Tips & Cara Mewarnai Rambut Sendiri Agar Rata
Mewarnai rambut adalah cara termudah bagi Anda untuk memperoleh tampilan baru yang lebih fresh dan lain daripada biasanya. Saat ini sudah banyak kombinasi tren warna rambut yang cocok untuk orang Asia, entah itu warna ash brown, ash green, bahkan warna-warna yang unik seperti ash pink atau ash purple juga banyak diminati. Selain mewarnai rambut di salon, Anda juga bisa memanfaatkan produk-produk semir rambut yang dijual bebas di pasaran dan kemudian mewarnai rambut sendiri di rumah. Namun, sebelumnya Anda perlu memahami dulu cara mewarnai rambut agar hasilnya rata.
Cara Mewarnai Rambut Agar Rata
Siapkan Semua Peralatan
Bagi Anda yang akan mewarnai rambut sendiri, pastikan seluruh peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan sudah siap dan berada di dekat jangkauan Anda. Dengan demikian, proses mewarnai rambut jadi lebih mudah. Siapkan sarung tangan, sisir dan jepit untuk membagi rambut, cat rambut yang hendak dipakai, mangkuk pencampur cat rambut, cermin, kuas untuk meratakan semir rambut, penutup kuping, hingga handuk atau plastik untuk menutupi pundak. Sediakan juga petroleum jelly untuk dioleskan ke bagian kulit yang akan bersentuhan dengan cat rambut supaya meminimalisir rasa perih dari bahan kimia dan agar memudahkan Anda untuk membersihkannya nanti.
Sisir dan Bagi Rambut
Sebelum mengoleskan pewarna rambut, pastikan rambut Anda berada dalam kondisi kering dan bersih. Sisir rambut yang rapi, lalu bagi rambut jadi beberapa bagian: atas, bawah, dan tengah. Pembagian rambut ini penting dilakukan untuk memudahkan Anda ketika mewarnai, sehingga hasil cat rambut lebih merata.
Pakai Kain Penutup Bahu dan Sarung Tangan
Untuk mencegah cat rambut mengenai baju atau area sekitar Anda, pastikan Anda menggunakan penutup bahu, entah berupa koran bekas, plastik, atau bahkan handuk gelap yang memang sudah tidak terpakai. Kemudian, gunakan juga sarung tangan supaya cat dan bahan kimia tidak mengenai jari-jari atau tangan Anda.
Racik Cat Rambut
Agar hasilnya maksimal, sebaiknya baca terlebih dahulu panduan penggunaan cat rambut yang tertera di kemasan. Sediakan mangkok atau wadah kecil untuk mencampur cairan developer dan hair colorant cream. Biasanya sudah tercantum keterangan lengkap mengenai perbandingan yang dianjurkan. Umumnya, 1 tube pewarna dapat dicampurkan dengan sebotol cairan developer.
Pakai Petroleum Jelly
Hal yang paling menyebalkan dari mewarnai rambut sendiri adalah, Anda mungkin kesulitan untuk mengendalikan tangan Anda sendiri agar cat rambut tidak mengenai area kulit yang lain seperti telinga, leher, atau bahkan pelipis Anda. Nah, untuk mencegah cat rambut mengenai kulit, sebaiknya aplikasikan dulu petroleum jelly di area kulit seperti dahi, tengkuk, leher, pelipis, maupun telinga. Selain dapat mencegah kontak langsung dengan pewarna rambut, pengolesan petroleum jelly juga akan memudahkan Anda untuk membilasnya.
Warnai Rambut dari Akar ke Ujung
Dengan sisir cat rambut, ambil sedikit demi sedikit bagian rambut. Kemudian oleskan cat mulai dari bagian akar rambut sampai ke ujung. Gunakan bagian kuas untuk menyapukan cat dan gunakan bagian sisir untuk meratakannya ke seluruh batang rambut. Pastikan Anda sudah mengoleskan cat secara rata hingga ke bagian dalam rambut. Diamkan selama 30 menit sampai cat rambut meresap sempurna dan warnanya berubah jadi gelap.
Bilas Rambut dengan Air Dingin
Setelah 30 menit, bilas rambut dengan air biasa untuk menutup kutikula rambut yang sudah terbuka selama proses pewarnaan. Pada step terakhir biasanya juga ada produk cat rambut yang dilengkapi dengan conditioner/serum khusus untuk diaplikasikan setelah rambut dibilas. Jika conditioner itu sudah diaplikasikan ke rambut, bilas lagi rambut Anda sampai benar-benar bersih. Di langkah ini biasanya Anda tak perlu keramas lagi dengan shampoo.
Jika Anda terbiasa mewarnai rambut sendiri, gunakan bahan pewarna yang aman. Anda bisa membeli pewarna rambut dari salon yang berkualitas atau membelinya dari toko kosmetik yang memang terbukti bermutu tinggi. Demi mengubah penampilan Anda menjadi cantik dan memukau, hindari asal-asalan memilih pewarna yang dijual murah di pasaran.[1]
[1] Sung, J & Dae H. 2012. Korean Hairstyle. Martha B, editor. Yogyakarta: Penerbit Media Pressindo, hlm 11.



Leave a comment