Efek Samping & Bahaya Cream of Tartar yang Perlu Diwaspadai

Bubuk bahan cream tartar (sumber: tasteofhome.com) Bubuk bahan cream tartar (sumber: tasteofhome.com)

Anda yang sering membuat kue mungkin sudah tidak begitu asing dengan bahan bernama krim tartar (cream of tartar). Bahan berbentuk serbuk atau bubuk ini kerap ditambahkan untuk membuat berbagai cake. Lantas, adakah bahaya dari penggunaan cream of tartar?

Cream of tartar merupakan garam potasium dari asam tartar yang diperoleh sebagai hasil samping industri wine. Cream of tartar berfungsi menstabilkan putih telur saat dikocok, mencegah terjadinya kristalisasi pada sirop gula, mengurangi perubahan warna sayuran saat ia direbus, dan apabila dicampur dengan baking soda, dapat menggantikan fungsi baking powder.[1]

Manfaat & Penggunaan Cream of Tartar

  • Membuat whipped cream dengan tekstur yang lebih stabil dan sedikit asam.
  • Mencegah sirup dengan bahan dasar gula untuk membentuk kristal.
  • Membuat warna sayur tetap cerah.
  • Tambahkan ketika sedang mengocok putih telur untuk membantu menambah volume dan membuat puncak (peaks) kocokan putih telur lebih tahan terhadap suhu oven yang tinggi.
  • Membuat struktur yang lebih creamy pada permen.
  • Dapat menghilangkan kotoran di porselen dan karat pada perabotan dari logam dengan caramenambahkannya ke cuka atau perasan jeruk nipis karena campuran tersebut akan menjadi larutan asam yang lebih pekat.
  • Bahan yang penting untuk proses pembuatan baking powder. Saat cream of tartar bereaksi bersama dengan baking soda dan asam untuk memproduksi karbondioksida sehingga membuat adonan menjadi mengembang.
  • Dilansir dari Justtryandtaste, cream of tartar ditemukan pada potassium chloride sebagai pengganti garam non-sodium.
  • Dapat dipakai sebagai bahan icing untuk membuat kue jahe.
Baca juga:  Cara Mengolah Porang Jadi Chip dan Tepung Agar Tidak Gatal

Bahaya Cream of Tartar

Dilansir dari SehatQ, ada beberapa risiko dan efek samping berbahaya yang perlu diwaspadai dari konsumsi krim tartar, antara lain hyperkalemia. Hiperkalemia adalah suatu kondisi saat tubuh mengalami kelebihan kalium. Hal ini dapat disebabkan oleh cream of tartar yang tinggi kandungan kalium. Apalagi jika Anda memiliki masalah ginjal yang mengakibatkan ginjal sulit untuk menyaring kelebihan kalium. Hal ini berisiko mengakibatkan masalah jantung.

Bahaya berikutnya dari cream of tartar adalah risiko dehidrasi. Pasalnya, krim tartar bersifat diuretik, sehingga mengonsumsinya terlalu banyak bisa memicu tubuh untuk mengeluarkan banyak cairan dan berpotensi mengakibatkan dehidrasi.

Pengganti Cream of Tartar

Nama kimia cream of tartar adalah potassium bitartrate, yang berwujud kristal. Berbentuk padatan warna putih yang secara alami terkandung dalam buah-buahan, paling banyak pada buah anggur. Oleh karena itu cream of tartar diproduksi sebagai hasil samping dari pembuatan wine. Meskipun cream of tartar tidak mengandung alkohol tetapi mengingat proses pembuatannya merupakan sisa produksi khamr (minuman beralkohol) yaitu wine, maka menurut fatwa MUI cream of tartar statusnya haram.

Baca juga:  Manfaat & Takaran Keju Belcube untuk MPASI

Dalam dunia baking, cream of tartar banyak digunakan sebagai bahan stabilisator putih telur kocok dalam pembuatan royal icing (krim yang dapat mengeras untuk menghias kue kering), chiffon cake, klapertaart, meringue.

Karena sifatnya yang asam, dalam pembuatan kue bahan ini dapat diganti dengan bahan alami yaitu jeruk lemon atau jeruk nipis dengan perbandingan dua kali lipat, misalnya jika dalam resep dibutuhkan 1 sdt cream of tartar maka dapat digantikan dengan 2 sdt air jeruk nipis atau lemon.[2]

Cara kerja cream of tartar adalah dengan mengeluarkan gas pada saat berada dalam adonan, sehingga akan menghasilkan volume kocokan telur yang baik dan membuat tekstur cake berpori-pori sempurna. Pemakaian 1/2 sendok teh (sdt) cream of tartar untuk mengocok 5-6 butir telur. Jadi, jika Anda menggantikannya dengan air perasan jeruk nipis atau jeruk lemon, setidaknya Anda butuh takaran 1 sendok teh untuk mengocok 5-6 butir telur. Jika tidak mempunyai jeruk nipis atau jeruk lemon, Anda juga bisa menggunakan bahan substitusi lain yang sifatnya asam seperti cuka putih untuk masak. Mudah kan?

Baca juga:  Mudah dan Praktis, Ini Resep Memasak Selada Air

[1]Ide Masak. 2012. Resep Kue Favorit ala Cafe All About Stroberi. Intarina H, editor. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

[2]Nimpuno, D. 2017. Ayo Membuat Masakan & Kue dari Bahan Halal. Intarina H dkk, editor. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*