Tips & Cara Menghentikan Kentut Terus

Ilustrasi: buang angin bau (sumber: thecut.com) Ilustrasi: buang angin bau (sumber: thecut.com)

Kentut sebenarnya merupakan mekanisme alami tubuh. Namun, jika kentut terus-menerus tanpa bisa ditahan, tentunya akan mengganggu keseharian Anda. Apalagi jika kentut tersebut bersuara dan berbau yang tidak sedap. Nah, untuk menghentikan frekuensi kentut yang terlalu sering, setidaknya ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Apa Itu Kentut?

Kentut barangkali lebih menimbulkan tawa dan rasa malu daripada fungsi tubuh yang normal lainnya. Karena bunyi dan bau yang sering mengiringinya, kentut sulit disembunyikan.

Gas berlebih dalam sistem pencernaan secara medis dikenal sebagai flatulence atau flatus. Gas bisa berkeliaran dalam usus Anda, menyebabkan pembengkakan dan kadang-kadang rasa sakit. Kalau gas keluar dari mulut, sebagaimana yang paling sering dilakukan, itu artinya sendawa. Tetapi kalau gas keluar dari anus, itu tandanya kentut.[1]

Kebanyakan orang kentut kira-kira satu jam sekali dan menghasilkan antara satu dan tiga pint (kira-kira setara dengan setengah liter) gas sehari. Gas tersebut, yang biasanya tidak berbau, umumnya terdiri dari karbondioksida, oksigen, nitrogen, hidrogen, dan kadang-kadang metan. Kedua gas yang disebut belakangan mudah terbakar, dan itulah sebabnya orang-orang bisa menyalakan api dengan kentut mereka.

Baca juga:  Hasil Pemakaian Sabun Bulus SR12, Benarkah Bisa Bikin Wajah Mulus?

Untunglah bagi kita dan orang-orang lain, kentut yang bau itu normal. Namun, kalaupun berbau busuk, biasanya sulfur di dalam gas itulah biang keroknya (dari makanan bersulfur tinggi). Penyebab utamanya adalah sayuran jenis cruciferous seperti brokoli, bunga kol, dan kubis, begitu pula bawang merah, bawang putih, telur, dan produk-produk susu. Karena banyak dari makanan ini yang kandungan seratnya tinggi, makanan ini mungkin juga sangat menyusahkan – meskipun sangat sehat.

Yang juga bisa disalahkan adalah makanan yang mengandung sulfit, sebuah bentuk sulfur yang ditambahkan sebagai pengawet. Prune dan buah-buahan lain yang dikeringkan adalah contoh utamanya, begitu pula makanan yang dipanggang, bir, anggur, cuka apel, dan berbagai makanan dan minuman lain.[2]

Apakah Sering Kentut Itu Berbahaya?

Kentut yang bau – dan oleh karenanya, tinja – juga bisa menandakan berlebihannya jumlah bakteri dalam usus besar. Sering kentut juga bisa menjadi tanda bahwa Anda tidak tahan terhadap laktosa (intoleransi laktosa) atau alergi makanan. Atau bisa pula itu suatu indikasi adanya beberapa kondisi gastrointestinal yang serius seperti batu empedu, IBS, atau IBD. Gas perut yang berlebihan kadang-kadang mungkin menandakan kanker esofagus, kolon, atau rektum.[3]

Ilustrasi: buang angin kentut (sumber: dudeproducts.com)

Ilustrasi: buang angin kentut (sumber: dudeproducts.com)

Dilansir dari Alodokter, normalnya seseorang bisa kentut sebanyak 8-14 kali sehari. Tetapi, apabila Anda kentut lebih dari 25 kali sehari, itu tandanya Anda mengalami keluhan sering kentut. Kondisi tersebut rupanya tak hanya dialami oleh orang dewasa, tetapi juga bayi.

Baca juga:  Review Concealer Wardah (Lightening Liquid Concealer) untuk Kulit Berminyak

Penyebab Sering Kentut

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, keluhan sering kentut bisa disebabkan oleh berbagai hal. Misalnya karena konsumsi makanan tertentu yang dapat memicu kentut, menelan udara terlalu banyak, memiliki gangguan penyerapan makanan atau minuman, atau bisa saja menandakan gejala penyakit tertentu.

Apabila Anda kentut lebih dari 25 kali sehari, sebaiknya Anda waspada dengan beberapa gejala penyakit yang mungkin mengiringi, seperti gangguan pada lambung, radang pada usus, sindrom Dumping (makanan bergerak lebih cepat dari perut ke usus halus), gangguan makan, penyakit Celiac, pankreatitis autoimun, atau mungkin juga karena diabetes.

Sering kentut pun dapat disebabkan efek samping dari konsumsi obat-obatan tertentu, misalnya obat yang biasa digunakan untuk para penderita diabetes tipe 2, seperti acarbose atau obat yang mengandung gula sorbitol. Nah, untuk menghentikan kentut yang terus-menerus, berikut tips yang bisa Anda coba, seperti dilansir dari SehatQ.

Baca juga:  Kandungan Gizi &Manfaat Buah Naga untuk Ibu Hamil Muda

Cara Menghentikan Kentut Terus

  • Kurangi konsumsi makanan yang biasanya dapat menyebabkan Anda sering kentut.
  • Cobalah untuk makan dan minum secara perlahan. Makan dan minum secara tergesa-gesa hanya akan meningkatkan jumlah udara yang ikut tertelan.
  • Rutin berolahraga untuk mencegah penumpukan gas di saluran pencernaan.
  • Kurangi makanan berlemak.
  • Hentikan kebiasaan merokok dan mengunyah permen karet.
  • Hindari minuman bersoda dan beralkohol.

Jika keluhan sering kentut yang Anda alami tak kunjung membaik, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter untuk memperoleh penanganan yang tepat.

[1] Liebmann-Smith, J & Jacqueline NE. 2007. Body Signs. Terjemahan oleh: Lulu R. Jakarta: Ufuk Press, hlm 238.

[2] Ibid., hlm 239.

[3] Ibid., hlm 240.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*