Manfaat Lain Vaksin COVID-19 untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Ilustrasi: vaksin COVID-19 (unsplash: Towfiqu Barbhuiya) Ilustrasi: vaksin COVID-19 (unsplash: Towfiqu Barbhuiya)

Vaksin adalah salah satu cara yang paling efektif dan ekonomis untuk mencegah penyakit COVID-19 yang sangat menular.[1] Tak hanya bisa diresepkan pada pria, lansia, anak-anak, dan wanita sehat normal, vaksin coronavirus ternyata boleh dipakai ibu hamil dan menyusui. Karena, ada penelitian baru yang mengungkapkan manfaat lain vaksin tersebut untuk ibu hamil dan menyusui.

Manfaat Vaksin COVID-19 untuk Ibu Menyusui

Dilansir dari HuffPost, ASI wanita yang telah divaksinasi dengan vaksin mRNA COVID-19 diketahui mengandung antibodi yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh bayi. Bisa dibilang, minum ASI yang sudah divaksin adalah cara untuk membantu menjaga bayi agar tetap aman dari penyakit coronavirus.

Studi yang dilakukan telah memberikan alasan yang kuat agar perempuan hamil menjalani vaksin. Seorang profesor dari University of Florida bernama Joseph Larkin III menjelaskan, bayi yang baru lahir tidak memiliki sistem imun yang matang seperti orang dewasa. Sistem kekebalan tubuh pada bayi akan berkembang seiring bertumbuhnya usia mereka. Bayi akan menerima perlindungan utama sebagai pengganti antibodi yang belum sempurna dari ibunya.

Ilustrasi: vaksinasi COVID-19 (unsplash: Mat Napo)

Ilustrasi: vaksinasi COVID-19 (unsplash: Mat Napo)

Dengan demikian, sangat penting bagi ibu menyusui untuk memperoleh vaksin COVID-19 jika ingin melindungi bayinya, karena bayi belum mendapatkan rekomendasi vaksin. Dengan melakukan vaksin, ASI akan mengandung antibodi yang dapat ditransfer secara langsung kepada buah hati.

Baca juga:  Update Manfaat Madu Kurma TJ Bagi Kesehatan

Telah diterbitkan dalam jurnal Breastfeeding Medicine, jenis vaksin yang dipakai untuk uji coba tersebut adalah vaksin mRNA Pfizer dan Moderna yang pertama kali tersedia untuk petugas kesehatan. Diketahui pula, saat ini sedang dilakukan penelitian kembali dengan memakai vaksin Johnson & Johnson.

Sebelum melakukan penelitian tersebut, periset sudah melakukan tes keamanan vaksin, dengan cara menganalisis ASI wanita yang diberi vaksin dosis pertama dan kedua. Hasilnya, antibodi untuk coronavirus dalam ASI meningkat. Setelah itu, baru vaksinasi diberikan secara langsung kepada para wanita yang menyusui. Dibandingkan hasil ujicoba, hasil penelitian ini lebih baik, karena tingkat antibodi pada wanita menyusui dapat meningkat hingga 100 kali lipat.

Manfaat Vaksin COVID-19 untuk Ibu Hamil

Hal yang sama dilakukan pada ibu hamil dan hasilnya juga sama baiknya. Dilansir dari ALOMEDIKA, vaksinasi saat hamil bertujuan untuk mencegah morbiditas maternal dan melindungi janin dari penyakit infeksi sebelum imunisasi primer dapat dilengkapi. Dapat disimpulkan, wanita hamil yang vaksin tidak hanya melindungi dirinya dari virus, tetapi juga janin dalam kandungannya.

Ilustrasi: vaksinasi COVID-19 untuk ibu hamil (sumber: theconversation.com)

Ilustrasi: vaksinasi COVID-19 untuk ibu hamil (sumber: theconversation.com)

Kebutuhan untuk memvaksin perempuan hamil dikategorikan mendesak (harus dilaksanakan segera), karena perempuan hamil termasuk golongan rentan coronavirus. Wanita hamil yang sudah terlanjur mengidap COVID-19 dan belum vaksin, memiliki risiko penyakit yang serius. Hal ini karena daya imun perempuan hamil tidak stabil dan cenderung lebih lemah dibanding wanita yang tidak mengandung. Para peneliti berharap, hasil studinya mampu memengaruhi wanita hamil dan menyusui untuk divaksin.

Baca juga:  Ingin Cegah DBD? Ini Syarat Fogging Menurut Depkes

Nah, bagi Anda yang memerlukan vaksin coronavirus, Anda bisa langsung mendaftarkan diri di pusat kesehatan daerah tempat tinggal Anda. Meskipun begitu, di Indonesia, hanya vaksin jenis mRNA saja yang diklaim aman oleh pemerintah untuk diberikan pada ibu hamil dan menyusui. Hal ini karena vaksin mRNA tidak mengandung virus sama sekali. Sementara, vaksin Sinovac dan AstraZeneca tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui, meskipun mengandung inactivated virus.

Selain vaksin COVID-19, ada beberapa jenis vaksin yang aman bagi ibu hamil, seperti vaksin influenza dan pertusis yang merupakan jenis vaksin inactivated. Biasanya ini diberikan pada ibu hamil yang memiliki daya imun rendah dan tidak bisa mengonsumsi obat-obatan untuk meredakan gejala penyakit.

[1] Makmun, Armanto & Siti Fadhilah Hazhiyah. 2020. Tinjauan Terkait Pengembangan Vaksin COVID-19. Molucca Medica Universitas Muslim Indonesia, Vol. 13(2): 52-59.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*