MANFAAT DAN HARGA SUPLEMEN DAUN KELOR, HATI-HATI EFEK SAMPINGNYA
Berbicara mengenai obat herbal, pastinya Anda sudah cukup familiar dengan daun kelor. Daun kelor dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti anti kanker. Tak heran jika ekstrak daun kelor pun dijadikan suplemen kesehatan dengan harga cukup mahal. Meski begitu, Anda tidak disarankan mengonsumsinya berlebihan karena dapat menimbulkan efek samping tertentu pada kesehatan.
Daun kelor, atau lebih dikenal dengan nama ilmiah Moringa oleifera, merupakan salah satu jenis tanaman penghasil antioksidan yang baik. Tanaman kelor sendiri sudah dikenal selama berabad-abad sebagai tanaman multiguna padat nutrisi dan berkhasiat obat,sehingga tak heran jika banyak orang menjadikan kelor sebagai bahan masakan harian.[1]
Kandungan Daun Kelor
Sekitar 2 gram daun kelor, terdapat setidaknya terdapat 14 kalori dan nutrisi lain berupa karbohidrat, protein, zat besi, kalium, magnesium, vitamin C, vitamin A, kalsium, dan asam folat. Selain itu, terdapat pula serat, vitamin B, fosfor, tembaga, zink, dan selenium. Tidak lupa, ada kandungan antioksidan dalam daun kelor, salah satunya polifenol.
Menurut beberapa studi, ekstrak kulit batang dan daun kelor dikatakan efektif membantu menghambat tumbuhnya sel-sel kanker pada tubuh, termasuk kanker usus besar, pankreas, dan payudara. Tak heran jika kini daun kelor juga diekstraksi sebagai jamu dan suplemen kesehatan. Lalu, berapa harga suplemen daun kelor saat ini?
Harga Suplemen Daun Kelor
| Merk Suplemen Daun Kelor | Harga |
| Imugard Kaplet per Strip | Rp32.184 |
| Sidomuncul Herbal Sari Daun Kelor 50 Kapsul | Rp55.100 |
| Keloreena 50 Kapsul | Rp87.000 |
| Herbana Relief Sari Daun Kelor 60 Kapsul | Rp111.200 |
| Kelorazie Daun Kelor 60 Kapsul | Rp150.000 |
| Moringa Leaf Green Super Herb 800 mg | Rp170.593 |
Informasi harga suplemen daun kelor di atas telah kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs apotek online. Perlu diingat, harga produk tersebut tidak terikat karena dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pihak penjual. Untuk info lebih lanjut, tak ada salahnya mengunjungi toko obat terdekat.
Daun kelor yang dikenal menawarkan mengandung banyak khasiat bagi kesehatan, ternyata tidak bisa dikonsumsi sembarangan, apalagi bagi Anda yang memiliki penyakit tertentu. Daun kelor juga diklaim memiliki beberapa efek samping buruk bagi kesehatan. Apa saja efek samping ketika mengonsumsi daun kelor?
Efek Samping Kelor
- Daun kelor memiliki sifat anti-glikemik, yaitu sifat yang dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Sifat ini memang baik jika Anda memiliki gangguan gula darah, apalagi bagi Anda yang memiliki kadar gula darah tinggi. Sementara itu, bagi Anda yang memiliki kadar gula darah cenderung rendah, Anda tidak disarankan mengonsumsi daun kelor karena dapat menyebabkan rasa mual, pusing, keringat dingin, gejala anemia, hingga kejadian pingsan.
- Mengonsumsi daun kelor secara berlebihan tentunya tidak baik, terutama bagi pencernaan. Daun kelor memiliki kandungan serat yang tinggi dan memiliki sifat seperti obat pencahar yang dapat meningkatkan risiko diare. Jika Anda mengalami diare karena mengonsumsi daun kelor, segera berkonsultasi dengan dokter dan hentikan memakan daun kelor.
- Menurunkan tekanan darah. Manfaat daun kelor untuk Anda yang memiliki gejala hipertensi, yaitu menurunkan tekanan darah. Sebaliknya, manfaat tersebut tidak cocok untuk Anda yang cenderung memiliki gangguan tekanan darah rendah karena akan mengakibatkan pusing, mual, keringat dingin, pandangan kabur, sakit kepala, hingga pingsan.
- Memperlambat detak jantung (bradikardia). Bradikardia dapat terjadi jika Anda mengonsumsi terlalu banyak daun kelor, karena daun diperkaya dengan alkaloid. Karena itu pula, daun kelor juga tidak dianjurkan untuk pasien yang memiliki gangguan irama jantung.
- Kerusakan hati dan ginjal. Selain dijadikan sebagai obat, tak jarang daun kelor dijadikan sebagai bahan dasar untuk suplemen. Meskipun produk olahan daun kelor di atas baik untuk kesehatan, Anda tidak bisa mengonsumsinya dalam jangka waktu yang panjang karena diklaim dapat menyebabkan kerusakan pada hati dan ginjal.
Itulah beberapa efek samping daun kelor yang bisa timbul jika Anda tidak memperhatikan cara konsumsi yang tepat. Efek samping yang muncul pada setiap orang bisa berbeda, tergantung kondisi kesehatan tubuhnya. Apabila Anda merasakan efek samping pemakaian daun kelor seperti di atas, sebaiknya Anda segera menghentikan konsumsi dan segera berkonsultasi dengan dokter.
[Update: Ditta]
[1] Yuliani, Ni Nyoman. 2015. Uji Aktivitas Antioksidan Infusa Daun Kelor (Moringa oleifera, Lamk) dengan Metode 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH). Jurnal Info Kesehatan, Vol. 14(2): 1060-1082.

Leave a comment