Enggak Perlu Beli, Ternyata Cara Membuat Kembang Tahu Kering Gampang Banget!

Kembang tahu kering (sumber: kompas) Kembang tahu kering (sumber: kompas)

Kembang tahu adalah makanan yang dikeringkan berasal dari sari kedelai yang terkumpul di permukaan air ketika proses perebusan air. Kembang tahu dapat dibedakan berdasarkan ketebalannya, seperti kembang tahu tipis, kembang tahu batangan, kembang tahu simpul, dan kembang tahu telab. Kembang tahu dapat diolah menjadi bahan campuran sup, capcay, dan tumisan.[1] Cara membuat kembang tahu kering pun tidak terlalu sulit. Anda bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah dengan peralatan dan bahan sederhana.

Kembang tahu tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga di negara-negara lain di dunia. Di Jepang, kembang tahu disebut dengan “yuba”. Produk sejenis kembang tahu di China, disebut juga sebagai “tofu fa”, “dohua”, “dofu nao” atau “dofu hwa”. Di Vietnam, produk sejenis disebut sebagai “tawa” atau “dau hu”. Cara penyajiannya bermacam-macam, mulai dari sebagai campuran lauk-pauk hingga sebagai campuran minuman dingin dan dessert.

Selain dari kacang kedelai, kembang tahu juga dapat dibuat dari kacang-kacangan lainnya, seperti kacang ijo, kacang gude, kacang jogo, koro benguk, dan lain-lain. Secara umum, kembang tahu dapat digolongkan menjadi tiga macam, yaitu kembang tahu segar, setengah kering, dan kering.

Baca juga:  Manfaat dan Merek Minyak Jagung yang Bagus untuk Diet

Jenis Kembang Tahu

  • Kembang tahu segar: Di Jepang, kembang tahu segar disebut sebagai “nama yuba”. Ciri-ciri kembang tahu segar yang baik adalah warna cream kekuning-kuningan, tekstur lembut, ringan, rasa sedikit manis, dan enak rasanya. Sayangnya, kembang tahu segar ini tidak tahan disimpan lama, yaitu hanya mampu bertahan 2-4 hari pada suhu kamar atau 3-5 hari pada lemari es. Untuk mencegah serangan jamur, kembang tahu basah biasanya dibungkus plastik atau karton kedap udara.[2]
  • Kembang tahu setengah kering: Kembang tahu setengah kering disebut “nama gawaki” atau “han gawaki”, merupakan kembang tahu segar yang telah dikeringkan sampai kadar air tertentu, tetapi belum sampai rapuh. Kembang tahu jenis ini dibungkus plastik atau karton dan disimpan pada ruangan biasa.
  • Kembang tahu kering: Disebut “kanso hashi yuba” merupakan jenis yang paling populer dan paling umum dipasarkan. Kembang tahu ini dibuat dengan cara mengeringkan kembang tahu basah hingga kadar air yang sangat rendah, sehingga teksturnya menjadi sangat rapuh. Oleh karena kadar airnya yang sangat rendah, jenis ini dapat disimpan lama pada suhu kamar. Ada lima bentuk utama dari kembang tahu jenis ini, yaitu lembaran, spiral, rol panjang, rol pendek, dan “oharagi”. Kembang tahu kering ini dapat disimpan selama 4-6 bulan pada ruangan berpendingin atau kotak kedap udara.[3]
Kembang tahu kering (sumber: resepkoki.id)

Kembang tahu kering (sumber: resepkoki.id)

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pembuatan kembang tahu kering sebenarnya tidak sulit. Berikut langkah-langkah pembuatan kembang tahu kering.

Baca juga:  Sepele Tapi Menguntungkan, Ini Tips Merintis Bisnis Persewaan Mainan Anak

Resep Kembang Tahu Kering

Bahan Kembang Tahu Kering

  • 100 gram kacang kedelai
  • 000 ml (1 liter) air
  • Tusuk sate secukupnya
  • Batang daun pisang/styrofoam untuk menancapkan dan menjemur kembang tahu

Cara Membuat Kembang Tahu Kering

  1. Cuci bersih kedelai, hilangkan biji yang berwarna hitam. Rendam kedelai minimal 6 jam atau semalaman.
  2. Setelah melalui perendaman, kupas kulit ari kedelai dengan meremas-remasnya. Cuci, buang kulit yang mengambang. Lalu, remas lagi hingga benar-benar bersih dari kulit ari.
  3. Blender kedelai yang sudah bersih dengan air, kira-kira 2-3 kali diblender sampai halus. Saring dengan kain bersih dan peras sampai sarinya keluar.
  4. Rebus sari kedelai tersebut pada wadah yang tidak terlalu cekung, dengan api kecil hingga ada seperti lapisan plastik di permukaan sari kedelai. Angkat lapisan tersebut pelan-pelan dari pinggir dengan menggunakan bagian ujung tumpul tusuk sate.
  5. Setelah mengangkat 1 kulit, segera angin-anginkan dengan ditusukkan pada papan gabus atau batang daun pisang. Tunggu lagi sekitar 3-4 menit maka akan muncul lapisan kulit lagi dari permukaan sari kedelai yang sedang direbus. Lakukan sampai semua sari kedelai habis.
  6. Jemur kembang tahu hingga benar-benar mengering. Setelah mengering, simpan kembang tahu dalam plastik.
Baca juga:  Manisan Cabai, Manisan Bercita Rasa Unik Dan Kaya Nutrisi

Resep kembang tahu kering homemade ini dapat menghasilkan sekitar 20-25 buah kembang tahu, tergantung dari ukuran panci yang digunakan. Selamat mencoba!

[1] Yuka. 2018. Resep Rumahan Siap Saji dalam Sekejap. Tika Y, editor. Yogyakarta: Ajarmasak, hlm 8.

[2] Astawan, M. 2009. Sehat Dengan Hidangan Kacang Dan Biji-bijian. Jakarta: Penebar Swadaya, hlm 137.

[3] Ibid., hlm 138.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*