Rekomendasi Produk Salep Ruam Popok Pada Bayi yang Dikenal Ampuh

Popok bayi (sumber: pampers.com) Popok bayi (sumber: pampers.com)

Bayi yang menggunakan popok, entah itu sekali pakai atau bahkan popok kain rentan mengalami ruam atau diaper rash. Hal ini karena kondisi area pantat atau kemaluan bayi yang sering lembap setelah buang air serta dipengaruhi oleh bakteri. Untuk mencegah atau mengatasi hal tersebut, para orang tua biasanya disarankan menggunakan salep khusus. Sudah banyak pilihan salep ruam popok di pasaran.

Apa Itu Ruam Popok?

Ruam popok adalah radang/infeksi kulit di sekitar area popok seperti paha dan pantat pada bayi, yang umumnya disebabkan terpaparnya kulit bayi pada zat amonia yang terkandung dalam urine atau feses bayi dalam jangka waktu lama.

Area popok pada bayi tak dapat dihindari akan bersentuhan dengan sedikit bakteri pada basis tertentu. Bahkan, mengganti dan membersihkan secara teratur kadang masih bisa gagal mengangkat bakteri-bakteri tersebut sehingga pada akhirnya mengakibatkan ruam popok pada bayi.

Ruam popok ialah kondisi iritasi yang terjadi pada bagian tubuh bayi yang tertutup popok. Luka memerah yang terdapat pada beberapa bagian tubuh bayi ini amat mengganggu pertumbuhan sang buah hati jika tidak ditindaklanjuti.

Ruam popok merupakan ruam kemerahan pada kulit bayi. Sebagian besar ruam popok terjadi di bagian pantat atau pinggang bayi. Kontak berkepanjangan dengan urine dan feses merupakan salah satu penyebab utama munculnya ruam popok. Ruam bisa semakin parah jika terjadi gesekan antara kulit bayi dengan popok.[1]

Baca juga:  Ciri-Ciri Sindrom Asperger & Autisme Pada Anak Dan Balita

Ruam popok juga bisa terjadi peradangan di daerah yang tertutup popok, seperti sekitar alat kelamin, pantat, dan pangkal paha bagian dalam. Ruam popok sering dialami oleh bayi baru lahir. Biasanya berwarna kemerahan disertai lecet-lecet ringan dan gatal.

Ruam popok terjadi karena adanya gesekan antara popok dengan kulit bayi. Hal ini karena kulit bayi masih sangat peka dan sensitif. Jika dia memakai popok maka kulitnya otomatis tertutup, akibatnya kulit menjadi lembap. Kelembapan yang berlebihan inilah yang memicu timbulnya ruam popok.[2] Gejala yang dialami bayi ketika terserang ruam popok adalah berikut.

Gejala Ruam Popok pada Bayi

  • Umumnya terjadi pada balita di bawah tiga tahun yang masih sering menggunakan popok.
  • Kulit menjadi kemerahan di sekitar daerah yang menggunakan popok (untuk kondisi ruam yang ringan).
  • Ketika semakin parah, akan menimbulkan bintil-bintil merah, bengkak, terkadang menjadi basah, bersisik, dan mengalami luka atau lecet.
  • Bayi akan menjadi rewel karena dia merasa gatal dan merasakan nyeri ketika akan buang air kecil atau buang air besar.[3]
Ruam karena popok bayi (sumber: flashugnews.com)

Ruam karena popok bayi (sumber: flashugnews.com)

Pencegahan Ruam Popok pada Bayi

Untuk mencegah atau merawat ruam popok yang disebabkan oleh air kemih, popok yang dipakai bayi harus sering diganti, kemudian dibersihkan daerah yang tertutup popok dengan air setiap kali penggantian popok, dan hindari pemakaian celana plastik yang menahan kelembapan.

Baca juga:  Resep & Cara Membuat Biskuit Bayi Homemade yang Mudah

Jika Anda mencuci sendiri popok bayi Anda, Anda dapat mengurangi iritasi akibat deterjen dengan membilas ekstra popok tersebut atau memakai detergen yang lebih lembut. Untuk mengurangi jumlah ammonia yang tertahan pada popok, tambahkan secangkir cuka ke dalam ember popok atau air bilasannya.

Perawatan lain untuk ruam popok mencakup memilih jenis popok yang lain, mengeringkan bokong bayi yang sudah bersih dengan pengering rambut yang dipasang pada panas sedang, atau mengoleskan salep pada kulit yang bersih, kering, dan teriritasi. Hindari obat ruam popok yang mengandung oksida seng, yang akan menutupi ruam popok ini dengan lapisan putih.[4]

Salep Ruam Popok pada Bayi

  • Bepanthen, harga Rp51.100 – Rp125.000
  • Sebamed Baby Diapers Cream, harga Rp119.000 – Rp141.000
  • Pure Baby Soothing Moisturizer Cream, harga Rp75.000 – Rp133.000
  • Mama’s Choice Baby Rash Cream, harga Rp78.000 – Rp139.000
  • Sleek Baby Diapers Cream, harga Rp26.500 – Rp39.000
  • My Baby Diaper Rash Cream, harga Rp12.000 – Rp14.700
  • Cussons Baby Diaper Rash Cream, hargaRp13.900 – 19.300
  • Pigeon Baby Diaper Rash Cream, harga Rp17.000 – Rp25.000.
  • Zwitsal Baby Cream with Zinc, harga Rp19.000 – Rp28.000
Baca juga:  Bagaimana Cara Mengembangkan EQ pada Anak?

Produk-produk salep ruam popok untuk bayi bisa Anda peroleh di beberapa apotek maupun di pusat perbelanjaan, baik offline maupun online. Jika kondisi ruam popok tidak membaik, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

[1]Sitompul, EM. 2014. Mama Aku Sakit. Jakarta: Arena KIDS, hlm 193.

[2]Ibid., hlm 194.

[3]Ardinasari, E. 2016. Buku Pintar Mencegah dan Mengobati Penyakit Bayi dan Anak. Jakarta: Bestari, hlm 253.

[4]Simkin, P., dkk. 2007. Kehamilan, Melahirkan, & Bayi. Jakarta: EGC, hlm 358.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*