Minum 2 hingga 3 Cangkir Kopi Tiap Hari Bagus untuk Kesehatan Jantung

Secangkir kopi Secangkir kopi

Jenis penyakit kardiovaskular yang paling sering terjadi meliputi jantung koroner, tekanan darah tinggi, henti jantung, hingga gagal jantung kongestif.[1] Selain menjaga pola hidup sehat, beberapa orang membiasakan diri untuk minum 2 hingga 3 cangkir kopi tiap hari demi menjaga kesehatan kardiovaskular, terutama jantung. Memang, kebiasaan minum kopi tiap hari diklaim bagus untuk kesehatan jantung.

Kopi Bisa Meningkatkan Kesehatan Jantung

Dilansir dari HuffPost, sebuah studi baru menunjukkan bahwa minum beberapa cangkir kopi setiap hari dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik dan pengurangan risiko kematian akibat penyakit. Penelitian yang dilakukan dalam waktu sekitar 12,5 tahun ini diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology dan mengeksplorasi dampak kopi terhadap kesehatan 449.563 orang dewasa berusia 40 hingga 69 tahun tanpa riwayat masalah kardiovaskular.

Peserta studi dibagi menjadi beberapa kelompok, yakni orang yang tidak minum kopi setiap hari, orang yang minum kopi kurang dari secangkir tiap hari, orang yang minum satu cangkir kopi tiap hari, orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi tiap hari, orang yang minum empat hingga lima cangkir kopi tiap hari, dan orang yang minum lebih dari lima cangkir kopi tiap hari. Informasi ini dikumpulkan melalui kuesioner yang juga menyertakan pertanyaan tentang jenis kopi yang mereka minum, seperti kopi instan, bubuk, dan kopi tanpa kafein.

Baca juga:  Susu Bayi Bisa Tahan Berapa Jam?

Mereka yang minum kopi dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi untuk menentukan hasil studi. Setelah disesuaikan dengan faktor risiko kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, diabetes, konsumsi alkohol, status merokok, dan obesitas, ditemukan bahwa, secara keseluruhan, minum beberapa cangkir kopi bermanfaat bagi kesehatan Anda.

Minum 2 hingga 3 Cangkir Kopi Baik untuk Jantung

Pertama, orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi instan, bubuk, atau kopi tanpa kafein mengalami risiko kematian yang lebih rendah akibat penyakit kardiovaskular jika dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi. Penurunan terbesar berasal dari kopi bubuk, yang menunjukkan risiko kematian 27% lebih rendah. Kopi tanpa kafein sekitar di 14% dan kopi instan sebanyak di 11%.

Selanjutnya, penurunan penyakit kardiovaskular, yang didefinisikan oleh penelitian sebagai gagal jantung, penyakit jantung koroner, dan stroke, jarang ditemukan pada orang yang minum 2 hingga 3 cangkir kopi setiap hari. Kopi bubuk sekali lagi mengalami pengurangan risiko tertinggi sebesar 20%, diikuti instan sebesar 9%, dan kopi tanpa kafein sebesar 6%.

Baca juga:  Ingin Wajah Mulus? Ini Cara Menghilangkan Bopeng Akibat Jerawat

Hal terakhir yang diukur penelitian ini adalah pengurangan aritmia, juga dikenal sebagai detak jantung tidak teratur. Dalam bagian penelitian ini, hasilnya berbeda dari hasil lainnya. Orang yang minum empat sampai lima (bukan dua sampai tiga) cangkir kopi bubuk atau kopi instan setiap hari mengalami penurunan aritmia dan tidak ada pengurangan untuk orang yang minum kopi tanpa kafein.

Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti informasi mengenai jumlah cangkir kopi yang dikonsumsi setiap hari yang dilaporkan sendiri dan informasi tersebut dikumpulkan pada awal penelitian. Penulis penelitian tidak akan tahu apakah seseorang mengubah asupan kopi harian mereka atau jenis kopi yang mereka konsumsi selama sekitar 12,5 tahun penelitian.

Tetapi bahkan dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, kopi, bila dikonsumsi dengan wajar dan tanpa banyak tambahan gula dan krim, telah diketahui baik untuk kesehatan Anda. Kopi memiliki sifat anti-inflamasi dan dikenal dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Baca juga:  Anda Wajib Tahu! Ini Sederet Manfaat Makan Selada Air untuk Ibu Hamil

Sebaiknya, meskipun kopi dinilai sehat, hindari minuman kopi dengan campuran bahan yang terlalu banyak. Kopi dengan krim dan susu berlemak, diketahui kurang sehat. Apalagi jika itu ditambah dengan gula dan kental manis, konon bisa meningkatkan berat badan dan meningkatkan kadar gula darah.

Dan kafein, bila dikonsumsi dalam pedoman yang direkomendasikan (orang dewasa dapat mengonsumsi hingga 400 miligram kafein setiap hari) terhubung dengan banyak manfaat kesehatan. Menurut American Heart Association, kopi bisa merangsang sistem saraf pusat dan menurut Johns Hopkins Medicine, kopi terkait dengan risiko penyakit parkinson yang lebih rendah. Jadi secangkir kopi setiap pagi bisa dimasukkan dalam diet sehat.

[1] Suhandono, Erwin & Moh Isa Syailendra. 2021. Perancangan Aplikasi Pola Hidup Sehat Pasien Rawat Jalan Studi Kasus pada Penyakit Jantung. TEKINFO, Vol. 22(2): 24-34.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*