Efek Samping dan Manfaat Asam Jawa untuk Diet

Minuman dari asam jawa (sumber: klikdokter.com) Minuman dari asam jawa (sumber: klikdokter.com)

Sebagai bumbu dapur sekaligus obat tradisional, asam Jawa sudah sangat familiar di lidah orang Indonesia. Selain dikenal sebagai obat tradisional, ternyata asam Jawa memiliki manfaat yang bagus untuk diet. Namun, seperti bahan-bahan lainnya, asam Jawa pun tidak luput dari efek samping jika tidak digunakan secara tepat.

Asam Jawa secara ilmiah dikenal dengan Tamarindus Indica, dan merupakan salah satu jenis tumbuhan berpohon yang dapat tumbuh dengan baik di Indonesia. Penggunaan asam Jawa sebagai minuman tradisional atau jamu pelangsing, sebenarnya sudah dikenal dari dulu. Di Indonesia sendiri, asam Jawa sudah sangat terkenal dengan manfaatnya untuk menurunkan berat badan.[1]

Meskipun dikenal sebagai salah satu obat pelangsing secara turun-temurun, ada juga efek samping yang bisa ditimbulkan. Efek samping penggunaan asam Jawa sebagai minuman diet untuk menurunkan berat badan dapat timbul jika Anda mengonsumsinya terlalu banyak atau melebihi takaran yang disarankan.

Efek Samping Asam Jawa untuk Diet

Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan secara cepat menggunakan asam Jawa, sebaiknya Anda memperhatikan takaran yang tepat. Meskipun tergolong herbal, Anda tidak bisa sembarangan mengonsumsi asam Jawa. Minumlah dengan kadar yang tepat dan tidak berlebihan.

Baca juga:  Suplemen yang Diklaim Terbaik untuk Kesehatan Kulit, Rambut, dan Kuku
Asam masak di pohon (sumber: souschef.co.uk)

Asam masak di pohon (sumber: souschef.co.uk)

Jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan, bisa jadi Anda mengalami gejala keracunan. Hal ini karena tubuh Anda tidak mampu menerima kadar asam pada asam Jawa secara berlebihan. Gejala keracunan yang sering dialami orang saat berlebihan mengonsumsi asam Jawa, yaitu pusing, mual, keringat dingin, jantung berdebar kencang, diare, dan pingsan.

Dilansir dari mymommyasia, selain mengalami gejala keracunan, Anda juga bisa mengalami gangguan pada gigi. Perlu Anda ketahui bahwa gigi dilapisi dengan enamel yang bisa rusak atau hilang jika terkena asam dengan kadar terlalu tinggi. Kadar asam yang tinggi pada asam Jawa dapat membuat enamel gigi terkikis, bahkan hilang jika Anda minum asam Jawa berlebihan.

Efek samping lainnya jika Anda mengonsumsi asam Jawa berlebihan, yaitu menyebabkan batu empedu, asam refluks (kadar asam meningkat pada saluran pencernaan) yang menghasilkan efek laksatif jika dikonsumsi bersamaan dengan obat pencahar, dan darah sulit beku jika dikonsumsi dengan obat antidepresan.

Efek samping di atas juga bisa terjadi pada orang yang alergi dengan asam Jawa atau sedang dalam kondisi tertentu. Asam Jawa sendiri tidak dianjurkan untuk orang dalam kondisi hamil, menyusui, terapi depresi, pasien diabetes, dan pasien yang akan menjalani operasi. Sementara asam Jawa memiliki beberapa efek samping, ada banyak manfaat penggunaan bahan ini untuk diet yang bisa Anda dapatkan.

Baca juga:  Menu Sarapan yang Sehat dan Baik Untuk Diet

Manfaat Asam Jawa untuk Diet

Asam Jawa mengandung zat asam hidroksi tikit atau HCA yang berperan untuk menghambat penumpukan lemak pada tubuh. Pada saat Anda makan makanan berlemak dan berminyak, Anda tidak perlu khawatir akan penumpukan lemak yang akan terjadi. Dengan menghambat penumpukan lemak di tubuh, berat badan Anda akan tetap stabil dan tidak bertambah.

Asam jawa (sumber: honesdocs.id)

Asam jawa (sumber: honesdocs.id)

Obat diet alami dari asam Jawa ini cocok untuk Anda yang memiliki kebiasaan makan makanan berlemak dan berminyak, atau bagi Anda yang mudah mengalami berat badan. Sebagian besar wanita terkadang sering mengalami kenaikan berat badan, meskipun mereka hanya mengonsumsi seperempat makanan. Ini karena penumpukan lemak pada tubuh yang tidak dapat diatasi.

Manfaat lain yang bisa Anda, yaitu mempercepat proses metabolisme tubuh dan membantu mengeluarkan lemak serta racun melalui keringat dan feses. Untuk mempercepat proses diet Anda dan memiliki tubuh yang langsing dengan perut tak berlemak, Anda perlu minum segelas air asam Jawa dalam kondisi hangat setelah makan.

Baca juga:  Review dan Harga Terbaru Melanox, Hilangkan Flek Hitam dan Noda Bekas Jerawat

Segelas air asam Jawa hangat akan membantu proses pembakaran lemak di tubuh lebih cepat, sehingga proses penyerapan sari-sari makanan juga akan lebih terbantu. Proses pembakaran lemak dan penyerapan sari-sari makanan yang cepat tidak akan membuat lemak menumpuk di bagian perut. Sebaliknya, lemak di perut akan terbakar dengan cepat dan lebih efektif.

Sebagai detoks saat diet, sebaiknya Anda mengonsumsi asam Jawa dalam keadaan perut kosong. Cara ini baik untuk membantu proses pengeluaran racun serta sebagai obat pencahar. Sehingga, semua kotoran, lemak, dan zat racun dalam tubuh akan terkikis. Meskipun begitu, cara ini tidak disarankan bagi Anda yang memiliki penyakit lambung.

[1] Putri, Candra Rini Hasanah & Titiek Sunaryati. 2017. Pengaruh Ekstrak Tamarindus Indica terhadap Kenaikan Berat Badan pada Tikus Rattus Novergicus yang Diberi Diet Obesitas. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, Vol. 6(1): 1-7.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*