Enggak Susah Kok, Begini Cara Membuat Susu Almond Bubuk & Cair
Susu dari kacang ternyata bermacam-macam jenisnya. Susu kacang yang lebih dahulu dikenal di Indonesia adalah susu dari kacang kedelai. Namun, di belahan dunia barat, yang lebih populer adalah susu kacang almond. Bahkan susu mahal ini telah dikenal sejak abad pertengahan dan bagi masyarakat yang tinggal di Timur Tengah, susu almond merupakan minuman keseharian mereka.
Susu dengan nama beken amygdalate ini adalah minuman andalan masyarakat di Semenanjung Iberia hingga Asia Timur. Susu almond juga merupakan minuman favorit pemeluk agama yang pantang mengonsumsi hasil produk hewani.
Di Amerika Serikat, susu almond hanya dikonsumsi oleh segelintir orang hingga akhir tahun 2000-an. Tapi, di 2011, popularitas susu almond meningkat drastis. Bahkan di 2013 kepopuleran susu almond menyaingi susu kedelai yang sudah dikenal lama.[1]
Almond memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi, salah satunya adalah kandungan lemak yaitu sebanyak 49,4% dengan tingkat asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi sebesar 67%, yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Kandungan lemak nabati yang cukup tinggi membuat almond memiliki cita rasa yang gurih. Selain lemak nabati, almond juga memiliki kandungan gizi lainnya yang cukup tinggi, di antaranyaadalah vitamin E (25,63 mg) dan serat (10,7 gram) dalam 100 gram almond.
Setelah melalui proses pengolahan menjadi susu, susu almond memiliki kekurangan. Salah satunya adalah rendahnya kandungan protein pada susu almond. Kandungan protein yang dimiliki oleh susu almond adalah 1,70 gram per 100 ml. Kandungan protein yang dimiliki susu almond cukup rendah jika dibandingkan dengan susu nabati lainnya.[2] Berikut ini sederet manfaat dari susu almond.
Manfaat Susu Almond
- Menjaga berat badan agar tetap ideal
- Kaya akan nutrisi
- Menjaga kesehatan kulit dan rambut
- Memperkuat tulang
- Alternatif susu untuk kondisi intoleransi laktosa atau alergi susu sapi
- Meningkatkan produksi ASI
- Mencegah risiko penyakit jantung
- Mencegah diabetes
- Mencegah penurunan kognitif
- Menjaga kesehatan pencernaan
Susu almond kini sudah banyak dijual dalam wujud cair dalam kemasan UHT maupun botol yang siap minum. Namun demikian, susu almond pabrikan biasanya mengandung pemanis tambahan meski ada juga beberapa produk yang dibuat tanpa gula (unsweetened). Selain itu, susu almond pabrikan umumnya dijual dengan harga yang cukup mahal. Nah, agar lebih ekonomis, Anda mungkin bisa mencoba membuat susu almond sendiri di rumah.
Cara Membuat Susu Almond Cair
Rendam kacang almond semalaman atau dua malam bila ingin tekstur susu lebih lembut. Saring dan keringkan. Campur 1/2 gelas takar almond, 2 gelas takar air, 1 sdt ekstrak vanilla, 3 buah kurma alami atau 2 sdm madu mentah yang tidak dipasteurisasi, dan sejumput garam laut ke dalam blender dan aduk hingga lembut. Bila ingin hasil lebih encer, tambahkan air. Bila ingin hasil lebih kental, kurangi air. Saring susu almond. Simpan susu almond di dalam lemari es. Ingat, susu almond tidak tahan lama. Jadi buat secukupnya dan cepat dikonsumsi.[3]
Apabila Anda ingin menikmati susu almond dalam jangka waktu yang agak lama, Anda juga bisa mencoba membuat susu almond bubuk dengan memanfaatkan susu almond cair yang telah Anda buat sebelumnya. Kuncinya, Anda membutuhkan alat yang dinamakan dehydrator. Berikut langkahnya.
Cara Membuat Susu Almond Bubuk
- Buat “mangkuk” dari lembaran kertas dehidrator anti lengket atau baking mat teflondengan melipat semua tepinya dan mengikatnya dengan binder clip.
- Tempatkan mangkuk kosong tersebut di atas baki dehidrator. Tuang sekitar 2 cangkir susu almond.
- Dehidrasi cairan susu tersebut pada suhu 57°C selama 15-18 jam atau sampai susu benar-benar kering dan rapuh.
- Giling potongan susu kering menjadi bubuk halus menggunakan penggiling kopi atau penggiling bumbu. Simpan susu bubuk almond dalam wadah kedap udara atau kantong zip-lock di tempat yang gelap dan sejuk.
Untuk membuat satu cangkir susu almond tuangkan 2 sendok makan bubuk susu almond ke dalam cangkir. Campur menjadi pasta halus dengan 2 sendok makan air dingin atau panas. Tambahkan sisa air dan kocok selama 20 detik. Susu almond pun siap untuk dinikmati.
Selain dengan bubuk susu almond, Anda sebenarnya juga dapat menikmati susu almond dengan memanfaatkan tepung almond (almond flour), namun biasanya teksturnya cenderung lebih kasar dibandingkan susu almond bubuk. Jadi, Anda perlu menggilingnya lagi atau pastikan untuk menyaring susu setelah diseduh.
[1]Pridia, H. 2014. Susu Kacang: Susu Sehat Segala Usia + 45 Resep Bikinan Sendiri. Intarina H dkk, editor. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm 7.
[2]Hasanah, N dkk. 2020. Pengaruh Perbandingan Almond dan Edamame terhadap Karakteristik Susu Almond Edamame. Jurnal Itepa. 9(4): 448-457.
[3]Tumiwa-Bachrens, I. 2019. Masak Sehat itu Mudah. Ida A, editor. Jakarta: Kawan Pustaka, hlm 120.



Leave a comment