Anak Menderita Eksim? Ini Tips yang Bisa Dilakukan Sebelum & Sesudah Berenang
Berenang merupakan kegiatan olahraga yang bagus, baik untuk orang dewasa maupun anak-anak. Ini adalah keterampilan keselamatan yang penting dan ini bisa menjadi cara yang baik untuk keluar rumah dan memperoleh udara segar sekaligus sinar matahari yang cukup. Tetapi, untuk anak-anak dengan eksim – juga dikenal sebagai dermatitis atopik – berenang bisa menjadi rumit. Meski demikian, ada hal-hal yang bisa dilakukan orang tua untuk mengatasinya.
Apa Itu Eksim?
Eksim merupakan kondisi alergi pada kulit. Ini bisa dipicu oleh alergi terhadap benda-benda di lingkungan, seperti serbuk sari atau kucing, serta alergi terhadap makanan. Hal ini juga dapat dipicu ketika bahan kimia atau hal lain mengiritasi kulit, atau ketika kulit kehilangan kelembaban, atau keringat berlebih.
Eksim atau eksema atau dermatitis adalah peradangan hebat yang menyebabkan pembentukan lepuh atau gelembung kecil (vesikel) pada kulit, hingga akhirnya pecah dan mengeluarkan cairan. Eksim juga digunakan sebagai istilah bagi sekelompok kondisi yang menyebabkan perubahan pola pada kulit dan menimbulkan perubahan spesifik di bagian permukaan. Beberapa jenis eksim antara lain:
Jenis Eksim
- Dermatitis atopik. Salah satu jenis eksim yang paling sering dijumpai dan merupakan penyakit turunan. Umumnya dimulai ketika masih bayi dan kanak-kanak. Gejalanya berupa gatal, radang kulit, dan pada sebagian penderita sering timbul asma.
- Dermatitis kontak. Terdiri dari dermatitis kontak alergik dan iritan. Dermatitis kontak alergik disebabkan oleh reaksi kekebalan yang tertunda (delayed immune system) akibat kontak kulit dengan senyawa alergenik, sehingga menyebabkan radang kulit dalam 48 jam setelah paparan terjadi. Beberapa agen penyebab eksim jenis ini adalah parfum, pengawet kosmetik, logam, dan zat kimia. Dermatitis kontak iritan terjadi karena paparan senyawa iritan yang dapat merusak kulit secara kimiawi. Contohnya sabun keras, detergen, dan produk pembersih lain. Senyawa iritan tersebut dapat menghilangkan minyak dan kelembapan dari lapisan luar kulit, kemudian merusak lapisan pelindung dan memicu terjadinya peradangan. Gejala eksim kontak adalah kulit melepuh, berwarna kemerahan dan mengeropeng, sehingga kulit menjadi bersisik.[1]
- Eksim numular. Beberapa plak eksim yang biasanya berhubungan dengan kulit kering dan terjadi pada bagian luar kaki, tangan, dan lengan.
- Eksim statis. Jenis eksim kronis pada daerah bawah kaki bagian dalam yang berkaitan dengan varises.
Penyebab eksim hingga saat ini belum bisa dipastikan, tetapi berkaitan dengan faktor keturunan. Beberapa material yang dapat memperburuk eksim adalah pasir, debu, detergen, sabun, busa sabun, parfum, stres, gangguan emosi, klorin, serta penggarukan dan penggosokan. Beberapa kasus alergi terhadap makanan juga dapat memengaruhi eksim, contohnya ikan, susu sapi, telur, kacang, dan lain sebagainya.[2]
Gejala dan Tanda-tanda Eksim
- Terasa gatal dan panas kulit yang terkena, terutama malam hari.
- Pada eksim basah, kulit tampak melepuh merah, bengkak, basah, dan timbul bintil-bintik yang mengandung air atau nanah.
- Pada eksim kering, tampak kulit bersisik keras, mengeropeng, dan kemerah-merahan.
Meskipun penderita eksim biasanya memiliki jenis kulit yang sensitif, berenang dan berjemur mungkin bermanfaat untuk eksim. Dilansir dari Harvard Edu, berenang di kolam yang diklorinasi sebenarnya bisa membantu mengatasi eksim. Mandi pemutih (bleach baths), yang merupakan perawatan eksim yang direkomendasikan, pada dasarnya membuat bak mandi seperti kolam renang.
Mendapatkan sinar matahari dan berada dalam air bagi penderita eksim juga disebut-sebut baik. Lantas, apa yang harus dilakukan oleh orang tua sebelum dan sesudah anak-anak penderita eksim berenang?
Yang Harus Dilakukan Anak Penderita Eksim Saat Hendak Renang
- Jika Anda akan berada di luar, pastikan Anda menggunakan tabir surya, sebaiknya yang mengandung seng oksida atau titanium. Cari formulasi untuk kulit sensitif dan hindari apapun yang mengandung wewangian. Pertimbangkan untuk menggunakan pakaian renang dengan pelindung UV, terutama jika rasa malu karena ruam menjadi masalah.
- Kenakan emolien sebelum berenang, terutama di kolam yang diklorinasi. Pelumas yang baik sebelum berenang dapat melindungi kulit. Jangan berlebihan pada telapak tangan atau telapak kaki; Anda ingin anak Anda dapat berpegangan pada benda tanpa terpeleset dan jatuh. Bicaralah dengan dokter Anda tentang emolien terbaik untuk anak Anda.
- Jika memungkinkan, hindari masuk ke kolam tepat setelah klorin ditambahkan.
- Rencanakan untuk mandi segera setelah berenang, menggunakan sabun ringan atau sabun mandi tanpa pewangi. Keringkan kulit dengan handuk bersih (jangan gunakan yang Anda gunakan saat berenang) dan aplikasikan kembali emolien.
- Carilah topi renang dan kacamata renang berlapis silikon, karena mungkin tidak terlalu mengiritasi karet atau plastik lainnya. Pastikan untuk membilas semua perlengkapan renang setelah digunakan.
- Jika eksim anak Anda sangat meradang, atau terinfeksi, sebaiknya hindari berenang sampai lebih baik – atau setidaknya dapatkan saran dokter Anda.
Jika anak Anda sering mengalami eksim, atau eksim parah, bicarakan dengan dokter Anda tentang apakah menggunakan steroid topikal biasa dapat membantu – dan apakah Anda harus menggunakannya sebelum berenang.
[1]Ardinasari, E. 2016. Buku Pintar Mencegah dan Mengobati Penyakit Bayi dan Anak (Ed. Muhamad I). Jakarta: Bestari, hlm 127.
[2]Ibid., hlm 128.


Leave a comment