Jangan Langsung Dibuang, Kulit Semangka Punya Banyak Manfaat
Saat kemarau tiba dan suhu sedang panas, makan makanan yang segar memang yang terbaik. Selain es krim dan es sirup, beberapa orang lebih suka makan buah dengan kandungan air tinggi, seperti semangka. Nah, jika Anda makan semangka, pastikan Anda tidak langsung membuang kulitnya. Hal ini karena, kulit buah semangka diklaim mempunyai banyak manfaat.
Ada banyak cara mengonsumsi buah semangka, selain dimakan begitu saja, Anda bisa membuatnya menjadi jus dan campuran es buah. Nah, banyaknya inovasi menarik seputar cara mengolah buah semangka, tak heran jika limbah semangka kian menumpuk. Sementara limbah semangka dapat terurai dengan sendirinya, ternyata Anda juga bisa mengambil manfaatnya.
Kandungan Kulit Semangka
Akan disayangkan jika kulit semangka hanya dibuang begitu saja, tetapi Anda tidak bisa mengambil keuntungan dari itu. Dilansir dari TastingTable, kulit semangka sangat baik digunakan sebagai campuran pupuk kompos. Seperti buahnya, kulit semangka juga mengandung banyak air, sehingga mudah busuk dan terurai dengan tanah. Supaya lebih komplet kandungannya, Anda bisa mencampurkan daun kering dan limbah dapur untuk pupuk. Tentunya, pupuk kompos buatan sendiri seperti ini lebih ekonomis dan ramah lingkungan.
Selain itu, kulit semangka dipercaya mengandung banyak mineral dan vitamin. Menurut Heathline, kulit semangka kaya akan Vitamin A, Vitamin C, potasium, dan magnesium. Limbah hijau ini juga tinggi serat, yang membantu pencernaan, mengatur kadar gula darah, dan kadar kolesterol.
Makan kulit semangka juga telah terbukti mengurangi tekanan darah karena tingkat citrulline yang lebih tinggi. Suplemen citrulline telah dikaitkan dengan kesehatan jantung dan peningkatan sirkulasi darah. Untuk lebih detail mengenai manfaat kulit semangka, Anda bisa melihat ulasan berikut.
Manfaat Kulit Semangka
Bahan Pakan Ternak
Kulit buah semangka merupakan lapisan terluar pada buahnya yang dikupas. Jika kulit buah semangka tidak dimanfaatkan dengan baik, maka itu hanya akan menjadi limbah dan dikhawatirkan dapat merusak lingkungan jika tidak didaur ulang dengan baik. Daripada hanya mengolahnya menjadi limbah yang dibuang, beberapa orang menjadikannya sebagai salah satu campuran bahan pakan ternak.
Kandungan senyawa kimia pada kulit buah semangka baik untuk pakan ternak. Pecahan polifenol dari ekstrak kulit buah semangka mampu dijadikan antioksidan alami untuk pakan ternak, sehingga ternak menjadi lebih sehat dan tidak mudah terserang penyakit.[1] Selain itu, kulit buah semangka yang kaya akan serat, sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan ternak.
Menghaluskan Kulit
Ada banyak vitamin yang terkandung dalam kulit semangka, seperti vitamin C, A, dan E yang dipercaya sangat baik untuk menjaga kecantikan kulit. Selain diklaim mampu memudarkan kerutan, kandungan vitamin tersebut mampu menghaluskan kulit. Tak heran jika banyak produk kecantikan kulit yang berbahan dasar kulit dan buah semangka.
Untuk menghaluskan kulit, Anda bisa menggunakan kulit semangka sebagai bahan pembuatan masker. Cara membuat masker kulit semangka tidak sulit, karena Anda hanya perlu mengekstraknya. Campur dengan minyak zaitun atau madu sebagai bahan pengental, sehingga masker mudah diratakan di kulit wajah.
Mengontrol Tekanan Darah
Berdasarkan hellosehat, kulit buah semangka mengandung citrulline yang dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh, sehingga tekanan darah menjadi lebih stabil. Bahan alami ini dipercaya baik untuk Anda yang memiliki keluhan hipertensi dan sulit dikendalikan.
Untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, Anda bisa menjadikan kulit semangka hidangan yang lezat. Selain itu, supaya lebih mudah dicerna, Anda bisa menghancurkannya dan menjadikannya jus buah.
Menjaga Kesehatan Prostat
Kulit buah semangka juga dipercaya mengandung likopen sebagai antioksidan yang dapat menangkal kanker prostat. Ini sangat baik dikonsumsi Anda yang memiliki tingkat risiko kanker prostat tinggi. Minum jus kulit semangka secara rutin, dikatakan dapat mencegah dan menurunkan risiko kanker prostat.
Untuk mendapatkan semua manfaat di atas, tentunya Anda perlu mengolah kulit semangka dengan baik. Khusus manfaat yang berhubungan dengan kesehatan, Anda perlu mengonsumsi kulit semangka. Sementara kulit semangka bisa dikonsumsi langsung secara utuh, Anda bisa mengolahnya supaya rasanya lebih lezat dan tidak hambar.
Dikutip dari Country Living, beberapa orang di Amerika Selatan kerap membuat acar dari kulit semangka segar. Ini caranya sangat mirip dengan cara membuat acar timun, hanya saja bahan bakunya diganti kulit semangka. Rasanya, konon asam manis dan cenderung lebih segar dibandingkan acar timun.
[1] Lubis, Widia. 2019. Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Semangka (Citrullus lanatus) Sebagai Bahan Baku Pembuatan Nata (Skripsi). Program Studi Biologi Fakultas Biologi Universitas Medan Area Medan.



Leave a comment