Cuka Sari Apel, Obat Alami Ampuh Hilangkan Kutil

Cuka apel (sumber: mamavation.com) Cuka apel (sumber: mamavation.com)

Meskipun kutil tidak membahayakan, tetapi bisa membuat penderitanya merasa kurang percaya diri dan malu. Untungnya, ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan penyakit kulit ini, antara lain laser, operasi, dan berbagai treatment yang mahal. Sementara itu, untuk cara yang terbilang lebih mudah dan ekonomis, Anda bisa memakai cuka apel.

Bagaimana Cuka Apel Mengobati Kutil?

Cuka apel merupakan salah satu contoh produk pangan fungsional yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk kesehatan. Apple cider vinegar ini adalah cairan  buah apel yang difermentasikan oleh khamir dan bakteri asam asetat.[1] Dalam pembuatannya, buah apel akan diambil sarinya dan ditambah dengan mikroorganisme untuk merombak gula menjadi alkohol dan karbondioksida.

Termasuk bahan alami, cuka apel tidak hanya bisa menyembuhkan kutil biasa, tetapi juga kutil akibat Human Papilloma Virus (HPV). Dilansir dari honesdocs.id, masalah kulit yang disebabkan oleh HPV ditandai dengan munculnya benjolan kecil bertekstur kasar dan biasanya ada di bagian kaki dan tangan. Benjolan yang menyerupai kutil ini bisa dihilangkan menggunakan cuka apel.

Baca juga:  Varian Wardah Lipcream No 10, Dinilai Cocok Untuk Kulit Putih

Cuka apel mengandung asam asetat yang mampu membunuh bakteri dan virus yang menjadi penyebab adanya kutil pada pasien HPV. Cara kerja cuka apel hampir sama dengan asam salisilat yang terbilang ampuh untuk menyembuhkan kutil. Cairan fermentasi tersebut akan membakar dan perlahan-lahan merusak kulit yang terinfeksi. Sehingga, benjolan atau kutil bisa lepas dengan sendirinya tanpa rasa nyeri.

Cuka apel (sumber fitandwell.com)

Cuka apel (sumber fitandwell.com)

Selain itu, dampak iritasi yang terjadi akibat zat asam pada cuka apel, mampu merangsang sistem imun untuk melawan kutil. Cuka apel juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Vitamin tersebut akan membantu mempercepat regenerasi kulit, sehingga kulit mampu memperbaiki dirinya dengan cepat akibat kerusakan yang terjadi.

Dilansir dari halodoc, kandungan asam asetat pada cuka apel adalah 4 hingga 8 persen. Meskipun terbilang cukup aman untuk menyembuhkan kutil, kandungan asam tersebut memiliki potensi terjadinya luka bakar dalam jumlah kecil. Sehingga, Anda perlu berhati-hati saat mengaplikasikan produk dan sebaiknya tidak mengoleskannya secara langsung. Ini bisa membuat kulit Anda iritasi atau mengalami kemerahan.

Jika Anda merasakan perih atau ruam setelah memakai cuka apel, sebaiknya Anda segera membilasnya dengan air. Hentikan penggunaan produk hingga kondisi kulit Anda membaik. Zat fermentasi tersebut juga tidak disarankan dioleskan pada luka yang terbuka atau area tubuh yang sensitif.

Baca juga:  Bahan Exfoliator Alami untuk Kulit Sensitif yang Bisa Dicoba di Rumah

Supaya tidak ada efek samping yang terjadi dan kutil Anda bisa sembuh tanpa risiko, Anda perlu mengetahui cara pemakaian cuka apel untuk kutil. Cara mengaplikasikan cuka apel untuk kutil berbeda dengan cara mengaplikasikannya untuk memasak atau skincare. Jika Anda penasaran, Anda bisa melihat ulasan berikut.

Cara Mengobati Kutil dengan Cuka Apel

Ilustrasi: mengobati kutil (sumber: medicalnewstoday.com)

Ilustrasi: mengobati kutil (sumber: medicalnewstoday.com)

  • Dilansir dari GoodDoctor, Anda perlu menyiapkan air dan cuka apel dengan perbandingan 1:2. Sebagai contoh, jika Anda memakai satu sendok makan air, maka Anda perlu menyiapkan 2 sendok makan cuka apel. Anda bebas menggunakan cuka apel merk apa saja, bahkan Anda bisa memakai cuka apel buatan sendiri. Meskipun begitu, sebaiknya Anda memakai cuka apel yang sudah disaring dan tidak memiliki banyak endapan, karena ini akan mempermudah proses selanjutnya.
  • Siapkan wadah berupa mangkuk plastik dan kapas dengan ukuran sesuai dengan luas kutil Anda. Pastikan kapas steril dan sudah dipotong memakai gunting yang bersih. Anda bisa memakai kapas kecantikan yang berbentuk lembaran atau kapas injeksi yang berbentuk seperti gumpalan bola.
  • Setelah itu, masukkan air dan cuka apel ke dalam wadah dan aduk hingga rata. Celupkan kapas ke dalam wadah selama 1 menit. Pastikan kapas benar-benar basah dan tempelkan di area kutil. Biarkan kapas selama kurang lebih 4 jam atau semalaman. Supaya kapas tidak bergeser atau jatuh, Anda bisa membalutnya dengan perban atau kain kasa. Anda juga bisa merekatkan plester di sekeliling perban.
Baca juga:  Harga dan Review Pixy Highlight & Shading Brown & White

Sebagai tips agar proses penyembuhan berjalan lancar dan efisien, Anda bisa memakai cuka apel tersebut sebelum tidur dan membiarkannya semalaman. Cara ini bisa Anda lakukan selama beberapa hari dan secara rutin agar kutil cepat hilang.

[1] Atro, Risca Adelina, Periadnadi, Nurmiati. 2015. Keberadaan Mikroflora Alami dalam Fermentasi Cuka Apel Hijau (Malus sylvestris Mill.) Kultivar Granny Smith. Jurnal Biologi Universitas Andalas, Vol. 4(3): 158-161.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*