Bagaimana Cara Menggunakan Bleaching Agar Rambut Tidak Rusak?
Menjadi wanita milenial, rasanya kurang fashionable jika belum mewarnai rambut. Apakah Anda juga merasakannya? Jika iya, mungkin saatnya Anda mencoba mengecat rambut. Namun, karena tarif mewarnai rambut di salon semakin mahal, Anda bisa mencoba sendiri di rumah. Sebelumnya, jangan lupa untuk menggunakan bleaching rambut dengan cara yang tepat, agar warna rambut lebih menawan dan tidak rusak.
Alasan Rambut Rusak Setelah Bleaching
Cat rambut adalah salah satu bahan yang digunakan untuk menutupi warna rambut asli dengan warna yang sesuai keinginan. Mewarnai rambut sudah dilakukan oleh orang sejak zaman dulu, dengan tujuan kecantikan dan agar terlihat awet muda.[1] Untuk saat ini, mewarnai rambut belum lengkap rasanya jika tidak menggunakan bleaching.
Bleaching sendiri memiliki fungsi untuk menetralkan warna rambut dengan cara merusak pigmen rambut asli, agar rambut berwarna putih. Warna rambut yang putih tentunya akan lebih baik ketika diberi warna, sehingga cat rambut dapat menempel dengan sempurna dengan warna aslinya.
Dilansir dari allure, perlu diketahui bahwa tidak semua produk bleaching yang beredar di pasaran baik untuk rambut Anda. Kesalahan memilih produk akan berakibat fatal. Bisa jadi, Anda akan mengalami gejala kerusakan rambut, seperti rambut rontok atau bercabang.
Bleaching rambut yang baik biasanya mengandung bahan hidrogen peroksida yang tidak terlalu banyak. Hidrogen peroksida akan membuka kutikula rambut dan merusak pigmen alami pada rambut. Sehingga, rambut akan berwarna lebih terang, bahkan mendekati warna putih seperti uban.
Saat ini, tidak sulit menemukan produk bleaching rambut yang bagus dengan sedikit kandungan bahan kimia. Beberapa produk bahkan sudah dilengkapi dengan vitamin dan tonik rambut untuk perawatan setelah bleaching. Meskipun begitu, Anda juga perlu mengetahui cara menggunakan pemutih rambut yang tepat.
Banyak orang melakukan kesalahan saat mereka menggunakan produk bleaching. Kesalahan dalam melakukan pemutihan rambut bisa berakibat fatal, baik untuk kecantikan maupun kesehatan rambut. Dampak buruk secara umum, yaitu warna rambut yang tidak putih secara merata, efek panas di kepala, dan rambut menjadi kaku. Lalu, bagaimana cara memakai bleaching yang tepat?
Cara Menggunakan Bleaching Rambut
- Sebelum melakukan bleaching rambut, Anda harus mempertimbangkan risikonya terlebih dahulu. Tidak semua orang memiliki rambut yang sehat dengan daya tahan tinggi terhadap bahan kimia. Untuk itu, lakukan uji kelayakan terlebih dahulu dengan mengoleskan sedikit bleaching di ujung rambut Anda.
- Biarkan bleaching selama 5 menit dan bilas ujung rambut Anda. Jika rambut berubah kaku, artinya rambut tidak tahan dengan zat kimia yang terkandung dalam produk.
- Untuk memperkuat daya tahan rambut dan mencegah kerusakan, Anda harus memberi jeda setidaknya satu minggu sebelum bleaching. Selama satu minggu, gunakan berbagai macam produk perawatan rambut.
- Gunakan vitamin rambut setiap hari, selain itu keramas secara rajin setiap 3 hari sekali. Jangan lupa untuk memakai kondisioner dan hair mask sebelum menggunakan bleaching.
- Siapkan bahan yang akan Anda gunakan untuk memutihkan rambut, yaitu cream developer dan cream bleaching. Developer cream sendiri ada beberapa varian berdasarkan volumenya, yaitu 20, 30, dan 40.
- Developer cream dengan volume 30 diklaim lebih cocok untuk Anda yang memiliki rambut berisiko rusak. Semakin rendah kadar volumenya, semakin rendah risiko kerusakan rambut yang Anda terima, meskipun hasilnya tidak terlalu mengubah warna rambut. Sehingga, jika Anda merasa rambut kurang putih, Anda harus mengaplikasikan bleaching lebih dari satu kali.
- Campur cream bleaching dan developer cream sebanyak 1:1, dan aduk menggunakan sisir kuas. Setelah itu, oleskan secara merata pada rambut Anda. Ketika memakai bleaching, pastikan Anda menggunakan sarung tangan.
- Bungkus rambut yang sudah di-bleaching menggunakan plastik wrap, akan lebih baik lagi jika Anda menggunakan aluminium foil seperti di salon. Biarkan selama 15 menit hingga 30 menit.
- Buka pembungkus rambut dan bilas rambut Anda menggunakan air hingga bersih. Setelah itu, biarkan rambut selama kurang lebih seminggu sebelum proses pewarnaan.
Setelah Anda menggunakan bleaching, jangan lupa untuk mengoleskan vitamin rambut dan menggunakan hair mask. Ini dilakukan agar rambut Anda tetap sehat dan tidak rusak sebelum diwarna.
[1] Husin, Vivi Roshanty, dkk. 2016. Pengaruh Pewarnaan Terhadap Kelunturan Warna Rambut Menggunakan Pewarna Alami Limbah Biji Pepaya Terhadap Pencucian. Prosiding Seminar Nasional Fisika, Vol. 5: 145-150.



Leave a comment