Jangan Panik, Ini Sederet Cara Menghilangkan Noda Kunyit di Baju
Kunyit merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki warna kuning alami cukup pekat bernama curcumin. Zat curcumin itu jika terkena tangan bahkan akan sangat melekat hingga sulit dihilangkan. Apalagi jika mengenai baju, taplak meja, atau bahan kain lainnya. Oleh sebab itu, apabila ada pakaian atau kain lain terkena noda kunyit sebaiknya segera dibersihkan dan dicuci agar nodanya bisa segera hilang.
Nah, bila saat ini Anda sedang kebingungan menghilangkan noda kunyit yang menempel di baju, setidaknya ada beberapa bahan alami dan non alami yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Berikut ulasan lengkap cara menghilangkan noda kunyit di baju.
Cara Menghilangkan Noda Kunyit di Baju
Kapur Sirih
Anda bermasalah dengan noda yang ditinggalkan kunyit pada baju, taplak meja, atau kain? Memang noda ini sulit dihilangkan. Sekarang Anda tidak perlu resah karena ada cara murah untuk menghilangkannya. Ambillah kapur sirih (yang biasa digunakan untuk menyirih), taruh pada kain yang terkena noda, lalu kucek-kucek. Jika noda tersebut masih juga membandel, rendam semalaman dengan kapur sirih, kemudian cuci dengan sabun.[1]
Baking Soda
Selain kapur sirih, Anda pun dapat memanfaatkan bahan baking soda. Baking soda mungkin selama ini lebih sering dikenal sebagai pengembang adonan. Namun ternyata baking soda atau soda kue ini dapat digunakan untuk membantu Anda membersihkan noda kunyit yang menempel di baju atau pakaian. Caranya mudah, buat pasta yang terdiri dari bubuk baking soda dan sedikit air. Kemudian, oleskan pasta baking soda tersebut ke bagian baju yang terkena noda. Biarkan pasta baking soda melekat di baju semalaman dan gosok keesokan harinya. Apabila noda kunyit masih ada, Anda bisa mengulangi cara yang sama.
Garam
Garam termasuk bahan yang murah dan mudah ditemukan di rumah. Cara menggunakan garam untuk menghilangkan noda kunyit di baju pun tak sulit. Anda cukup membasahi bagian baju yang terkena noda kunyit, kemudian taburi garam di atasnya. Diamkan baju Anda sekitar 20-30 menit, lalu cuci dan bilas seperti biasanya, serta keringkan.
Cuka
Bahan dapur yang bersifat asam ini rupanya juga menyimpan fungsi yang sangat beragam. Tak hanya untuk menambah rasa asam pada masakan, cuka dapat digunakan untuk menghilangkan berbagai noda membandel di baju. Pertama-tama, basahi area baju yang ternoda. Selanjutnya, oleskan sabun atau krim cuci piring ke bagian noda kunyit. Diamkan selama 20-30 menit agar sabun bisa bekerja. Setelah itu, baru aplikasikan sedikit cuka putih untuk menghilangkan noda yang masih menempel.
Air Soda
Anda bisa juga menghilangkan noda kunyit dengan menggunakan air soda bening (yang plain) tanpa gula. Untuk melenyapkan noda membandel di baju, Anda dapat langsung merendam baju di dalam air soda. Rendam semalaman supaya noda yang menempel di baju bisa luntur. Keesokan harinya Anda dapat mencuci baju Anda dengan detergen seperti biasa.
Jeruk Nipis
Bahan lain yang tak kalah murah untuk melenyapkan noda kunyit di baju adalah jeruk nipis. Bahan ini tentunya bisa Anda temukan di pasar-pasar terdekat. Untuk membersihkan noda di baju dengan jeruk nipis, Anda tinggal menyiapkan sebuah jeruk nipis. Lalu belah jeruk nipis jadi beberapa bagian. Gosokkan bagian dalam jeruk nipis ke bagian baju yang ada noda kunyitnya. Jika noda sudah mulai luntur, Anda dapat membersihkan pakaian Anda seperti mencuci baju biasa. Selain jeruk nipis, jeruk lemon pun dapat Anda manfaatkan dengan cara yang sama.
Pemutih
Jika semua cara yang dijabarkan di atas tersebut Anda anggap masih belum ampuh, Anda dapat mencoba produk pemutih yang tersedia di pasaran. Namun ingat, pemutih biasanya hanya dikhususkan untuk pakaian yang warnanya putih juga, meski ada beberapa brand penghilang noda yang juga dapat digunakan untuk baju berwarna. Bahan kimia yang terkandung dalam produk pemutih dapat dengan mudah mengangkat noda kunyit yang sulit dibersihkan. Usai menggunakan pemutih, Anda bisa mencucinya dengan deterjen.
[1]Tim Griya Kreasi. 2008. 300 Tips Masalah Rumah Tinggal. Jakarta: Penebar Swadaya.



Leave a comment