Manfaat & Efek Samping Penggunaan Sabun Kolagen untuk Kulit

Ilustrasi: sabun kolagen (sumber: blibli) Ilustrasi: sabun kolagen (sumber: blibli)

Produk kosmetik seperti krim, lotion, hingga sabun kini banyak yang diberi tambahan zat kolagen untuk menambah manfaat dari produk itu sendiri. Seperti diketahui, kolagen kerap dikaitkan dengan kesehatan dan juga elastisitas kulit. Namun, apakah kira-kira efek samping dari penggunaan sabun kolagen?

Kolagen adalah suatu jenis protein yang terdapat pada jaringan ikat. Protein ini mempunyai struktur heliks tripel dan terdiri atas 25% glisin dan 25% lagi prolin serta hidroksiprolin, tetapi tidak mengandung sistein, sistin, dan juga triptofan.Kolagen tidak larut di dalam air dan tidak dapatdiuraikan oleh enzim. Namun kolagen dapat diubahdengan melakukan pemanasan dalam air mendidih,dan juga oleh larutan asam atau basa yang enceruntuk mengubah menjadi gelatin yang sangatmudah larut dan dapat dicernakan.Kolagen juga banyak dimanfaatkan dalam bidang industri makanan (seperti minuman dan yoghurt), industri farmasi (obat luka bakar), dan industri lainnya (shampo, krim kulit, dan lipstik).

Produksi kolagen dalam tubuh akan menurun seiring dengan bertambahnya usia sehinggamenyebabkan kulit kering dan berkurangnyaelastisitas kulit. Dengan penggunaan sabunberkolagen, elastisitas kulit dapat terpelihara karenakemampuan kolagen dalam mengikat air. Kolagenjuga mengandung asam amino yang penting bagitubuh khususnya kulit yaitu asam aspartat, asamglutamat, glisin, lisin, serta prolin. Kolagen dapat masuk ke pori-pori kulit dan bekerja efektif dilapisan epidermis kulit, membantu tumbuhnyalapisan kulit baru yang memiliki daya renggang/elastisitas yang lebih baik dari kulit sebelumnya.[1] Agar lebih paham, berikut ulasan mengenai manfaat kolagen untuk kulit.

Baca juga:  Cara Mudah dan Praktis Membersihkan Pori-Pori

Manfaat Kolagen

Membantu Menyamarkan Tanda-Tanda Penuaan

Kolagen disebut-sebut memiliki manfaat untuk meningkatkan kelenturan atau elastisitas kulit, menjadikan terlihat lebih muda, dan sehat. Akan tetapi perlu diketahui bahwa seiring bertambahnya usia biasanya produksi kolagen dalam tubuh akan berkurang. Hal itu pula yang disebut-sebut dapat mengakibatkan munculnya tanda-tanda penuaan pada kulit seperti kerutan dan menjadikan kulit Anda terlihat mulai mengendur. Di samping itu, kulit yang kekurangan kolagen biasanya akan terlihat kering.Oleh sebab itu saat ini banyak produk perawatan kulit yang diklaim mengandung kolagen. Fungsinya untuk menambah asupan kolagen yang mulai berkurang seiring pertambahan usia.

Ilustrasi: mandi pakai sabun (sumber: homenar.com)

Ilustrasi: mandi pakai sabun (sumber: homenar.com)

Melembutkan Kulit Wajah

Tak hanya bermanfaat untuk melawan tanda-tanda penuaan di wajah Anda, kolagen ternyata diklaim bisa membantu melembutkan kulit dan mengangkat kulit wajah yang terlihat kusam. Fungsinya tersebut juga diklaim mampu menyamarkan lingkar hitam di bawah mata alias mata panda.

Baca juga:  Masker Alami Yang Ampuh Untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Mempercepat Proses Penyembuhan Luka

Bagi sebagian orang, memiliki luka mungkin bisa hilang dalam waktu sekejap jika lukanya tidak terlalu dalam. Tetapi bagi sebagian yang lain, bekas luka bisa bertahan bertahun lamanya, bahkan hampir seumur hidup. Kolagen sendiri rupanya disebut-sebut berperan dalam mempercepat proses penyembuhan luka dengan mendorong pertumbuhan jaringan kulit baru.

Menyamarkan Selulit

Selulit tentunya menjadi momok bagi para wanita karena dianggap akan mengurangi keindahan tampilan tubuhnya. Selulit sendiri biasanya berwujud seperti gumpalan-gumpalan kecil pada permukaan kulit yang muncul di daerah-daerah yang rentan tertimbun lemak seperti pinggul, paha, dan bokong. Selulit muncul lantaran dorongan lapisan lemak pada jaringan ikat di bawah kulit. Nah, kolagen rupanya disebut-sebut bisa membantu menyamarkan selulit dan memperbaiki tekstur kulit Anda.

Efek Samping Sabun Kolagen

Menurut dr Danny dari Alodokter, penggunaan sabun kolagen pada dasarnya jarang menimbulkan efek samping. “Menggunakan sabun yang mengandung kolagen diperbolehkan pada saat usia 16 tahun, karena penggunaan kolagen yang dioleskan jarang menimbulkan efek samping. Anda juga dapat menggunakan sabun yang mengandung kolagen pada saat kulit berjerawat,” kata dr Danny.

Baca juga:  Pentingnya Melakukan Pap Smear Sejak Dini untuk Mendeteksi Kanker Serviks

Namun demikian, beberapa orang yang sensitif mungkin mengalami reaksi alergi atau efek samping seperti purging atau detox (detoksifikasi). Purging sendiri merupakan proses pembersihan pori-pori dan sel kulit mati yang menumpuk. Proses purging itu pula yang kadang memicu timbulnya jerawat lebih banyak dari biasanya. Akan tetapi, tak semua orang mengalami hal tersebut dan lamanya proses purging pada setiap orang bisa berbeda-beda.

[1]Nauli, AP dkk. 2015. Karakteristik Sabun Cair Dengan Penambahan Kolagen Ikan Air Laut Yang Berbeda. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan. 4(4): 1-6.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*