Manfaat Menggunakan Minyak Esensial dan Efek Sampingnya
Bagi Anda penggemar kosmetik dan perawatan tubuh, pastinya sudah tidak asing lagi dengan minyak esensial. Ini adalah bahan yang sering ditemukan di berbagai macam produk kecantikan, mulai dari kosmetik hingga skincare. Memang, banyak manfaat yang bisa diperoleh ketika menggunakan minyak esensial ini, terutama bagi kesehatan. Namun, bukan berarti bahan tersebut tidak memiliki efek samping untuk tubuh.
Minyak esensial umumnya terbuat dari ekstrak tumbuh-tumbuhan, yang berguna untuk berbagai kondisi kesehatan. Sebagai aromaterapi, para peneliti membuktikan bahwa minyak esensial dapat digunakan sebagai obat untuk penyakit tertentu. “Minyak esensial yang dihirup dengan cara yang baik dapat menyembuhkan stres, depresi, sakit kepala, hidung tersumbat, mual, dan beberapa penyakit lainnya,” kata Brent Bauer, MD, Direktur Program Pengobatan dan Integratif di Klinik Mayo.
Varian dan Manfaat Minyak Esensial untuk Kesehatan
- Mengurangi rasa cemas berlebihan. Setiap minyak esensial memiliki manfaat yang berbeda-beda tergantung dari jenis herbal yang terkandung, menurut Yufang Lin, MD, spesialis kedokteran integratif di Pusat Pengobatan Integratif Cleveland Clinic. Beberapa minyak esensial seperti jeruk dan lavender telah diteliti dapat mengurangi rasa cemas berlebihan pada beberapa orang. Mereka yang menghirup aroma minyak esensial akan merasa lebih tenang dan tidak merasa cemas.
- Mengurangi dan mengatasi sakit kepala. Sakit kepala tidak hanya disebabkan oleh penyakit kronis saja. Beberapa orang sering mengalami sakit kepala ketika banyak pikiran atau sedang lelah. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan beberapa jenis minyak esensial, seperti lavender, jahe, dan peppermint. Anda bisa menghirup aromanya atau mengoleskannya pada bagian kepala yang sakit. Ini membantu pikiran Anda menjadi lebih tenang dan tidak memikirkan rasa sakit lagi. Sehingga, rasa sakit pada kepala akan hilang dengan sendirinya.
- Mengatasi insomnia. Apakah Anda memiliki gangguan waktu tidur atau sulit tidur? Jika Anda ingin tidur tepat waktu atau mengobati insomnia, Anda bisa menggunakan minyak esensial dengan wangi yang lembut. Anda bisa mencoba menghirup aroma wangi dari minyak esensial varian mawar, ginseng, dan jahe. Ini akan membantu Anda cepat merasa mengantuk dan tertidur dengan pulas.
- Mengurangi radang tenggorokan. Beberapa varian minyak esensial, seperti lavender, thyme, dan oregano, dapat digunakan untuk mengurangi peradangan dan mengatasi rasa sakit akibat radang tenggorokan. Anda bisa menggunakannya dengan cara dihirup. Beberapa minyak esensial bahkan dapat dikonsumsi dengan cara dicampur dengan teh atau air hangat.
- Mengatasi mual dan masuk angin. Gejala masuk angin, seperti mual dan pusing, dapat dicegah dan diatasi dengan minyak esensial. Varian minyak esensial yang cocok untuk mual dan masuk angin ini adalah lemon dan peppermint. Anda bisa menghirupnya dan mengoleskannya pada bagian punggung, perut, dan kepala untuk mengatasi permasalahan tersebut.
- Mengurangi tekanan darah. Bagi beberapa orang, akan sulit mengatur tekanan darah agar selalu normal, apalagi bagi Anda yang memiliki kondisi tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi tidak bisa dibiarkan begitu saja, ini dapat memicu adanya penyakit lain, seperti stroke dan serangan jantung. Untuk mengatasinya Anda bisa menghirup aroma minyak esensial varian clary sage. Minyak esensial ini memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi Anda menjadi normal kembali.
- Meningkatkan fokus. Apakah Anda termasuk orang yang tidak bisa fokus untuk waktu yang lama? Jika iya, Anda bisa mencoba menghirup minyak esensial varian kayu manis atau cinnamon. Ini adalah salah satu minyak esensial yang dapat meningkatkan fokus dan membuat fungsi otak menjadi lebih baik. Anda juga bisa menggunakannya sebagai pewangi mobil. Ini membantu meningkatkan fokus Anda ketika berkendara.
- Mengatasi stres dan depresi. Ketika suasana hati tak menentu, kita terkadang mudah merasa depresi dan stres. Ada beberapa varian minyak esensial yang bisa meningkatkan mood Anda dan mengatasi stres atau depresi, yaitu varian melati dan sandalwood. Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu menghirup aroma essential oil atau menggosokkannya pada bagian kepala.
Menurut penjelasan Elizabeth Ko, MD, Direktur Medis Kolaboratif Kedokteran Integratif Kesehatan UCLA, minyak esensial memiliki banyak manfaat karena setiap tanaman yang diekstrak memiliki berbagai macam senyawa dan zat yang diperlukan dalam pengobatan.
Cara Menggunakan Minyak Esensial dan Efek Sampingnya
“Minyak esensial cepat diserap oleh reseptor bau yang terkait dengan sistem limbik. Sistem limbik ini bertugas untuk mengontrol detak jantung, tekanan darah, pernapasan, dan stres,” kata Dr. Ko. “Setiap esensi tanaman memiliki susunan kimiawi yang berbeda, yang memengaruhi bau, penyerapan, dan efeknya.”
Minyak esensial sendiri mampu melepaskan gas dengan mudah, sehingga mampu bereaksi dengan cepat ketika dihirup. Penggunaan minyak esensial sebagai aromaterapi tidak harus dihirup secara langsung. Beberapa produk menawarkan cara yang lebih tradisional, dengan cara dibakar atau dipanaskan terlebih dahulu. Agar aroma minyak esensial lebih lama ketika dibakar atau didihkan, biasanya orang mencampurkan minyak kelapa pada media pembakarannya.
Meskipun memiliki banyak manfaat, beberapa varian minyak esensial ternyata punya efek samping bagi sebagian pengguna. Efek samping yang mungkin Anda hadapi bergantung pada minyak yang Anda gunakan dan cara menggunakannya. Minyak esensial berbasis jeruk, seperti jeruk, lemon, dan bergamot misalnya, dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sengatan matahari. Efek samping ini akan Anda rasakan jika Anda meletakkannya langsung di kulit Anda.
Ada juga beberapa varian minyak esensial yang dapat membahayakan kesehatan sistem saraf dan hati Anda, seperti mugwort, pennyroyal, dan wormwood. Varian tersebut dapat menyebabkan rahim Anda berkontraksi jika Anda sedang hamil.



Leave a comment