini untuk menghindari gejala kekeringan pada kulit akibat terlalu sering menggunakan bola es. Selain itu, gunakan masker wajah supaya kulit Anda terlihat cerah dan efek cryotherapy bisa bertahan lama.
[1] Ajani, Anggra Trisna, Hema Malini, Rika Fatmadona. 2019. Hubungan Cryotherapy terhadap Mukositis Oral pada Pasien Kanker Payudara dengan Kemoterapi di Ruangan Kemoterapi Rumah Sakit M. Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, Vol. 8(4): 10-15.


Leave a comment