Ingin Kulit Bebas Selulit dan Mulus? Coba Lakukan Dry Brushing
Selulit merupakan masalah kulit dengan ciri mirip orange peel atau dimple di beberapa bagian tubuh dan umumnya di bagian yang berlemak seperti paha, pantat, dan perut.[1] Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan selulit dan salah satunya melakukan dry brushing di atas permukaan kulit, sehingga kulit menjadi mulus dan bebas selulit.
Manfaat Dry Brushing
Termasuk salah satu teknik perawatan kulit tradisional, dry brushing cukup populer di kalangan wanita. Dikutip dari HuffPost, dry brushing adalah teknik menyikat kulit menggunakan dry brush (sikat kering) dengan bulu sikat yang halus dan lembut. Teknik kecantikan seperti ini diklaim sudah ada selama berabad-abad dan termasuk dalam praktik ayurveda India untuk merangsang sirkulasi dan aliran darah.
Setelah ribuan tahun berlalu, praktik dry brushing dikembangkan menjadi lebih praktis dan bisa dilakukan semua orang tanpa harus pergi ke salon atau tukang pijat tradisional India. Selain itu, teknik dry brushing yang baru diklaim mampu membantu drainase limfatik, menjaga kesehatan sistem pencernaan, meningkatkan fungsi ginjal, dan mengurangi atau menghilangkan selulit.
“Data ilmiah mengenai khasiat dry brushing untuk kesehatan dan kecantikan kulit memang belum banyak, meskipun begitu untuk teknik dry brushing yang dilakukan dengan tepat dan sesuai standar pengobatan tradisional terbilang ampuh untuk terapeutik ringan,” kata Dokter Kulit Sumayah Taliaferro. “Anda bisa melakukan dry brushing untuk mengelupas sel kulit mati, meningkatkan sirkulasi udara dan merangsang mikrosirkulasi kulit supaya lebih cerah dan bercahaya.”
Semua kotoran yang menutupi permukaan dan pori-pori kulit juga akan rontok saat Anda melakukan dry brushing. Ini membuat kulit menjadi lebih bersih dan skincare seperti losion, serum, eessence, dan krim dapat terserap dengan baik di kulit.
“Setelah kotoran dan sel kulit mati terangkat, produk perawatan kulit bisa menembus pori-pori dengan mudah dan tidak membawa kotoran masuk lebih dalam ke pori-pori kulit,” kata Dokter Kulit Hope Mitchell. “Hal ini akan membuat kulit Anda menjadi lebih terhidrasi dan lembab daripada biasanya.”
Meskipun memiliki banyak manfaat, dry brushing bukanlah prosedur kecantikan yang tepat untuk detox. Metode ini tidak bisa mendetoks tubuh maupun kulit Anda, meskipun bisa mengangkat sebum dan kotoran dalam pori-pori. Selain itu, dry brushing bukan teknik yang bisa Anda pakai untuk menghilangkan racun dari telapak kaki Anda.
Tips Melakukan Dry Brushing
Seperti namanya, dry brushing dilakukan dengan sikat kering dan lakukan juga di atas kulit kering, bukan basah. Hal ini karena, ketika kulit dalam kondisi kering, kulit memiliki daya tahan yang baik dan tidak mudah tergores. Sebaiknya, Anda melakukannya sebelum mandi, supaya sel kulit mati yang masih tersisa dapat terangkat hingga bersih saat mandi.
“Selalu lakukan dry brushing sebelum mandi dengan pola dari atas ke bawah lalu dari bawah ke atas secara berulang,” kata Ahli Dermatologi Jeannette Graf dari Mount Sinai School of Medicine. “Jangan pakai sikat tubuh untuk melakukan dry brushing, sebaiknya Anda memakai sikat khusus dengan bulu yang halus.”
Setelah melakukan dry brushing, mungkin Anda akan merasakan sedikit nyeri di bagian kulit tertentu yang tandanya, kulit Anda menipis dan menjadi lebih sensitif. Untuk itu, oleskan lotion atau body oil setelah Anda selesai menyikat. Biarkan skincare tersebut menyerap dan Anda bisa mandi dengan berendam atau hanya menggunakan shower.
“Saya merekomendasikan Anda untuk melakukan dry brushing sekali hingga dua kali dalam seminggu, selama Anda tidak memiliki kulit sensitif atau kondisi tertentu seperti eksim dan psoriasis,” kata Mitchell. “Jangan melakukan dry brushing terlalu sering karena bisa menyebabkan luka, iritasi, jerawat, tahi lalat, dan benjolan.”
Selain itu, Mitchell tidak merekomendasikan Anda melakukan dry brushing di permukaan kulit yang luka, berjerawat, dan infeksi kutil. Ini cukup berbahaya, karena bisa memicu kambuhnya gejala penyakit dan memperparah kondisi kesehatan kulit.
Sama seperti treatment kecantikan peeling, setelah melakukan dry brushing, biarkan kulit Anda beristirahat dari dunia luar, setidaknya 6-12 jam. Pastikan juga Anda menggunakan tabir surya atau sunblock jika harus pergi keluar ruangan setelah melakukan dry brushing. Kulit akan menjadi lebih sensitif setelah dry brushing dan mudah terbakar sinar matahari.
[1] Munnawarah, Muthia & Ulmi Wahyu. 2017. Perbedaan Pemberian Laser dan Vacu Pressure Mengurangi Selulit. Jurnal Fisioterapi Universitas Esa Unggul, Vol. 17(1): 1-6.


Leave a comment