Kandungan Gizi &Manfaat Buah Naga untuk Ibu Hamil Muda
Ibu hamil muda umumnya dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian bagi dirinya dan juga janin dalam kandungan. Meski demikian, para calon ibu juga perlu waspada saat hendak mengonsumsi berbagai makanan. Untuk buah misalnya, ternyata buah naga menjadi salah satu jenis buah yang justru dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Lantas, apa sebenarnya manfaat konsumsi buah naga untuk ibu yang sedang hamil muda?
Tentang Buah Naga
Buah naga (Inggris: pitaya) adalah buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan namun sekarang juga dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Indonesia, Taiwan, Vietnam, Filipina, dan Malaysia. Buah ini juga dapat ditemui di Okinawa, Israel, Australia utara dan Tiongkok selatan.
Pada tahun 1870 tanaman ini dibawa orang Perancis dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Oleh orang Vietnam dan orang China buahnya dianggap membawa berkah. Oleh sebab itu, buah ini selalu diletakkan di antara dua ekor patung naga berwarna hijau di atas meja altar. Warna merah buah terlihat mencolok di antara warna naga-naga yang hijau. Dari kebiasaan inilah buah itu di kalangan orang Vietnam yang sangat terpengaruh budaya Cina dikenal sebagai thang loy (buah naga). Istilah Thang loy kemudian diterjemahkan diEropa dan negara lain yang berbahasa Inggris sebagai dragon fruit (buah naga).
Secara umum,pakar sependapat dan mengakui buah naga kaya dengan potasium, ferum, protein, serat, sodium dan kalsiumyang baik untuk kesehatan dibandingkan buah-buahan lain yang diimpor. Berikut ini nilai-nilai gizi dari buah naga yang hadir dalam 100 gram buah:
Kandungan Gizi Buah Naga
- Niasin – 1,3 mg
- Riboflavin – 0,044 mg
- Vitamin C – 9 mg
- Vitamin B3 – 0,43 mg
- Vitamin B2 – 0,045 mg
- Vitamin B1 – 0,043 mg
- Besi – 0,65 mg
- Fosfor – 36,1 mg
- Kalsium – 8.8 mg
- Karoten – 0,012 mg
- Serat kasar – 0,9 g
- Lemak – 0,61 g
- Abu – 0,28 g
- Protein – 0,229 g
- Moisture – 83 g
- Lain-lain – 0,68 g
Manfaat Buah Naga untuk Ibu Hamil Muda
Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan jumlah zat besi dalam darah dengan mengonsumsi buah-buahan yang mengandung zat besi dan vitamin C yang tinggi, salah satunya adalah buah naga. Buah naga mengandung zat besi yang bermanfaat untuk menambah sel darah, vitamin B1 yang berguna untuk mencegah demam pada tubuh, vitamin B2 yang bermanfaat untuk meningkatkan selera makan, dan vitamin B3 yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Buah naga perlu dikonsumsi oleh masyarakat terutama ibu hamil sebagai obat untuk menambah jumlah hemoglobin dan daya tahan tubuh, juga baik untuk sistem pencernaan, peredaran darah, mengurangi stres emosional serta menetralkan toksik dalam darah. Buah naga banyak mengandung zat besi, asam organik, protein, mineral seperti kalium, magnesium, kalsium dan vitamin C, sehingga baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dalam mencegah anemia.
Tingginya zat besi dan vitamin C yang terkandung dalam buah naga dapat menambah jumlah hemoglobin. Risiko kejadian anemia dan dampak akibat anemia dapat dicegah jika jumlah hemoglobin dalam darah normal. Kandungan vitamin C dalam buah naga dapat membantu pada proses absorbsi besi, meningkatkan pembentukan darah, menjaga daya tahan dan kekebalan tubuh.[1]
Dilansir dari Wikipedia, konsumsi buah naga juga disebut-sebut bermanfaat membantu penyembuhan penyakit kanker, mempercantik penampilan, menjaga kesehatan dan stamina, mencegah penyakit osteoporosis atau pengapuran tulang, menurunkan kadar kolesterol, menyembuhkan penyakit batuk dan asma, mengatasi tekanan darah tinggi, mendukung perkembangan otak janin, hingga menurunkan risiko cacat tabung saraf pada janin.
Satu buah naga setidaknya memiliki berat sekitar 350-450 gram. Ibu hamil tanpa penyakit penyerta kabarnya dapat mengonsumsi buah ini sebanyak 200 gram dalam sehari. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan.
[1]Olii, N. 2020 Pengaruh Agar-agar dan Jus buah Naga terhadap Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia. 16(2): 153-160.


Leave a comment